Syahda Luthfiah Imani
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi PCM Dalam Gerakan Dakwah Keagamaan Di Islamic Center Muhammadiyah Cabang Blimbing Syahda Luthfiah Imani; Naila Rizki; Mohammad Zakki Azani
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol 7, No 1 (2023): May
Publisher : LPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v7i1.22993

Abstract

Penelitian ini bermula dari latar belakang Desa Wonorejo yang merupakan kawasan organisasi Muhammadiyah yang diposisikan untuk menyebarkan ajaran Islam. Pimpinan Cabang Muhammadiyah Blimbing mengembangkan kegiatan keagamaan yang berada di Islamic Center Muhammadiyah Cabang Blimbing. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara dan dokumen. Adapun teknik analisis datanya dengan cara mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian delapan jenis majelis pimpinan cabang Muhammadiyah Blimbing mempunyai tugas dan kontribusi yang berbeda-beda dalam hal kegiatan dakwah keagamaan di Desa Wonorejo.Faktor pendukung perkembangan Islam yang saat ini merebak dimana-mana itu menjadikan Muhammadiyah lebih maju dan berkembang pesat, masyarakat dan lingkungan yang baik memberikan dukungan dan sokongan. Faktor penghambat antara partisipasi masyarakat lain dalam kegiatan keagamaan yang menurun khususnya anak-anak dan remaja, Ekonomi yang berkaitan dengan keuangan kegiatan dakwah keagamaan yang sangat membutuhkan dana besar pengkaderan dimana kesulitan untuk mencari generasi yang siap dengan kegiatan dakwah keagamaan, lawan politik yang tidak menyukai politik diMuhammadiyah sejak lahir,Ormas lain yang iri dengan perkembanganMuhammadiyah yang sangat besar dan menimbulkan perpecahan.
Implementasi PK Best Learning berbasis Website pada pembelajaran Tarikh di SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Muhammad Ikhsan Kurnia Putra; Hafidz Hafidz; Syahda Luthfiah Imani; Fahdilla Astri Nur Hidayah; Gangga Bagus Darmawan
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 Desember (2023): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v5i2.252

Abstract

PK Best Learning is one of the innovative learning media that directs students to apply technology in their learning process. The effective implementation of e-learning in educational activities can enhance students' learning outcomes, participation, and concentration. The objective of this research is to examine the implementation and challenges in using website-based e-learning PK Best Learning in the Tarikh subject of the class XI Social at Muhammadiyah High School Kottabarat Special Program. This study employed a descriptive qualitative research design with a case study approach. The data sources used in this research were primary and secondary data. Data were collected through observation, interviews, and documentation study techniques. The data were then validated using triangulation and analyzed descriptively. The findings indicate that PK Best Learning greatly supports educational purposes by providing an e-learning platform that manages the entire academic process of students. Learning through e-learning can be conducted flexibly, anytime and anywhere. PK Best Learning enables flexible implementation of learning, adaptable to the needs and characteristics of students in understanding and exploring the subject matter. In conclusion, the website-based implementation of e-learning PK Best Learning in the Tarikh subject of the class XI Social at Muhammadiyah High School Kottabarat Special Program has been successful in enhancing student engagement in learning, providing significant time efficiency for teachers, and yielding positive impacts such as developing non-academic competencies, learning flexibility, access to diverse learning resources, and the use of interactive learning media. The challenges faced in the implementation of e-learning PK Best Learning include limited technological infrastructure, lack of social interaction, limitations in practical learning, and maintaining motivation and concentration during independent learning.