Ria Setia Sari
Profesi Ners, Universitas Yatsi Madani

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN ANAK PRASEKOLAH KARENA HOSPITALISASI MELALUI TERAPI BERMAIN DRAMATIC PLAY Ria Setia Sari; Elidia Dewi; Fatiyah Fatiyah; Alya Ardiana Octariani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15831

Abstract

Abstrak: Kecemasan yang dirasakan oleh setiap anak yang dirawat di rumah sakit, sehingga menimbulkan respon anak seperti ketakutan, menangis dan menolak dilakukan tindakan keperawatan. Hal ini dapat membuat tim keperawatan kesulitan melakukan intervensi. Tujuan Kegiatan: Menurunkan tingkat kecemasan anak yang sedang dirawat dirumah sakit. Metode Kegiatan: Kegiatan penyuluhan ini dilakukan melalui terapi bermain pada anak yang mengalamai kecemasan di ruang perawatan anak Rumah sakit di kota tangerang dengan Teknik dramatic Play. Sebelum dilakukan kegiatan orang tua sudah diberikan kuesioner terkait kecemasan, setelah mengetahui anak yang Mangalam kecemaasan anak tersebut dan orang tua akan diajak untuk berkumpul dengan anak yang lainnya u mengikuti terapi bermain story teeling dramatic play. Kegiatan dilakukan selama 40 menit. Setelah itu orang tua akan diberikan kembali kuesioner kecemasan. Kegiatan ini diikuti oleh 36 peserta orang tua. Hasil Kegiatan: Tingkat kecemasaan anak menurun setelah dilakukan terapi bermain dilihat dari kuesioner sebelum dan setelah kegiatan terjadi penurunan kecemasan sebanyak 98,9 %.Abstract: Anxiety is felt by every child who is hospitalized, giving rise to child responses such as fear, crying and refusing to take nursing action. This can make it difficult for the nursing team to intervene. Activity Objective: To reduce the anxiety level of children who are being treated at the hospital. Activity Method: This counseling activity is carried out through play therapy for children who experience anxiety in the child care room of a hospital in Tangerang city with the dramatic play technique. Before the activities were carried out, the parents were given a questionnaire related to anxiety. After knowing that the child was experiencing anxiety, the child and the parents were invited to gather with other children to take part in storytelling dramatic play therapy. Activities carried out for 40 minutes. After that the parents will be given another anxiety questionnaire. This activity was attended by 36 parent participants. Activity results: The child's anxiety level decreased after playing therapy was carried out. It was seen from the questionnaire before and after the activity that there was a decrease in anxiety by 98.9%.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGANAN DEMAM BERDARAH DALAM UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN ORANG TUA Ria Setia Sari; Rianti Rianti; Siti Napsiah; Yulis Setyawati; Upit Sarimanah; Rini Lestari; Desi Mardianingsih; Robo Marliana Rahayu; Yuli Riviyanti; Febi Ratnasari; Ariani Kairunisa Nasution
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23285

Abstract

Abstrak: Pada akhir tahun 2023 sudah mulai pergantian dari musim panas ke musim penghujan. Hal tersebut akan menyebabkan tersebarnya nyamuk yang menimbulkan demam berdarah, yang dikarenakan cepatnya pertumbuhan jentik nyamuk. Berdasarkan pengamatan kelompok selama hampir satu minggu di Ruang Dahlia Bawah, didapati banyak keluarga atau orangtua pasien yang menggantungkan baju, selimut, bahkan handuk di handrail tempat tidur. Hal tersebut akan mengundang nyamuk untuk hinggap di pakaian-pakaian yang tergantung tersebut. Tujuan pendidikan kesehatan: Meningkatkan ppengetahuan orang tua tentang pencegahan dan penanganan demam berdarah. Metode: yang digunakan adalah ceramah, diskusi/tanya jawab, serta memberikan kuesioner pre dan kusioner post bekerja sama dengan perawat diruang dahlia RSUD Kabupaten Tangerang. Hasil kegiatan: pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan pengetahuan orang tua tentang pencegahan dan penanganan DBD dari kuesioner sebelumpendidikan Kesehatan dilakukan didapat hasil Tingkat pengetahuan sebesar 40% dan setelah kegiatan terjadi pengaruh pengetahuan pencegahan dan penanganan DBD sebanyak 98,8%.Abstract: At the end of 2023 the change from summer to rainy season will begin. This will cause the spread of mosquitoes which cause dengue fever, which is due to the rapid growth of mosquito larvae. Based on group observations for almost a week in the Lower Dahlia Room, it was found that many families or parents of patients were hanging clothes, blankets and even towels on the bed handrail. This will invite mosquitoes to land on the hanging clothes. Health education objective: Increase parents' knowledge about preventing and treating dengue fever. Methods: used were lectures, discussions/questions and answers, as well as providing pre- and post-questionnaires in collaboration with nurses in the Dahlia ward at Tangerang District Hospital. Activity results: the influence of Health Education on parents' knowledge about preventing and treating dengue fever. From the questionnaire before the Health Education was carried out, the knowledge level was 40% and after the activity the influence of knowledge on preventing and treating dengue fever was 98.8%.