Khana Rosyida, Khana
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

GAMBARAN NEUROPATI PERIFER DI SEMARANG: STUDI CROSS-SECTIONAL Rosyida, Khana; Dyan Kusumaningrum, Niken Safitri
in process
Publisher : ETN Centre Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Neuropati perifer merupakan salah satu komplikasi mikrovaskuler dari Diabetes Mellitus (DM) yang terjadi pada bagian perifer dan menimbulkan kerusakan fungsi saraf. Kerusakan fungsi saraf tersebut dapat mengenai saraf sensorik, motorik, dan otonom. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran neuropati perifer di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu Semarang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu total population sampling. Pengambilan data dilakukan dengan lembar pemeriksaan neuropati perifer yang merupakan modifikasi dari Michigan Neuropathy Screening Instrument (MNSI) dan Michigan Diabetic Neuropathy Score (MDNS) terdiri atas 38 item. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat. Hasil: Sebanyak 113 responden berpartisipasi dalam penelitian ini. Mayoritas responden berusia dewasa tengah (73.5%), sebagian besar perempuan (61.9%), telah menderita DM >5 tahun (50.4%), dan memiliki kadar GDS ≥200 mg/dL (52.2%). Sebagian kecil responden memiliki riwayat amputasi dan riwayat Diabetic Foot Ulcer (DFU) (3.5% dan 5.3%). Mayoritas kerusakan fungsi saraf adalah kerusakan otonom baik kaki kanan maupun kaki kiri (89.9%;85%). Lebih banyak responden yang memiliki neuropati ringan (55.8%) daripada neuropati sedang ataupun berat (28.3%;9.7%). Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami neuropati perifer. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan dini untuk mencegah neuropati yang lebih berat Kata kunci: Diabetes Melitus, Neuropati Perifer
GAMBARAN NEUROPATI PERIFER DI SEMARANG: STUDI CROSS-SECTIONAL Rosyida, Khana; Dyan Kusumaningrum, Niken Safitri
Jurnal Luka Indonesia Vol 2 No 3 Oktober 2016
Publisher : ETN Centre Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32538/jli.v0i0.31

Abstract

Latar Belakang: Neuropati perifer merupakan salah satu komplikasi mikrovaskuler dari Diabetes Mellitus (DM) yang terjadi pada bagian perifer dan menimbulkan kerusakan fungsi saraf. Kerusakan fungsi saraf tersebut dapat mengenai saraf sensorik, motorik, dan otonom. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran neuropati perifer di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu Semarang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu total population sampling. Pengambilan data dilakukan dengan lembar pemeriksaan neuropati perifer yang merupakan modifikasi dari Michigan Neuropathy Screening Instrument (MNSI) dan Michigan Diabetic Neuropathy Score (MDNS) terdiri atas 38 item. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat. Hasil: Sebanyak 113 responden berpartisipasi dalam penelitian ini. Mayoritas responden berusia dewasa tengah (73.5%), sebagian besar perempuan (61.9%), telah menderita DM >5 tahun (50.4%), dan memiliki kadar GDS ?200 mg/dL (52.2%). Sebagian kecil responden memiliki riwayat amputasi dan riwayat Diabetic Foot Ulcer (DFU) (3.5% dan 5.3%). Mayoritas kerusakan fungsi saraf adalah kerusakan otonom baik kaki kanan maupun kaki kiri (89.9%;85%). Lebih banyak responden yang memiliki neuropati ringan (55.8%) daripada neuropati sedang ataupun berat (28.3%;9.7%). Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami neuropati perifer. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan dini untuk mencegah neuropati yang lebih berat Kata kunci: Diabetes Melitus, Neuropati Perifer
GAMBARAN NEUROPATI PERIFER DI SEMARANG: STUDI CROSS-SECTIONAL Rosyida, Khana; Dyan Kusumaningrum, Niken Safitri
Jurnal Luka Indonesia Vol 2 No 3 Oktober 2016
Publisher : ETN Centre Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32538/jli.v0i0.31

Abstract

Latar Belakang: Neuropati perifer merupakan salah satu komplikasi mikrovaskuler dari Diabetes Mellitus (DM) yang terjadi pada bagian perifer dan menimbulkan kerusakan fungsi saraf. Kerusakan fungsi saraf tersebut dapat mengenai saraf sensorik, motorik, dan otonom. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran neuropati perifer di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu Semarang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu total population sampling. Pengambilan data dilakukan dengan lembar pemeriksaan neuropati perifer yang merupakan modifikasi dari Michigan Neuropathy Screening Instrument (MNSI) dan Michigan Diabetic Neuropathy Score (MDNS) terdiri atas 38 item. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat. Hasil: Sebanyak 113 responden berpartisipasi dalam penelitian ini. Mayoritas responden berusia dewasa tengah (73.5%), sebagian besar perempuan (61.9%), telah menderita DM >5 tahun (50.4%), dan memiliki kadar GDS ?200 mg/dL (52.2%). Sebagian kecil responden memiliki riwayat amputasi dan riwayat Diabetic Foot Ulcer (DFU) (3.5% dan 5.3%). Mayoritas kerusakan fungsi saraf adalah kerusakan otonom baik kaki kanan maupun kaki kiri (89.9%;85%). Lebih banyak responden yang memiliki neuropati ringan (55.8%) daripada neuropati sedang ataupun berat (28.3%;9.7%). Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami neuropati perifer. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan dini untuk mencegah neuropati yang lebih berat Kata kunci: Diabetes Melitus, Neuropati Perifer