Ni Wayan Supriliyani
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kinerja Pemerintah Desa dalam Pembangunan Desa Inklusif di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem (Studi Kasus Masyarakat Disabilitas). Anak Agung Putri Kania Pratiwi; I Ketut Winayaa; Ni Wayan Supriliyani
Ethics and Law Journal: Business and Notary Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/eljbn.v1i3.59

Abstract

This research uses qualitative research with a descriptive approach. The data sources used are primary and secondary data. The technique for determining informants in this research uses purposive sampling. This research is measured by the performance measurement theory of publik organizations according to Agus Dwiyanto (2006). The results of the research show that the performance of the Pempatan Village Government in inclusive village development is quite good, namely in terms of productivity indicators, the performance of the Pempatan Village Government in inclusive village development has not run optimally because there is a need to optimize the number of human resources and budget. In terms of service quality indicators, the performance of the Pempatan Village Government in inclusive village development has gone well. On the responsiveness indicator, the performance of the Pempatan Village Government is not yet optimal because there is a need to optimize the training program which is still lacking. On the responsibility indicator, the performance of the Pempatan Village Government in inclusive village development has been running optimally. Then in terms of accountability indicators, the performance of the Pempatan Village Government in inclusive village development has been running optimally. Abstrak Penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan aitu data primer dan sekunder. Teknik penentuan Informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Penelitian ini diukur dengan teori pengukuran kinerja organisasi publik menurut Agus Dwiyanto (2006). Hasil penelitian menunjukkan kinerja Pemerintah Desa Pempatan dalam pembangunan desa inklusif cukup baik, yaitu pada indikator produktivitas, kinerja Pemerintah Desa Pempatan dalam pembangunan desa inklusif belum berjalan dengan optimal karena perlu adanya pengoptimalan terhadap jumlah SDM dan anggaran. Pada Indikator kualitas layanan, kinerja Pemerintah Desa Pempatan dalam pembangunan desa inklusif sudah berjalan dengan baik. Pada indikator responsivitas, kinerja Pemerintah Desa Pempatan belum optimal karena perlu adanya pengoptimalan pada program pelatihan yang masih kurang, Pada indikator responsibilitas, kinerja Pemerintah Desa Pempatan dalam pembangunan desa inklusif sudah berjalan dengan optimal. Kemudian pada indikator akuntabilitas, kinerja Pemerintah Desa Pempatan dalam pembangunan desa inklusif sudah berjalan dengan optimal. Kata kunci: Kinerja, Desa Inklusif Penempatan, Pembangunan Inklusif, Masyarakat Disabilitas
Evaluasi Kinerja Aplikasi SiDarling dalam Pengelolaan Bank Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar Provinsi Bali Joanne Sihombing; I Dewa Ayu Putri Wirantari; Ni Wayan Supriliyani
Ethics and Law Journal: Business and Notary Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/eljbn.v1i3.69

Abstract

The purpose of this study was to determine how the Evaluation of Waste Bank Performance through the SiDarling application at the Denpasar City Environment and Hygiene Office, Bali Province. This research uses qualitative research with a descriptive approach. This research is measured by the theory of Government Policy Evaluation according to Willian N. Dunn (2000) with six types of indicators. The results showed that the Performance Evaluation of the SiDarling Application in waste management in Denpasar City from all indicators went quite well but not optimal, development of the six indicators is still needed.AbstrakTujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Evaluasi Kinerja Bank Sampah melalui aplikasi SiDarling pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini diukur dengan teori Evaluasi Kebijakan Pemerintah menurut Willian N. Dunn (2000) dengan enam jenis indikator.Hasil penelitian menunjukkan Evaluasi Kinerja Aplikasi SiDarling dalam pengelolaan sampah di Kota Denpasar dari seluruh indikator berjalan cukup baik namun belum optimal, masih diperlukan pengembangan terhadap keenam indikator tersebut.Kata Kunci ; Evaluasi, Aplikasi SiDarling, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Bank Sampah, Pengelolaan Sampah
Kinerja Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali dalam Menjamin dan Meningkatkan Mutu Pendidikan Sekolah Dasar Negeri di Kota Denpasar Ni Putu Kamila Mustika Putri; Putu Eka Purnamaningsih; Ni Wayan Supriliyani
Ethics and Law Journal: Business and Notary Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/eljbn.131

