YOGA BELGI GRESTENA RAMADHAN
Mahasiswa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH ANGKUTAN SOLID WASTE (LIMBAH PADAT) TERHADAP PARAMETER HIDROLIS ALIRAN PADA SALURAN DRAINASE PRIMER DENGAN DINDING PASANGAN BATU: THE EFFECT OF SOLID WASTE TRANSPORTATION ON FLOW HYDRAULIC PARAMETERS IN A PRIMARY DRAINAGE CHANNEL WITH STONE PAIR WALLS YOGA BELGI GRESTENA RAMADHAN; Nomeritae Nomeritae; Hendro Suyanto
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Penelitian Transukma
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab banjir di daerah perkotaan adalah berkurangnya kapasitas saluran drainase untuk melewatkan debit air. Berkurangnya kapasitas saluran drainase tersebut diantaranya disebabkan karena sebagian atau hampir seluruh penampang saluran terisi oleh limbah padat (solid waste) sehingga mempengaruhi aliran pada saluran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui hubungan kecepatan aliran analitis dan kecepatan aliran terukur, (2) mengetahui hubungan volume limbah padat terhadap kecepatan aliran terukur, serta (3) mengetahui hubungan besar parameter hidrolis (R.Analitis dan R.Terukur) saluran akibat angkutan limbah padat, pada saluran primer dengan dinding pasangan batu. Terdapat hubungan yang cukup signifikan antara kecepatan analitis (x) dan kecepatan terukur (y), ditunjukan dengan nilai R2 sebesar 0,6389 dan persamaan y = -4.0398x2 + 3.1149x - 0.3408, dengan rata-rata simpangan 0,61826%. Sedangkan untuk hubungan antara volume limbah padat (x) dan kecepatan aliran (y) dengan persamaan y = -0,0726x2 – 0,8284x + 0,2429 dengan R2 sebesar 0,9950. Serta untuk hubungan antara jari-jari hidrolis (y) dan volume limbah padat (x) ditunjukan dengan persamaan y = 0,0027x2 - 0,0328x + 0,1213 dengan R2 sebesar 0,9002. Dari penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa semakin besar volume limbah padat (solid waste) tersebut maka akan semakin kecil pula kecepatan aliran yang dihasilkan.