Latar Belakang: Varikokel adalah dilatasi abnormal dari vena pada pleksus pampiniformis akibat gangguan aliran darah balik vena spermatika interna dan merupakan salah satu penyebab infertilitas pada pria. Operasi Palomo Prosedur merupakan salah satu terapi pilihan yang digunakan untuk terapi varikokel karena operasi ini lebih mudah dilakukan dan biaya yang lebih terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum pasien varikokel di RS Tentara Tk II Moh Ridwan Meuraksa Jakarta periode Januari 2019 – Desember 2019. Menurut pandangan Islam, tindakan bedah medis diperbolehkan karena niat dan motivasi utamanya adalah pengobatan. Metode: Studi ini merupakan studi deskriptif dengan rancangan penelitian deskriptif retropspektif menggunakan data rekam medik 199 pasien varikokel. Populasi dan sampel dalam penelitian ini semua kasus varikokel yang menjalani operasi Palomo Procedure di Rumah Sakit Tentara Tk II Moh Ridwan Meuraksa Jakarta periode Januari 2019 – Desember 2019. Hasil: Hasil penelitian didapatkan menunjukkan bahwa semua kejadian varikokel ditemukan pada rentang usia 10 – 19 tahun dan varikokel bilateral ditemukan pada rentang usia 41 – 45 tahun. Varikokel kiri (96,98%), varikokel kanan (2,01%), dan varikokel bilateral (1%). Pekerjaan pasien varikokel pelajar (72,36%) dan TNI-AD (27,84%). Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah semua kejadian varikokel banyak ditemukan pada rentang usia 10 – 19 tahun, dengan lokasi terbanyak varikokel kiri dan pekerjaan paling banyak merupakan pelajar. Prosedur Palomo paling banyak dilakukan dengan indikasi varikokel grade 2 dan 3. Teknik palomo procedure pada pasien varikokel menurut pandangan islam diperbolehkan karena niat dan motivasi utamanya adalah pengobatan.