Abstract

Education is very important for a person and is required as a basic need that can be achieved in educational units. The quality of education in educational units in various regions still has educational gaps. Due to this, BPMP Bali Province has the task of guaranteeing and improving the quality of public elementary school education in Denpasar City through quality mapping, quality planning, quality implementation, and evaluation in improving quality. The type of research used by the author is qualitative, using research indicators proposed by Agus Dwiyanto (2006), namely Productivity, Service Quality, Responsiveness, Accountability and Accountability. The results of this research show that BPMP Bali Province's productivity in terms of productivity has met the set targets. In terms of the quality of BPMP Bali Province services, it is still not optimal due to a lack of human resources so that the services provided are less than optimal. The next indicator is the responsiveness of BPMP Bali Province which has carried out its obligations but the impact has not been felt significantly. Responsibility indicators have been running quite well because while running the program, the Bali Province BPMP worked in accordance with the applicable SOPs. Then, the accountability indicators are said to be running well, which is proven by the existence of an accountability report made. Abstrak Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi seseorang dan dituntut sebagai kebutuhan dasar yang dapat ditempuh pada satuan pendidikan, kualitas pendidikan di satuan pendidikan di berbagai wilayah masih terdapat kesenjangan pendidikan. Adanya hal tersebut BPMP Provinsi Bali memiliki tugas untuk melakukan penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan Sekolah Dasar Negeri di Kota Denpasar melalui pemetaan mutu, perencanaan mutu, pelaksanaan mutu, dan evaluasi dalam peningkatan mutu. Adapun jenis penelitian yang digunakan penulis adalah kualitatif, dengan menggunakan indikator penelitian yang dikemukakan oleh Agus Dwiyanto (2006), yakni Produktivitas, Kualitas Layanan, Responsivitas, Responsibilitas, dan Akuntabilitas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Produktivitas BPMP Provinsi Bali dalam hal produktivitas telah memenuhi sasaran yang ditetapkan. Dalam hal kualitas layanan BPMP Provinsi Bali masih belum optimal karena kurangnya sumber daya manusia sehingga layanan yang diberikan kurang maksimal, selanjutnya adalah indikator responsivitas BPMP Provinsi Bali sudah menjalankan kewajiban tetapi dampaknya belum dirasakan secara signifikan. Indikator responsibilitas sudah berjalan dengan cukup baik karena selama menjalankan program, BPMP Provinsi Bali bekerja sesuai dengan SOP yang berlaku. Kemudian Indikator akuntabilitas yang dikatakan sudah berjalan baik yang dimana hal ini dibuktikan dengan adanya laporan pertanggungjawaban dibuat. Kata Kunci: Kinerja, BPMP, Mutu Pendidikan, Kota Denpasar
Analisis Kinerja Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bali Pasca Kebijakan Pengalihan Jabatan Struktural Menjadi Jabatan Fungsional Ni Putu Shita Listya Dewi; Kadek Wiwin Dwi Wismayanti; Ni Wayan Supriliyani
Ethics and Law Journal: Business and Notary Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/eljbn.145

