Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Language of Trust in "Raya and The Last Dragon" Movie (A Discourse Analysis) Alim
ELITE: Journal of English Language and Literature Vol. 8 No. 1 (2023): Vol. 8 No. 1, June 2023
Publisher : Program Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/elite.v8i1.2273

Abstract

This research discusses the language of trust in Raya and the Last Dragon movie based on the trust-repair discourse model established by Fuoli and Paradis. The aim of this research is to describe trust-repair discourse in Raya and the Last Dragon movie. This research used a descriptive qualitative method. The sources of data in this research are divided into two categories namely movies as primary data and audiovisual sources as secondary data. The data was collected through downloading the movie, watching the movie, reading intensively, and selecting the data, based on communicative action models of Fuoli and Paradis. The data was analyzed by presenting, describing, interpreting, and concluding the data to answer the research question of this research. The result shows that there were 10  data Raya and Sisu in the movie suffers from trust-repair. There are two reasons to trigger Raya's broken trust. Her friend betrays her. Her friend and her people try to steal her village’s gem. In this Raya makes her start hard to trust anyone else. She fears something terrible that can happen to Sisu. Therefore, she never trusts other people around her. Sisu sees this. Sisu thinks that such a broken trust will make Raya in trouble. Finally, Sisu tries hard to teach Raya to trust other people. Sisu uses restore neutralizing the negative and emphasizing the positive. They eventually succeed in building Raya’s trust in others.
Deteksi Kecurangan Laporan Keuangan Berbasis Teori Fraud Diamond Dan Teori Kebangkrutan Dengan Kualitas Audit Sebagai Mediasi Alim; Musmini, Lucy Sri Musmini; Darmawan, Nyoman Ari Surya
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v16i01.78979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stabilitas keuangan, tekanan external, target keuangan, monitoring, teori kebangrutan terhadap deteksi kecurangan laporan keuangan (financial statement fraud) dengan kualitas audit sebagai variabel mediasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018-2022 dengan menggunakan sampel sebanyak 15 perusahaan. teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan bantuan program E-views 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas keuangan, tekanan external berpengaruh positif namun target keuangan monitoring dan financial distress berpengaruh negatif terhadap kualitas audit. Stabilitas keuangan, tekanan external, dan kualitas audit berpengaruh positif terhadap deteksi kecurangan laporan keuangan (financial statement fraud), namun target keuangan monitoring dan financial distress berpengaruh negatif dan kualitas audit tidak mampu memediasi pengaruh stabilitas keuangan, tekanan external, target keuangan dan monitoring terhadap deteksi kecurangan laporan keuangan (financial statement fraud).