Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI PENGURUSAN SURAT PADA SMP SMA AL ISLAM SEMARANG Siti Asmiatun; Vency Vydia; Edi Widodo
TEMATIK Vol 2, No 1: July 2020
Publisher : TEMATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v2i1.1871

Abstract

Kehadiran dan kemajuan teknologi tidak dapat dihindari, oleh karena itu harus dapat dimanfaatkan dalam menunjang produktivitas dengan menggunakan teknologi di dalam kehidupan sehari-hari. Penanganan surat harus dilakukan secara praktis dan efisien   sehingga surat-surat yang masuk dapat tersusun secara rapi tanpa menghabiskan   banyak   waktu. Menurut Daryanto Administrasi pendidikan adalah suatu ilmu tentang penyelenggaraan pendidikan di sekolah, agar tercapai tujuan pendidikan di sekolah itu. SMP SMA Al Islam, masih banyak pegawai guru dan siswa yang tidak memiliki skill administrasi yang terkomputerisasi khususnya dalam pengelolaan surat. Dengan latar belakang tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat bermaksud mengadakan kegiatan berupa pengelolaan surat dengan menggunakan microsoft office   365. Dengan adanya pengabdian ini diharapakan dapat meningkatkan kualitas SDM dalam hal administrasi terkomputerisasi khusunya dalam pengelolaan surat. Metode yang akan dilaksanakan dalam kegiatan ini adalah metode praktikum secara langsung dan metode ceramah Sehingga guru yang memiliki skill dapat mengajarkan para siswanya sedangkan untuk siswa yang telah mengikuti kegiatan dapat memperoleh bekal yang dapat dimanfaatkan setelah lulus dari sekolah. Hasil yang diperoleh dari evaluasi sebanyak 25 peserta telah memahami tentang pengelolaan administrasi menggunakan office 365 dengan hasil sebanyak 10 peserta telah mengerti dan memahami sedangkan 15 peserta lebih sedikit mengerti dan memahami.
Transformasi digital sekolah : pengelolaan situs web untuk meningkatkan brand image SMK Kristen Surakarta Pratama Angga Buana; Titin Winarti; Edi Widodo; Siti Asmiatun; Daffa Nurin Nabil Ma’arif; Kasa Kusuma Wardani; Djoko Susilo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38409

Abstract

AbstrakBelum adanya jejak digital yang kuat serta terbatasnya aktivitas promosi sekolah secara daring menjadi permasalahan utama di SMK Kristen Surakarta. Program pengabdian ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan warga sekolah dalam mengelola situs web sebagai saluran informasi resmi yang kredibel guna memperkuat transparansi informasi bagi masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan langsung kepada 15 peserta yang terdiri dari 5 pendidik/tenaga kependidikan sebagai pengelola administrasi dan 10 peserta didik sebagai kontributor konten kreatif. Cakupan materi yang diberikan antara lain pembuatan konten positif, penerapan etika digital, serta optimalisasi fitur-fitur yang terdapat pada situs web sekolah. Proses evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest guna mengukur tingkat pemahaman etika digital, keamanan data, hak cipta, dan keterampilan pembuatan konten. Data hasil tes dianalisis menggunakan teknik komparatif deskriptif. Hasil menunjukkan adanya kenaikan nilai rata-rata dari 36,78 menjadi 40,44 dengan peningkatan tertinggi pada aspek pemahaman hak cipta (+18%). Selain itu, peserta menunjukkan sikap yang lebih positif terkait fungsi situs web sekolah, terutama dalam kemudahan memperoleh informasi dan mendukung proses penerimaan peserta didik baru. Secara keseluruhan, pelatihan ini memberikan dampak efektif dalam meningkatkan literasi digital dan citra sekolah secara daring. Keterbatasan program terletak pada waktu pelaksanaan yang relatif singkat sehingga disarankan adanya pelatihan lanjutan di masa mendatang. Kata kunci: branding sekolah; literasi digital; pelatihan; situs web; SMK Kristen Surakarta AbstractThe absence of a strong digital footprint and limited online promotional activities are the main challenges at SMK Kristen Surakarta. This community service program was conducted to improve the school community's ability to manage its website as a credible official information channel to strengthen information transparency for the public. The activity was carried out through direct training for 15 participants consisting of 5 teachers/staff as administrative managers and 10 students as creative content contributors. The material covered included creating positive content, applying digital ethics, and optimizing the school website's features. The evaluation process was conducted using pre-tests and post-tests to measure digital ethics, data security, copyright understanding, and content creation skills. The test data were analyzed using descriptive comparative techniques. The results showed an increase in the average score from 36.78 to 40.44, with the highest improvement in the copyright understanding aspect (+18%). In addition, participants showed a more positive attitude regarding the function of the school website, especially in the ease of obtaining information and supporting the new student admission process. Overall, this training effectively improved digital literacy and the school's online image. The limitation of the program is the relatively short implementation time; therefore, follow-up training is recommended in the future. Keywords: digital literacy; school branding; SMK Kristen Surakarta; training; situs web