Abstract

This study analyzes the performance of the Work Team in the Bureau of Government and People's Welfare of the Bali Provincial Secretariat after the implementation of the policy of transferring structural positions to functional positions. An evaluative approach is used to evaluate the efficiency, effectiveness, fairness, and responsiveness of the Work Team in providing public services. The results showed that in some aspects, such as team formation, task coordination, and responsiveness to service users, the performance of the Work Team still needed improvement. Nonetheless, some supporting factors such as clear regulations on the duties and functions of the Work Team have helped in improving performance. Constraining factors include employees' unpreparedness to take competency tests or training and the lack of changes in the work system post-bureaucratic simplification. Recommendations include accelerating the employee competency test process and optimizing the functions of the Working Team to improve the quality of public services. Abstrak: Studi ini menganalisis kinerja Tim Kerja di Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali setelah implementasi kebijakan pengalihan jabatan struktural menjadi jabatan fungsional. Pendekatan evaluatif digunakan untuk mengevaluasi efisiensi, efektivitas, keadilan, dan daya tanggap Tim Kerja dalam memberikan layanan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam beberapa aspek, seperti pembentukan tim, koordinasi tugas, dan responsif terhadap pengguna layanan, kinerja Tim Kerja masih membutuhkan penyempurnaan. Meskipun demikian, beberapa faktor pendukung seperti peraturan yang jelas tentang tugas dan fungsi Tim Kerja telah membantu dalam meningkatkan kinerja. Faktor penghambat termasuk ketidaksiapan pegawai dalam mengikuti uji kompetensi atau diklat dan kurangnya perubahan dalam sistem kerja pasca-penyederhanaan birokrasi. Rekomendasi termasuk mempercepat proses uji kompetensi pegawai dan optimalisasi fungsi Tim Kerja untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kata Kunci: Tim Kerja, kinerja, penyederhanaan birokrasi, layanan publik, efisiensi, efektivitas, keadilan, daya tanggap.
Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar Ketut Rani Meylandari; Ni Wayan Supriliyani; Komang Adi Sastra Wijaya
Ethics and Law Journal: Business and Notary Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/eljbn.146

Abstract

The aim of the research is to determine the extent of the influence of organizational culture on employee performance at the Class I Immigration Office Checkpoint Denpasar. The applied research method is quantitative with the approach used was correlation. The respondents in this study are employees of the Class I Immigration Office Checkpoint Denpasar, and the sample size is 92 respondents determined using the proportionate stratified random sampling technique. Data is collected through observation, questionnaires, and documentation. The research results show that employee performance results are influenced by organizational culture by 64.6%. The results from the simple linear regression test show that every 1% increase in organizational culture at Class I Immigration Office Checkpoint Denpasar will increase employee performance by 46%. Based on the significance test results, the obtained t-value is 2.168, which is greater than the t-table value of 1.661, with a significance value of 0.03 < 0.05, indicating that organizational culture has a positive and significant impact on employee performance at Class I Immigration Office Checkpoint Denpasar. Recommendations that can be given to employees of the TPI Denpasar Class I Immigration Office include the need to implement a culture that is open to change, increase work stability, be innovative and be more careful about work details in order to improve employee performance. Abstrak Tujuan penelitian untuk mengetahui sejauh manakah pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan yang digunakan adalah korelasi. Responden pada penelitian ini adalah pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar dan Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 92 responden yang ditentukan menggunakan teknik proporsionate stratified random sampling. Data yang dikumpulkan melalui observasi, kuisioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil kinerja pegawai dipengaruhi oleh budaya organisasi sebesar 64,6%. Hasil yang diperoleh dari uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa setiap 1% peningkatan budaya organisasi di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar akan meningkatkan kinerja pegawai sebesar 46%. Berdasarkan hasil uji signifikansi didapatan thitung sebesar 2,168 yang lebih besar dari ttabel 1,661 dengan dengan nilai signifikansi sebesar 0,03 < 0,05 yang mempunyai arti bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar. Rekomendasi yang dapat diberikan bagi pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar yakni perlu diterapkannya budaya yang terbuka dengan perubahan, meningkatkan stabilitas kerja, inovatif dan lebih teliti terhadap detail pekerjaan guna dapat meningkatkan kinerja pegawai. Kata kunci: Budaya Organisasi, Kinerja Pegawai, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar