Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Evaluasi Tingkat Status Gizi Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kamonji Kota Palu Fitri Arni HR; Sri Purwiningsih; Desak Eka Susianawati
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): OCTOBER 2022
Publisher : Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ajad.v2i2.83

Abstract

Fulfillment of nutrition in children under five years of age is a factor that needs to be considered in maintaining health because toddlerhood is a period of development that is vulnerable to nutrition. Malnutrition is a lack of nutrients such as protein, carbohydrates, fats, and vitamins needed by the body. The case of death that occurs in children under five is one of the consequences of poor nutrition. Service activities have been carried out from October 2 to 28, 2021 for parents of toddlers in the Kamonji Health Center area of ​​Palu City. In the implementation of service activities, parents have a very high curiosity about balanced nutritional needs and understand how to modify food, modify family recipes to increase toddlers' appetite, and practice healthy food processing methods for toddlers. Providing information through education and training aims to increase knowledge, then it will raise awareness and in the end someone will practice it according to the knowledge he has.
Health Education as a Strategy for Early Prevention of Sexually Transmitted Diseases human immunodeficiency virus Sudirman Sudirman; Rikwan Rikwan; Sitti Fajrah; Subardin AB; Fitriani Fitriani; Sri Purwiningsih
Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jurnalempathy.v0i0.155

Abstract

Background: In 2021, 203 cases of HIV infection, or 58% of the estimated 350 people, were found in Sigi District. Commitment and collaboration from every sector continue to be carried out to achieve "three zero" HIV by 2030. IEC is the right strategy to prevent HIV at all levels of society, and effective communication strategies are used to deliver messages. This activity aims to increase the knowledge of school-age children related to HIV. Methods: This activity was carried out with the concept of socialization using the educational method for 2x45 minutes with 63 middle school-age students in the Palolo District, Sigi Regency. Measuring the knowledge of respondents was carried out by interviewing them using a questionnaire. By comparing the pre-test score with the post-test score for each question item, the higher the post-test score, the better the level of success achieved. Results: The results obtained indicate that the majority of students easily accept and understand HIV-related material about the meaning, transmission, risks, and prevention of HIV. Informational and educational communication through appropriate animation media can make it easier for students to learn about HIV and provide them with a good understanding of the virus. Conclusion: This activity concludes that students already have good knowledge about HIV after participating in socialization activities with educational methods using visual aids and media.
KEHILANGAN PASCA BENCANA ALAM MENYEBABKAN DEPRESI PADA MASYARAKAT DI KOTA PALU Estelle Lilian Mua; Robi Adikari Sekeon; Meilin Anggreyni; Sri Purwiningsih
Pustaka Katulistiwa : Karya Tulis Ilmiah Keperawatan Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan Katulistiwa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1605.853 KB)

Abstract

Latar Belakang: Bencana alam yang terjadi di Kota Palu mengakibatkan kerugian dan hilangnya harta benda, pekerjaan, dan nyawa seseorang. Kehilangan tersebut dapat berakibat suatu bentuk depresi pada korban bencana.Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya hubungan kehilangan dengan depresi pasca bencana alam pada masyarakat Di Kota Palu Metode penelitian yang digunakan observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi berjumlah 140 KK dan besar sampel 58 responden. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara non random sampling dengan teknik purposive sampling. Analisa yang dilakukan adalah analisa univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkanmasyarakat yang kehilangan yaitu 62,10% dan yang mengalami depresi 55,20%. Hasil uji statistik menggunakan uji chi-square dengan α = 0,05 hasil x2 -hit 17,2 > x2 -tab 3,84, maka Ho ditolak artinya ada hubungan yang bermakna antara kehilangan dengan depresi pasca bencana alam pada masyarakat di Kota Palu, dengan kekuatan hubungan 0,58 atau kuat. Saran dalam penelitian ini adalah tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi untuk menangani masalah kesehatan jiwa pasca bencana alam yang telah terjadi.
KEPUASAN PASIEN PESERTA BPJS TENTANG MUTU PELAYANAN DI PUSKESMAS PANGI KECAMATAN PARIGI UTARA KABUPATEN PARIGI MOUTONG Sri Purwiningsih
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 20 No 2 (2020): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.279 KB)

