Andi Arifwangsa Adiningrat
Program Studi Perpajakan, Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN KAMPUNG IKAN MELALUI PENGOLAHAN IKAN BUNTAL MENJADI MAKANAN LEZAT YANG BERGIZI UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Sri Wahyuni; Nurul Fadhillah; Syahidah Rahmah; Arniati Arniati; Andi Arifwangsa Adiningrat
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15000

Abstract

Abstrak: Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk mengembangkan kampung ikan melalui pengolahan ikan buntal menjadi makanan lezat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan softskill dan hardskill kepada masyarakat. Adapun metode pelaksanaan pengabdian yaitu metode ceramah dan demontrasi dengan tahap mulai sosialisasi, persiapan, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Mitra dalam pengabdian ini berjumlah dua mitra yaitu masyarakat pesisir berjumlah 5 orang dan masyarakat Pimpinan Muhammadiyah Cabang Galesong Utara berjumlah 20 orang. Hasil pengabdan menunjukan bahwa kegiatan pengabdian tersebut dilakukan pemberian materi pengabdian teori maupun praktek pengolahan ikan buntal. Ikan buntal dapat diolah menjadi produk kripik ikan dengan teknik yang tepat. Adanya kripik ikan buntal sebagai makanan lezat dan bergizi menjadi nilai jual produk sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Luaran yang diperoleh masyarakat berupa hard skill yaitu masyarakat dapat meningkatkan keterampilan teknik pemotongan, pengolahan, berwirausahaan, sampai strategi pemasaran dengan baik, sedangkan soft skill berupa kemampuan untuk berpikir out-of-the-box dan menghasilkan inovasi, pemahaman penggunaan bahan dalam pengolahan ikan buntal, manajemen SDM dalam Kerjasama tim dan tingkat produktivitas.Abstract: The purpose of this service activity is to develop fish villages through processing puffer fish into delicious food to improve people's welfare by providing soft skills and hard skills to the community. The method of implementing community service is the lecture and demonstration method with the stages starting from socialization, preparation, training, mentoring and evaluation. The partners in this service are two partners, namely the coastal community of 5 people and the community of Muhammadiyah Leaders of the North Galesong Branch, totaling 20 people. The results of the service show that the service activities are carried out by providing theoretical service materials and the practice of processing puffer fish. Pufferfish can be processed into fish chips with the right technique. The existence of puffer fish chips as delicious and nutritious food is a selling point of the product so that it can improve people's welfare. The outputs obtained by the community are in the form of hard skills, namely the community can improve skills in cutting techniques, processing, entrepreneurship, to marketing strategies properly, while soft skills are in the form of the ability to think out-of-the-box and generate innovation, understanding the use of materials in puffer fish processing, HR management in teamwork and productivity levels. 
PENINGKATAN EKONOMI PETANI RUMPUT LAUT KABUPATEN TAKALAR MELALUI PROGRAM DIVERSIFIKASI OLAHAN RUMPUT LAUT A. Nur Fitrianti; Siti Aisyah; Warda Warda; Andi Amran Asriadi; Andi Arifwangsa Adiningrat
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15133

Abstract

Abstrak: Program pengabdian bertujuan membantu petani rumput laut melalui 3 aspek, yaitu aspek produksi, aspek manajemen usaha dan manajemen pemasaran. Metode pelaksanaan program ini yaitu ceramah dan demontrasi mulai tahap pelatihan, pendampingan dan evaluasi kegiatan. Jumlah mitra dalam pengabdian ini yaitu 2 mitra yaitu masyarakat petani berjumlah 15 orang dan masyarakat pemuda muhammmadiyah berjumlah 3 orang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa petani dapat meningkatkan softskill dan hardskill dalam pengolahan rumput laut dilakukan menjadi produk jadi yaitu kripik, sushi dan sabun. Program diversifikasi olahan rumput laut dapat menjadi solusi untuk meningkatkan ekonomi petani rumput laut. Diversifikasi olahan rumput laut dapat membantu meningkatkan nilai tambah produk, meningkatkan kualitas produk, dan membuka peluang pasar yang lebih luas. Tingkat persentase keberhasilan program ini sebesar 90%.Abstract: The service program aims to help seaweed farmers through 3 aspects, namely production aspects, business management aspects and marketing management aspects. The method of implementing this program is lectures and demonstrations starting from the training, mentoring and activity evaluation stages. The number of partners in this service is 2 partners namely the farming community numbered 15 people and the Muhammadiyah youth community numbered 3 people. The results of the service show that farmers can improve their soft skills and hard skills in processing seaweed into finished products, namely chips, sushi and soap. The seaweed processed diversification program can be a solution to improve the economy of seaweed farmers. Diversification of processed seaweed can help increase product added value, improve product quality, and open wider market opportunities. The success rate of this program is 90%.