Mochamad Fathurohman
Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KESEIMBANGAN GIZI DALAM PENCEGAHAN STUNTING DENGAN PRODUK MODIFIKASI PANGAN FUNGSIONAL Mochamad Fathurohman; Ana Setiani; Intan Sasila; Irma Dwi Setiawan; Nisa Nurjannah; Nurlita Nurlita; Raden Annisa Maharani Putri; Anindita Trikusuma Pratita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15979

Abstract

Abstrak: Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan informasi megenai gizi seimbang dalam upaya mencegah stunting pada balita dengan pengenalan produk modifikasi pangan fungsioal yaitu olahan tempe menjadi nugget yang memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dan juga meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya ibu hamil agar memahami stunting. Penyuluhan dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi angka terjadinya stunting. Metode kegiatan dalam bentuk sosialisasi dengan cara diskusi dan pembagian produk. Sasaran kepada masyarakat terutama ibu rumah tangga dan ibu hamil dengan jumlah yang hadir sekitar 32 orang. Untuk mengetahui pemahaman peserta dilakukan evaluasi dalam bentuk kuisioner serta tanya jawab terkait materi yang disampaikan. Hasil yang telah dicapai bahwa peserta dapat meningkatkan pengetahuan terkait gizi seimbang dan contoh produk pangan fungsional dengan presentase rata-rata 80%, serta diharapkan dapat membuat atau mengembangkan inovasi produk lainnya.Abstract: The purpose of this community service is to provide information about balanced nutrition in an effort to prevent stunting in toddlers by introducing functional food modification products, namely processed tempeh into nuggets which have a fairly high protein content and increasing public awareness, especially pregnant women, to understand stunting. Counseling is considered to be one way to reduce the incidence of stunting. The activity method is in the form of socialization by way of discussion and distribution of products. The target was the community, especially housewives and pregnant women, with around 32 people present. To find out the participants' understanding, an evaluation was carried out in the form of a questionnaire and questions and answers related to the material presented. The results that have been achieved are that participants can increase knowledge related to balanced nutrition and examples of functional food products with an average percentage of 80%, and are expected to be able to create or develop other product innovations.
PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PELAJAR DI SEKOLAH MENENGAH ATAS SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA Mochamad Fathurohman; Ruswanto Ruswanto; Anindita Tri Kusuma Pratita; Citra Dewi Salasanti; Nurlaili Dwi Hidayati; Nur Rahayuningsih; Rahmawati Rahmawati; Tita Nofianti; Tresna Lestari; Vera Nurviana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22064

Abstract

Abstrak: Program pelayanan kesehatan peduli remaja merupakan langkah penting dalam melindungi remaja dari risiko kesehatan dini, Selain itu, program tersebut dapat memberikan edukasi tentang kesejahteraan kesehatan menuju masa dewasa yang lebih sehat. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan akses kepada masyarakat dalam memberikan pemahaman kesehatan sejak dini serta memeriksa suhu tubuh, tekanan darah, kadar glukosa, dan berat badan secara gratis serta mengidentifikasi potensi masalah kesehatan pada masyarakat khususnya pelayanan kesehatan peduli remaja. Metode kegiatan dalam bentuk penyuluhan dan pelayanan terhadap remaja dengan cara diskusi dan pembagian pamflet. Sasaran kepada masyarakat terutama remaja sekolah menengah atas jumlah yang hadir 60 siswa. Untuk mengetahui pemahaman peserta dilakukan evaluasi dalam bentuk kuisioner serta tanya jawab terkait materi yang disampaikan. Hasil yang telah dicapai bahwa siswa dapat meningkatkan pengetahuan terkait peduli Kesehatan sejak dini dengan presentase rerata 90%, serta diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa remaja akan pentingnya menjaga Kesehatan.Abstract: The adolescent care health service program is an important step in protecting adolescents from early health risks, in addition, the program can provide education about health welfare towards a healthier adulthood. The purpose of this community service is to provide access to the community in providing early health understanding and checking body temperature, blood pressure, glucose levels, and body weight for free and identifying potential health problems in the community, especially adolescent care health services. The method of activity is in the form of counseling and services to adolescents by means of discussion and distribution of pamphlets. Targeting the community, especially high school teenagers, the number of attendees was 60 students. To determine the understanding of the participants, an evaluation was carried out in the form of questionnaires and questions and answers related to the material presented. The results that have been achieved are that students can increase knowledge related to early health care with an average percentage of 90%, and are expected to increase teenage students' awareness of the importance of maintaining health.