Salah satu penyebab banjir di daerah perkotaan adalah berkurangnya kapasitas saluran drainase untuk melewatkan debit air. Berkurangnya kapasitas saluran drainase tersebut diantaranya disebabkan karena sebagian atau hampir seluruh penampang saluran terisi oleh limbah padat (solid waste) sehingga mempengaruhi aliran pada saluran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui hubungan kecepatan aliran analitis dan kecepatan aliran terukur, (2) mengetahui hubungan volume limbah padat terhadap kecepatan aliran terukur, serta (3) mengetahui hubungan besar parameter hidrolis (R.Analitis dan R.Terukur) saluran akibat angkutan limbah padat, pada saluran primer dengan dinding pasangan batu. Terdapat hubungan yang cukup signifikan antara kecepatan analitis (x) dan kecepatan terukur (y), ditunjukan dengan nilai R2 sebesar 0,6389 dan persamaan y = -4.0398x2 + 3.1149x - 0.3408, dengan rata-rata simpangan 0,61826%. Sedangkan untuk hubungan antara volume limbah padat (x) dan kecepatan aliran (y) dengan persamaan y = -0,0726x2 – 0,8284x + 0,2429 dengan R2 sebesar 0,9950. Serta untuk hubungan antara jari-jari hidrolis (y) dan volume limbah padat (x) ditunjukan dengan persamaan y = 0,0027x2 - 0,0328x + 0,1213 dengan R2 sebesar 0,9002. Dari penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa semakin besar volume limbah padat (solid waste) tersebut maka akan semakin kecil pula kecepatan aliran yang dihasilkan.
Copyrights © 2023