Yusri Handayani
Prodi Pendidikan Fisika, Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN PRAKTIK WUDHU RAMAH LINGKUNGAN: IMPLEMENTASI FISIKA DALAM PEMBELAJARAN ISMUBA Yusri Handayani; Ahmad Nashir; Dewi Hikmah Marisda
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15644

Abstract

Abstrak: Permasalahan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah perilaku borosnya peserta didik ketika berwudhu. Adapun tujuan kegiatan pengabdian adalah lahirnya perubahan perilaku hemat air terhadap peserta didik melalui pembiasaan berwudhu dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang dilakukan pada kegiatan pengabdian yaitu penyuluhan, demonstrasi dan evaluasi. Pengabdian ini dilakukan di Lab. School SMP Unismuh Makassar dengan jumlah peserta sebanyak 25 peserta didik yang diakhiri dengan evaluasi berupa pembagian angket pemahaman konsep kepada peserta didik. Hasil dari pengabdian pendampingan praktik wudhu ramah lingkungan yaitu terdapat 80% peserta didik sudah dapat melaksanakan wudhu secara hemat, berati peserta didik tersebut sudah menjaga ekosistem air dengan kata lain pengabdian yang dilakukan oleh tim dosen telah memberikan sumbangsih bagi lingkungan.Abstract: The problem in Community Service (PkM) activities is the extravagant behavior of students when performing ablutions. The purpose of community service activities is to bring about changes in water-saving behavior for students through the habit of doing ablution in everyday life. The methods used in community service activities are counseling, demonstrations and evaluations. This service is carried out in the Lab. Unismuh Makassar Middle School School with a total of 25 participants which ended with an evaluation in the form of distributing questionnaires to students' understanding of the concept. The result of the dedication to accompanying environmentally friendly ablution practices is that 80% of students have been able to carry out ablution sparingly, meaning that these students have protected the water ecosystem, in other words the service carried out by the lecturer team has contributed to the environment.