Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di RSUD dr. Soeratno Gemolong Amanah Dini Isnaini; Tri Susilowati; Fitria Purnamawati
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v1i4.2400

Abstract

Background; Hypertension is the deadliest disease in the world that can affect anyone, both young and old. The highest prevalence of disease in the elderly aged 55-56 years is hypertension with 55.2%. Hypertension if left untreated can cause stroke, myocardial infarction, kidney failure and encephalopathy. One of the non-pharmacological treatment of hypertension with progressive muscle relaxation techniques. Progressive muscle relaxation is a relaxation therapy that can lower blood pressure by tensing and relaxing the muscles. Objective; Knowing the results of implementing progressive muscle relaxation on blood pressure in the elderly at dr. Soeratno Gemolong. Method; using a case study design with the subject of 2 respondents who were treated in the Tulip room at RSUD dr. Soeratno Gemolong was then given the implementation of progressive muscle relaxation for 3 consecutive days with 3 meetings with a duration of 15 minutes. The measuring instrument used for blood pressure uses a digital tensimeter. Results; Provision of progressive muscle relaxation can reduce blood pressure in 2 respondents at RSUD dr. Soeratno. Conclusion; Progressive muscle relaxation has an effect on reducing blood pressure in the elderly who are treated in the tulip room at RSUD dr. Soeratno.
Penerapan Terapi Bermain Lego Dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan Pada Anak Usia Prasekolah Saat Hospitalisasi di Ruang Anggrek RSUD Gemolong Dinar Puspita Pratama Nuri; Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami; Fitria Purnamawati
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 2 (2026): Vol.3 No.2 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i2.243

Abstract

Hospitalisasi Hospitalisasi pada anak usia prasekolah merupakan pengalaman yang dapat menimbulkan kecemasan akibat lingkungan rumah sakit yang baru, tindakan medis yang dilakukan, keterbatasan aktivitas, serta perpisahan sementara dengan keluarga. Kecemasan yang tidak ditangani dengan baik dapat memengaruhi kenyamanan anak, proses adaptasi selama perawatan, serta proses penyembuhan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi kecemasan pada anak selama hospitalisasi adalah terapi bermain lego. Aktivitas bermain lego dapat menjadi media distraksi yang membantu anak mengekspresikan perasaan, meningkatkan rasa nyaman, serta mengalihkan perhatian dari stresor selama perawatan. Tujuan penerapan ini adalah untuk menggambarkan penerapan terapi bermain lego dalam menurunkan tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah selama hospitalisasi di Ruang Anggrek RSUD dr. Soeratno Gemolong. Metode yang digunakan dalam karya tulis ilmiah ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penerapan ini berjumlah 2 anak usia prasekolah yang mengalami hospitalisasi. Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan menggunakan kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS) sebelum dan sesudah diberikan terapi bermain lego selama 10–15 menit. Data hasil penerapan disajikan dalam bentuk narasi dan tabel. Hasil penerapan menunjukkan bahwa sebelum diberikan terapi bermain lego, kedua responden mengalami kecemasan tingkat sedang. Setelah dilakukan terapi bermain lego, tingkat kecemasan kedua responden mengalami penurunan menjadi tingkat kecemasan ringan. Hasil tersebut menunjukkan adanya perubahan tingkat kecemasan setelah pemberian terapi bermain lego. Penerapan terapi bermain lego dapat dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk membantu mengurangi kecemasan pada anak usia prasekolah selama menjalani hospitalisasi.