Marhalinda
Universitas Persada Indonesia Y.A.I

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MOTIVATION OF WOMEN ENTREPRENEURS: EVIDENCE FROM MSMEs IN RIAU ISLANDS PROVINCE Muhammad Rizki; Anoesyirwan Moeins; Marhalinda
PENANOMICS: International Journal of Economics Vol. 2 No. 3 (2023): December
Publisher : Yayasan Pusat Cendekiawan Intelektual Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56107/penanomics.v2i3.135

Abstract

Most women entrepreneurs in Indonesia are engaged in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs).In Riau Islands Province, the number of women entrepreneurs in the MSMEs field is consistently larger than male entrepreneurs in the period of 2017-2019. With the rising numbers of women entrepreneurs in Riau Islands Province and their increasing dominance in the MSMEs sector, this study aims to explore the motivational factors of women entrepreneurs in the MSMEs sector in Riau Islands. This research adopted a qualitative approach and used qualitative interviews as data collection method. A total of 15 women entrepreneurs from Tanjungpinang City, the capital of Riau Islands Province, were chosen as participants in this study. The data gathered were analyzed using thematic analysis with the help of NVIVO software. The result of this study shows that financial rewards, social support, personal satisfaction, external opportunities, and independence are the factors that motivate women to become entrepreneurs
MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MISKIN DESA CIPAMBUAN DAN PENGURANGAN PEMBOROSAN MAKANAN DENGAN MODEL BISNIS SIRKULASI EKONOMI Marhalinda; Essy Malays Sari Sakti; Supradaka; Najla Jennie Elkana Abyudaya
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan pangan merupakan isu krusial yang mempengaruhi kesejahteraan masyarakat miskin,khususnya di daerah pedesaan. Desa Cipambuan, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, JawaBarat, yang termasuk dalam wilayah kerja KISUCI (Komunitas Iklim Sungai Cikeas), memiliki potensipertanian yang besar. Namun, rendahnya pendapatan petani, minimnya teknologi pengolahan, dan kurangnyaminat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian menyebabkan ketidakstabilan pangan dan tingginyapemborosan makanan. Pemborosan tersebut tidak hanya mengurangi efisiensi sumber daya tetapi jugaberdampak negatif terhadap lingkungan.Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan panganmasyarakat miskin Desa Cipambuan dan mengurangi pemborosan makanan melalui penerapan model bisnissirkulasi ekonomi. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap: (1) sosialisasi konsep sirkulasi ekonomi danketahanan pangan bersama KISUCI, (2) pelatihan pengolahan limbah organik menjadi kompos dan produkpangan olahan, (3) penerapan teknologi sederhana untuk mendukung pengolahan hasil panen dan distribusi,(4) pendampingan usaha mikro berbasis pangan lokal, serta (5) evaluasi dampak terhadap ketahanan pangandan pendapatan masyarakat.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mitra berhasil menerapkan praktik sirkulasi ekonomidengan memanfaatkan limbah organik sebagai pupuk dan bahan baku tambahan. Selain itu, usaha mikroberbasis pangan lokal mulai terbentuk dan memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga miskin.Pendekatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengurangi pemborosanmakanan. Dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, program ini membantu memperkuatjejaring pemasaran dan meningkatkan nilai ekonomi produk lokal.Secara keseluruhan, penerapan model bisnis sirkulasi ekonomi di Desa Cipambuan melalui kolaborasidengan KISUCI terbukti efektif dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan, danmendorong keberlanjutan lingkungan. Konsep ini diharapkan dapat direplikasi di desa-desa lain sebagaisolusi inovatif untuk mengatasi masalah pangan dan kemiskinan di Indonesia.Kata kunci : Ketahanan pangan, Pemborosan makanan, Model bisnis sirkulasi ekonomi, DesaCipambuan, KISUCI (Komunitas Iklim Sungai Cikeas, dan Pemberdayaanmasyarakat