Abstract

Puskesmas merupakan pusat pengembangan kesehatan yang memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat.Puskesmas harus memiliki mutu pelayanan kesehatan yang baik dan berkualitas guna memberikan kepuasan pada pasien yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.Dari hasil wawancara awal yang peneliti lakukan di Puskesmas Pangi tanggal 21 juni tahun 2019 pada 10 pasien yang datang berobat menggunakan kartu BPJS 3 diantaranya merasa puas dengan pelayanan kesehatan yang diberikan petugas kesehatan dan 7 orang lainnya merasa kurang puas dengan pelayanan yang diberikan oleh petugas kesehatan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk diketahui mutu pelayanan pasien peserta BPJS di Puskesmas Pangi Kecamatan Parigi Utara Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini survei deskriptif melalui pendekatan kuantitatif.Jenis data menggunakan data primer dan data sekunder.Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dengan 25 item penilaian dengan skala likert.Analisa data menggunakan analisa univariat.Populasi dalam penelitian ini adalah pasien BPJS yang datang berkunjung di Puskesmas Parigi utara denganbesar sampel menggunakan rumus estimasi proporsi jumlah sampel 43 responden yang diambil secara Accidental Sampling. Hasil penelitian berdasarkanlima dimensi yang dianalisis yaitu tangibles, reliability, ressponsiveness, assurance, dan emphaty. Hasil pengukuran kepuasan pasien peserta BPJS terhadap mutu pelayanan di Puskesmas Pangi Kecamatann Parigi Utara Kabupaten Parigi Moutong menunjukkan keandalan kategori baik dengan persentase 53 %, kategori daya tanggap baik lebih banyak yaitu 60,5 %,kategori empati baik lebih banyak yaitu 56,8 %, kategori jaminan baik lebih banyak yaitu 60,3%, dan kategori bukti langsung baik lebih banyak yaitu 55,8 %. Kesimpulan penelitian ini adalah secara umum kepuasan pasien peserta BPJS tentang mutu pelayanan di Puskesmas Pangi Kecamatann Parigi Utara Kabupaten Parigi Moutong dapat dikatakan dari 5 dimensi dalam kategori baik.Dari Pihak Puskesmas harus dapat Mempertahankan atau bahkan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien Peserta Jaminan Kesehatan Nasional
PENGETAHUAN DAN SIKAP KEPALA KELUARGA TENTANG DAMPAK KANDANG TERNAK YANG BERDEKATAN DENGAN RUMAH DI DESA MASARI KECAMATAN PARIGI SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG I Wayan Deva Welfian; Sri Purwiningsih
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 22 No 1 (2022): Jurnal Kesmas Februari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.12 KB)

Abstract

Kandang merupakan suatu tempat yang sesuai bagi ternak untuk melakukan aktivitas produksi dan juga bagi peternak sebagai pemeliharanya. Aktivitas produksi ini berupa kegiatan ternak untuk menghasilkan daging, telur dan susu serta hasil-hasil sampingan lainnya. Berdasarkan studi hasil pengamatan data awal pada tanggal 23 Mei 2021 dari penderita diare terbesar di Puskesmas Sumbersari diantaranya yaitu Desa Masari jumlah penyakit diare akibat dari kandang ternak tahun 2019 sebanyak 9 orang penderita, dan pada tahun 2020 meningkat menjadi 17 orang penderita. Tujuan penelitian ini adalah di ketahuinya pengetahuan dan sikap kepala keluarga tentang dampak kandang ternak yang berdekatan dengan rumah di Desa Masari Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan variabel pengetahuan dan sikap Kepala Keluarga tentang dampak kandang ternak yang berdekatan dengan rumah. Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Analisa data dengan menggunakan analisa univariat Sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 kepala keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan kepala keluarga tentang dampak kandang ternak yang berdekatan dengan rumah sebagian besar adalah kategori baik (72,2%), cukup (22,2%) dan kurang (5,6%) dan sebagian besar sikap kepala keluarga tentang dampak kandang ternak yang berdekatan dengan rumah adalah baik (77,8%), cukup (22,2%) dan kurang (0%) Kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagian besar kepala keluarga dalam berpengetahuan baik sehingga memiliki sikap yang baik karena pengetahuan yang baik akan mempengaruhi sikap seseorang. Tetapi pengetahuan dan sikap di pengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya faktor kebudayaan sehingga masyarakat di desa Masari masi membuat kandang di dekat rumah. Disarankanbagi kepala Desa Masari mengadakan penyuluhmengenai dampak kandang ternak yang berdekatan dengan rumah, serta cara dan upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
PERSEPSI PASIEN TENTANG MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS TONUSU KECAMATAN PAMONA PUSELEMBA KABUPATEN POSO Sri Purwiningsih
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 21 No 2 (2021): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.844 KB)

