This Author published in this journals
All Journal Jurnal EMPATI
Sanchia Dida Zadiat Al-Haya
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGALAMAN WANITA EMERGING ADULTHOOD DENGAN NONSUICIDAL SELF-INJURY: INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS Sanchia Dida Zadiat Al-Haya; Muhammad Zulfa Alfaruqy
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2024.40352

Abstract

Perilaku melukai diri sendiri tanpa disertai niat bunuh diri atau disebut dengan Nonsuicidal Self-Injury (NSSI) merupakan perilaku yang sengaja dilakukan oleh seseorang untuk menyalurkan rasa sakit atau tekanan emosional yang dialami. Self-injury banyak dijumpai di kalangan muda, termasuk pada kalangan beranjak dewasa (emerging adulthoodI) dan lebih banyak dilakukan oleh wanita. Penelian ini bertujuan untuk memahami pengalaman wanita emerging adulthood yang melakukan nonsuicidal self-injury. Penelitian ini melibatkan tiga wanita emerging adulthood berusia 18 hingga 25 tahun yang pernah atau secara berkala melakukan NSSI. Proses pengambilan data dilakukan dengan in-depth interview dengan bepanduan pada wawancara semi terstruktur. Hasil wawancara akan dianalisis menggunakan metode interpretative phenomenological analysis. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh sembilan tema superordinat, yaitu (1) trust issue akibat masalah interpersonal, (2) ketidakpuasan dalam menyalurkan emosi, (3) self-injury sebagai bentuk penyaluran emosi, (4) manifestasi dan gejolak self-injury, (5) perasaan lega sesaat setelah self-injury, (6) rasa khawatir setelah self-injury, (7) koping positif untuk menghentikan self-injury, (8) dukungan sosial membantu penghentian self-injury, dan (9) hikmah yang diraih dari pengalaman. Melalui penelitian ini, dapat diketahui bahwa pengendalian diri subjek untuk berhenti melakukan NSSI dapat bermula dari kesadaran diri subjek bahwa perilaku NSSI merugikan, harapan dan usaha untuk berhenti melakukan NSSI, serta dukungan sosial yang diterima.