Indra Wisnu Wibisono
Universitas Kristen Satya Wacana

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Bela Negara Satya Wacana sebagai universitas Magistrorum et scholarium dalam mendukung pertahanan nirmilter Indonesia Wibisono , Indra Wisnu
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 05 (2023): September: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v2i05.921

Abstract

Ancaman di abad 21 terhadap eksistensi negara bersifat kian multidimensional. Ancaman terhadap negara kini bukan hanya bersifat militeristik tapi juga bersifat non militer atau keterpaduan keduanya yang disebut sebagai ancaman hibrida. Indonesia yang memiliki doktrin sistem pertahanan semesta tidak luput dalam menghadapi berbagai tantangan terhadap eksitensi bangsa yang berasal dari ancaman-ancaman nonmiliter terutama dalam aspek ideologis. Sebagai salah satu komponen bangsa yang berada dalam kesemestaan sistem pertahanan negara pendidikan tinggi sebagai persekutuan antara pengajar dengan akademisi atau disebut Magistrorum et scholarium memiliki peranan krusial dalam upaya memperkuat sistem pertahanan negara terutama memperkuat sistem pertahanan nirmiliter melalui program bela negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengeksplorasi tentang Upaya Bela negara yang dilakukan oleh Universitas Kristen Satya Wacana salatiga sebagai salah satu unsur Pendidikan tinggi di Indonesia dalam upayanya untuk turut serta dalam upaya mendukung sistem pertahanan Nirmiliter melalui berbagai macam program Bela negara yang dilakukan
ANCAMAN SIBER DAN PENGUATAN KEDAULATAN DIGITAL INDONESIA DARI PERSPEKTIF GEOPOLITIK DIGITAL Kristalia, BRM Yehizkia Y; Wibisono , Indra Wisnu
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 02 (2024): Maret: : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v3i02.1584

Abstract

Kedaulatan Digital merupakan bentuk baru dari kedaulatan negara yang berada di ruang siber. Ruang siber tidak memiliki batas yang pasti dan bersifat borderless. Meskipun borderless namun negara memiliki hak dan kedaulatan atas pemanfaatan ruang-ruang siber yang dimilikinya sebagai bagian integral dari kedaulatan negara. Indonesia telah mengambil langkah signifikan dalam digitalisasi ruang-ruang siber dan menjadi negara dengan kedaulatan siber yang besar sejalan dengan tingkat pemakaian ruang siber yang besar oleh warga negaranya. Tulisan ini bertujuan untuk melihat berbagai dinamika yang ada di ruang siber terutama melihat ruang digital sebagai sebuah arena geopolitik baru. Konsep geopolitik digital secara teoritis merupakan konsep turunan dari kajian geopolitik yang menjelaskan tentang keterkaitan antara geografis dengan ruang siber serta politik atau peran, kebijakan pemerintah didalamnya. Ruang siber Indonesia dewasa ini menarik perhatian banyak kalangan terutama jika dilihat dari kasus-kasus cyber threat yang dialami seperti pembobolan data yang menyerang dan merugikan banyak sektor publik di Indonesia. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk melihat ancaman siber yang terjadi di Indonesia terutama pada sektor publik dan penguatan kedaulatan digital Indonesia dilihat dari perspektif geopolitik digital. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa terdapat banyak sekali ancaman siber yang terjadi di Indonesia terutama pada sektor-sektor publik. Pemerintah selaku aktor yang memilki kedaulatan digital merespon feneomena ini melalui pembuatan berbagai macam regulasi Digital untuk menguatkan ruang-ruang kedaulatan siber Indonesia. Ruang siber sebagai arena geopolitik baru atau yang disebut sebagai geopolitik Digital harus mendapatkan perhatian lebih serius lagi terlebih dalam implementasi berbagai regulasi terkait ruang siber.
Human Resource Quality Development Strategy by the West Java Regional Legislative Council Through International Cooperation Kumape, Kevin Kleery; Wibisono, Indra Wisnu; Sri Suwartiningsih
LITERACY : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities Vol. 4 No. 1 (2025): April : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/literacy.v4i1.2942

Abstract

This study discusses the strategies for developing human resources (HR) implemented by the West Java Provincial Legislative Council through international partnerships and cooperation. In the context of globalization and increasingly intense regional competition, Human Resource Development has become one of the top priorities for enhancing regional competitiveness. The West Java Regional Legislative Council plays a role as a legislative body and a strategic actor in regional diplomacy (paradiplomacy) by establishing international relations to support capacity building in various sectors, particularly education, industry, and technology. This study employs a qualitative approach using document analysis, interviews, and secondary data analysis from various cooperation agreements, including those with Chungcheongnam-do Province, South Korea. The findings reveal that the international cooperation facilitated by The West Java Legislative Council not only enhances access to education and training for the youth of West Java but also opens opportunities for internships, student exchanges, and technology transfer aligned with the needs of the local industry. This strategy demonstrates synergy between legislative policies and regional development directions focused on improving human resource quality. Additionally, The West Java Legislative Council promotes integrating global values into the local context, enabling West Java's society to adapt more effectively to global dynamics. Thus, international cooperation effectively strengthens the foundation for sustainable and highly competitive human resource development in West Java.
Kebijakan Pemerintahan Joko Widodo dalam Menghadapi Ancaman Cyber di Sektor Infrastruktur Energi Indonesia Baptista Pradevi; Indra Wisnu Wibisono; Roberto OC Seba
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i3.6424

Abstract

Energy infrastructure is a strategic sector for Indonesia's economic stability and national resilience. However, digitalization increases the risk of cyberattacks such as malware and the hacking of industrial control systems. This study analyzes the effectiveness of cybersecurity policies during the Joko Widodo administration using a qualitative approach through a literature review of regulations, institutional reports, and academic studies. The results show that the government has established a fairly robust regulatory and institutional framework, including Presidential Regulation No. 53 of 2017, Presidential Regulation No. 82 of 2022, and Law No. 27 of 2022. Furthermore, efforts to strengthen cybersecurity have been made through collaboration between PLN and BSSN, the establishment of CSIRT (Computer Security Incident Response Team), and improvements in human resource quality through training and certification. However, policy implementation still faces challenges such as limited expertise, gaps in security standards, and digital vulnerabilities due to partially integrated systems. Therefore, human resource capacity building, regular security audits, and more adaptive policies in response to global technological developments and increasingly complex threats are needed.