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan di Pukesmas akan menimbulkan persepsi pada masyarakat dan mempengaruhi minat melakukan kunjungan kembali.Penurunan jumlah pasien rawat jalan yang berobat ke Puskesmas Tonusu merupakan indikasi adanya suatu permasalahan yang perlu mendapat perhatian. Penurunan jumlah kunjungan pasien tersebut dapat terjadi karena mutu pelayanan yang belum optimal.Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya persepsi pasien tentang mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso. Jenis penelitian ini deskriptif. Variabel yang diteliti yaitu, bukti langsung, daya tanggap, kehandalan, jaminan dan empati. Jenis data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat. Populasi dalam penelitian ini seluruh pasien yang berkunjung di Puskesmas Tonusu dengan menggunakan rumus estimasi proporsi dan didapatkan sampel berjumlah 44 orang dengan menggunakan metode acidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukan persepsi pasien dari segi bukti langsung yang baik sebanyak 63,6% dan kurang baik sebanyak 36,4%. Daya tanggap sama banyak jumlahnya antara persepsi yang baik dan kurang baik sebanyak 50%. Kehandalan 61,4% dan kurang baik sebanyak 38,6%. Jaminan 63,6% dan kurang baik sebanyak 36,4%. Empati 52,3% dan kurang baik sebanyak 47,7%. Kesimpulan dalam penelitian ini tentang persepsi pasien dalam mutu pelayanan kesehatan dari segi bukti langsung, kehandalan, jaminan dan empati lebih banyak yang merasa puas dibandingkan yang merasa kurang puas.Diharapkan bagi petugas kesehatan yang ada di Puskesmas Tonusu untuk lebih meningkatkan kinerja tenaga sumber daya manusia agar tetap selalu menjaga mutu dari pelayanan kesehatan agar menciptakan persepsi pasien yang baik dalam menilai dan menerima pelayanan kesehatan.
PERAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MINUM OBAT PADA PASIEN YANG MENDERITA PENYAKIT TUBERCULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GIMPU Ibrahim; Sri Purwiningsih
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 22 No 2 (2022): Jurnal Kesmas, September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.643 KB)

Abstract

TB masih menjadi masalah kesehatan global. Sepertiga dari populasi dunia sudah tertular dengan TB dimana sebagian besar penderita TB adalah usia produktif (15-55 tahun).Jumlah penderita TB di Puskesmas Gimpupada bulan Januari-Mei tahun 2019 jumlah penderita TB sebanyak 51 orang, laki-laki sebanyak 29 orang dan perempuan sebanyak 22 orang Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya peran keluarga sebagai PMO pada pasien yang menderita penyakit TB di Wilayah Kerja Puskesmas Gimpu. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah ―bagaimanakahperan keluarga sebagai PMO pada pasien yang menderita penyakit TB di Wilayah Kerja Puskesmas Gimpu?. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 51 responden pada penelitian ini, sebagian responden mempunyai peran yang baik sebagai Pengawas Minum Obat (PMO) pada pasien yang menderita penyakit Tuberculosis yaitu 54,9% dan sebagian kecil mempunyai peran yang kurang baik yaitu 45,1%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalahsebagian besar responden sudah mempunyai peran yang baik sebagai Pengawas Minum Obat pada pasien yang menderita penyakit Tuberculosis di wilayah kerja Puskesmas Gimpu.Saran yaitu diharapkan bagi pihak Puskesmas Gimpu untuk merencanakan kembali program penangulangan Tuberculosis secara terstruktur dan terarah, serta menggerakan seluruh pihak yang terkait agar pemberantasan Tuberculosis dapat terlaksana dengan baik. Selain itu memberikan penyuluhan terhadap keluarga pasien agar keluarga dapat berperan dengan baik sebagai PMO guna mempercepat pemulihan pasien Tuberculosis.
Analisis tingkat masa kerja terhadap motivasi kerja tenaga kesehatan pada masa pandemi Covid-19 Sudirman Sudirman; Subardin AB; Sitti Fajrah; Fitri Arni HR; Desak Eka Susianawati; Fitiriani Fitiriani; Sri Purwiningsih
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 4 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i4.11218

