Irma Christiana
Manajemen, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN MANAJEMEN KEWIRAUSAHAAN GUNA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN EKONOMI SEBAGAI USAHA RANTING AISYIYAH MARELAN-I Linzzy Pratami Putri; Irma Christiana; Sri Endang Rahayu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17358

Abstract

Abstrak: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) dari tahun ke tahun. Anggota Aisyiyah Ranting Marelan - I, 80% nya adalah Ibu rumah tangga yang tidak memiliki kesibukan lain yang dapat meningkatkan keahlian dan membantu perekonomian keluarga, Ranting Aisyiyah Marelan–I belum memiliki permasalahan terkait dengan kemandirian ekonomi diantaranya Mitra belum mengetahui secara keseluruhan terhadap kewiruasahaan, pemasaran dan pengelolaan keuangan. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan keterampilan secara hardskill dan softskill, yaitu pelatihan dibidang kewirausahaan, setelah pelatihan diharapkan anggota Aisyiyah mampu menghasilkan beberapa produk seperti salad buah, dan meningkatkan kualitas produk yang sudah ada sebelumnya agar memiliki nilai jual yang tinggi dan mengembangkan beberapa usaha baru yang lain dan memiliki sebuah usaha yakni Bina Usaha Ekonomi Keluarga Aisyiyah (BUEKA) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Metode pelaksanaan kegiatan PKPM ini dilakukan dengan pelatihan langsung yang terdiri dari beberapa kegiatan, yaitu: Metode pelaksanaan dalam bidang manajemen kewirausahaan, Metode pelaksanaan pemasaran produk. Mitra dalam kegiatan ini adalah anggota Ranting Aisyiyah yang berjumlah 40 orang dengan evaluasi menggunakan wawancara dan kuesioner yang menyatakan bahwa 95% peserta kegiatan memahami pelatihan yang diberikan dan Ranting Aisyiyah sudah memiliki logo sendiri untuk setiap produk yang dihasilkan.Abstract: Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) continue to contribute to gross domestic product (GDP) from year to year. Members of Aisyiyah Ranting Marelan - I, 80% of whom are housewives who do not have other activities that can improve their skills and help the family's economy. and financial management. The aim of this service is to provide skills in hard skills and soft skills, namely training in the field of entrepreneurship. After the training, it is hoped that Aisyiyah members will be able to produce several products such as fruit salad, and improve the quality of existing products so that they have high selling value and develop several other new businesses. and has a business, namely Aisyiyah Family Economic Business Development (BUEKA) and Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM). The method for implementing PKPM activities is carried out through direct training which consists of several activities, namely: Implementation methods in the field of entrepreneurial management, Methods for implementing product marketing. The partners in this activity were members of Ranting Aisyiyah, totaling 40 people, with evaluation using interviews and questionnaires which stated that 95% of activity participants understood the training provided and Ranting Aisyiyah already had its own logo for each product produced.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DALAM MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN EKONOMI PADA IKATAN REMAJA MASJID AS-SALAM Linzzy Pratami Putri; Irma Christiana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.31359

Abstract

Abstrak: UMKM di Indonesia berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi pengangguran dengan menyediakan lapangan kerja. Sebanyak 70% anggota IKRAMA adalah lulusan SMA yang belum bekerja, sehingga dibutuhkan unit usaha untuk meningkatkan kemandirian ekonomi anggota dan organisasi. Mitra memiliki keinginan besar untuk bisa memiliki unit usaha bersama yang dapat membantu organisasi dan keluarga, akan tetapi mitra belum pernah mendapatkan pelatihan kewirausahaan sebelumnya. Target dan luaran aktivitas ini adalah peningkatan pengetahuan, pemberdayaan, dan pendapatan mitra. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan pelatihan langsung yang terdiri dari beberapa kegiatan, yaitu: Metode pelaksanaan dalam bidang manajemen kewirausahaan, Metode pelaksanaan pemasaran produk, Serta demontrasi pembuatan produk jajanan sehat. Mitra dalam kegiatan ini adalah anggota Ranting Aisyiyah yang berjumlah 20 orang dengan evaluasi menggunakan wawancara dan kuesioner dengan 4 (empat) pertanyaan dan hasilnya menyatakan bahwa 90% peserta kegiatan memahami pelatihan yang diberikan dan IKRAMA sudah memiliki logo sendiri untuk setiap produk yang dihasilkan.Abstract: MSMEs in Indonesia play an important role in driving economic growth and reducing unemployment by providing jobs. As many as 70% of IKRAMA members are high school graduates who are not yet working, so a business unit is needed to increase the economic independence of members and organizations. Partners have a great desire to be able to have a joint business unit that can help the organization and family, but partners have never received entrepreneurship training before. The target and output of this activity is to increase knowledge, empowerment, and income of partners. The method of implementing this community service activity is carried out through direct training consisting of several activities, namely: Implementation method in the field of entrepreneurship management, Product marketing implementation method, and demonstration of making healthy snack products. Partners in this activity are members of the Aisyiyah Branch totaling 20 people with evaluation using interviews and questionnaires with 4 (four) questions and the results stated that 90% of activity participants understood the training provided and IKRAMA already had its own logo for each product produced.