Agus Supriyatna
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Mind Mapping Siswa Dalam Pembelajaran Tari Dengan Menggunakan Aplikasi Canva Millanie Yuliaramsyah; Agus Budiman; Agus Supriyatna
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 6, No 1 (2023): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), August
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jehss.v6i1.1840

Abstract

Learning in the 21st century must be able to produce young people to face the growth or development of information and communication technology in social life. This research is motivated by the low intelligence of high school students in learning dance, especially in the problem of ability to map the subject matter provided by the teacher. The purpose of this study is to improve students' knowledge intelligence in remembering and memorizing dance subject matter delivered by the teacher by applying the canva application. This study uses the action research method by conducting three main stages, namely: before action, learning action and after learning action. Research data was obtained through a questionnaire instrument with google form in seeing the level of student understanding when mapping the subject matter using the canva application. In addition, research data was also obtained through interviews with students. The results showed that using the canva application media in dance learning can improve students' ability to remember dance subject matter given by the teacher. Students can map the teaching material provided by the teacher through the canva application made by the students themselves. They grouped each sub-material discussed and given by the teacher at each meeting. Action learning activities in five stages of learning. Learning results using media show better because it does not cause boredom for students in receiving and understanding the material delivered by the teacher.
MENINGKATKAN KECERDASAN LITERASI TEKNOLOGI SISWA DI SMKN 15 BANDUNG DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI TIKTOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TARI KREASI (STUDI EKSPERIMEN DALAM PEMBELAJARAN TARI KREASI) Annisa Nurhidayati; Heni Komalasari; Agus Supriyatna
Ringkang : Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari Vol 3, No 02 (2023): AGUSTUS, 2023
Publisher : Departemen Pendidikan Seni Tari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ringkang.v3i02.58758

Abstract

Rendahnya literasi teknologi siswa yang berdampak pada kurang optimalnya kegiatan pembelajaran seni budaya khususnya bab tari kreasi sehingga diperlukannya inovasi serta pengembangan media pembelajaran tari kreasi yang lebih menarik menjadi latar belakang dari penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi TikTok pada pembelajaran tari kreasi berpengaruh terhadap kecerdasan literasi teknologi siswa kelas X Pekerjaan Sosial 2 di SMK Negeri 15 Bandung atau tidak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen One Group Pret-test Post-test Design. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan pertimbangan tertentu atau biasa disebut dengan teknik purposive sampling dan pengumpulan datanya menggunakan studi literatur, observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas, dan uji paired sample t-test dengan menggunakan aplikasi software IBM SPSS Statistics versi 29. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan aplikasi TikTok sebagai media pembelajaran tari kreasi dapat meningkatkan kecerdasan literasi teknologi siswa di kelas X Pekerjaan Sosial 2 di SMK Negeri 15 Bandung. Yang ditunjukkan dengan optimalnya kegiatan pembelajaran yang mempengaruhi meningkatnya hasil pembelajaran, ini membuktikan bahwa pentingnya inovasi pengembangan sarana serta media pada proses pembelajaran yang disesuaikan dengan perkembangan zaman agar tercipta pembelajaran yang menyenangkan dan tidak terkesan kuno.
Pelatihan paket pembelajaran tari nusantara bagi guru seni budaya Heni Komalasari; Juju Masunah; Agus Supriyatna
Jurnal Abmas Vol. 13 No. 1 (2013): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v13i1.149

Abstract

Tuntutan kurikulum khususnya pendidikan seni yakni salah satunya siswa mampu mengapresiasi seni budaya tradisi balk setempat, daerah lain (nusantara), bahkan manca negara, sehingga dapat memunculkan kecintaannya kepada seni budayanya. Kurangnya bahan ajar serta kemampuan metodologi tentang pembelajaran seni tradisional Indonesia menjadi salah satu kendala bagi guru seni budaya dalam memperkenalkan serta meningkatkan apresiasi siswa di sekolah. Berdasarkan hal tersebut Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Seni Tradisional UPI dimana tim peneliti terdiri dari dosen pendidikan seni tari dengan bantuan dana dari The Ford Foundation telah melakukan penelitian seni tradisional Indonesia dan membuat serta melakukan ujicoba di berbagai jenjang pendidikan dari tahun 1999 sampai 2008. Paket pembelajaran yang dihasilkan \dapat diterapkan di jenjang pendidikan dasar dan tinggi. Beberapa paket pembelajaran yang telah dihasilkan oleh P4ST UPI untuk bidang seni tari dan musik diantaranya,Seni Anglkung Jawa Barat, Seni Topeng Cirebon, Talempong dan Tari Piring Minangkabau, Gondang Batak Sabangunan, Seni Gamelan Bali, Seni Tari Bali, dan Musik Lombok. Melalui program pengabdian pada masyarakat tim akan melakukan pelatihan paket pembelajaran tari nusantara sebagai alternatif metodologi bagi pembelajaran seni tari nusantara dan pengenalan beragam alternatif bahan ajar seni tradisional Indonesia yang telah dihasilkan oleh P4ST UPI, sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap keberhasilan pendidikan budaya di sekolah. Metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan untuk menggambarkan tentang 1) bagaimana tentang pelaksanaan pembelajaran tari pada mata pelajaran seni budaya oleh guru guru seni budaya di kota Bandung; 2) Terbinanya kemampuan metodologi guru-guru seni budaya di kota Bandung untuk pembelajaran seni tari Nusantara 3) Tersosialisasikannya paket pembelajaran tari nusantarayang dihasilkan P4ST UPI sebagai pengayaan bahan ajar seni tari nusantara bagi guru seni budaya di sekolah. Dari hasil lapangan dapat disimpulkan bahwa kemampuan guru dalam hal metodologi pembelajaran tari nusantara meningkat melalui pelatihan paket pembelajaran tari nusantara.