ABSTRACT Online learning has become a primary paradigm in higher education, but its success heavily depends on students' self-regulation abilities. This study aims to analyze the influence of SelfRegulated Learning (SRL) on the success of online learning among students. The research method uses a correlational quantitative approach with a cross-sectional survey design. The research instrument is a 30item Likert scale questionnaire that has been validated and proven reliable. Participants consisted of 24 postgraduate students selected using purposive sampling technique. Data collection was conducted online and data analysis used simple linear regression. ShapiroWilk normality test results showed normally distributed data (p > 0.05). Pearson correlation analysis produced a very strong positive relationship between SRL and online learning success (r = 0.921, p < 0.001). Simple linear regression analysis showed significant influence with the equation: Success Score = 5.45 + 0.81(SRL Score) and determination coefficient R² = 0.848 (p < 0.001). These findings confirm that students with high self-regulation abilities tend to achieve better academic success in online learning. Research implications include the development of SRL training modules and learning designs that support self-regulation in the context of digital higher education. ABSTRAK Pembelajaran daring telah menjadi paradigma utama dalam pendidikan tinggi, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kemampuan regulasi diri mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Self-Regulated Learning (SRL) terhadap keberhasilan pembelajaran daring mahasiswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain survei cross sectional. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert 30 item yang telah divalidasi dan reliabel. Partisipan berjumlah 24 mahasiswa pascasarjana yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan secara online dan analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil uji normalitas Shapiro Wilk menunjukkan data berdistribusi normal (p > 0,05). Analisis korelasi Pearson menghasilkan hubungan positif yang sangat kuat antara SRL dan keberhasilan pembelajaran daring (r = 0,921, p < 0,001). Analisis regresi linier sederhana menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan persamaan: Skor Keberhasilan = 5,45 + 0,81(Skor SRL) dan koefisien determinasi R² = 0,848 (p < 0,001). Temuan ini mengkonfirmasi bahwa mahasiswa dengan kemampuan regulasi diri yang tinggi cenderung mencapai keberhasilan akademik yang lebih baik dalam pembelajaran daring. Implikasi penelitian mencakup pengembangan modul pelatihan SRL dan desain pembelajaran yang mendukung regulasi diri dalam konteks pendidikan tinggi digital.