Abstract

Background: The Covid-19 pandemic has increased workload, length of service largely determines the workload received by health workers at the public health center, workload has a high risk of work errors due to standard demands that must be met. High motivation of health workers contributes to the success of their performance, creating good work motivation, will increase the work performance of health workers.Purpose: To analyze the relationship and influence of years of service on the level of work motivation of health workers during the Covid-19 pandemic.Method: This type of research is a quantitative descriptive with a cross-sectional approach, through an observational process. The study population was all health workers who worked at the Anutoluwu Health Center as many as 47 people. The sample is 47 people. The data analysis used is Chi-Square and F test.Results: The study showed that the level of tenure of health workers had a significant relationship to the level of motivation (p-value = 0.050), while the effect of years of service on the motivation of health workers did not directly influence each other where F value = 3.88 (< value of F table 4.05) with a significant level that is not strong (sig. = 0.55).Conclusion: The majority of health workers at the Anutoluwu Health Center, Petasia Barat District, North Morowali Regency are women and have senior service status, the level of service has a relationship with the performance of health workers, but has no direct effect.Keyword: Years of Service; Work Motivation; Health Workers; Covid-19 PandemicPendahuluan: Pandemi Covid-19 meningkatkan beban kerja, masa kerja sangat menentukan beban kerja yang diterima tenaga kesehatan di Puskesmas, beban kerja memiliki risiko kesalahan kerja yang tinggi karena tuntutan standar yang harus dipenuhi. Motivasi tinggi petugas kesehatan berkontribusi pada keberhasilan kinerja mereka, terciptanya motivasi kerja yang baik, akan meningkatkan prestasi kerja petugas kesehatan.Tujuan: Untuk menganalisis hubungan dan pengaruh tingkatan masa kerja terhadap tingkat motivasi kerja petugas kesehatan dimasa pandemi Covid-19. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan crossectional, melalui proses observasional. Populasi penelitian adalah seluruh petugas kesehatan yang bekerja di Puskesmas Anutoluwu sebanyak 47 orang. Sampel sebanyak 47 orang. Analisis data yang digunakan yaitu Chi-Square dan Uji F.Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa tingkatan masa kerja petugas kesehatan memeiliki hubungan yang signifikan terhadap tingkat motivasinya (p-value = 0.050), sementara pengaruh tingkatan masa kerja terhadap motivasi petugas kesehatan tidak secara langsung saling mempengaruhi di mana nilai F = 3.88 (< nilai F tabel 4.05) dengan tingkat signifikan yang tidak kuat (sig.= 0.55).Simpulan: Mayoritas petugas kesehatan di Puskesmas Anutoluwu, Kecamatan Petasia Barat, Kabupaten Morowali Utara adalah perempuan dan memiliki status masa kerja senior, tingkatan masa kerja memiliki hubungan dengan kinerja petugas kesehatan, tetapi tidak berpengaruh secara langsung.
Edukasi Gizi Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara Kota Palu Sri Purwiningsih; Fitri Arni HR HR; Desak Eka Susianawati
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 3 No. 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v3i1.63

Abstract

Pengetahuan terkait kecukupan kebutuhan gizi pada anak sangat bermanfaat untuk mencegah kekurangan gizi pada anak. Kegiatan pengabdian ini telah dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 25 sampai dengan tanggal 27 bulan Oktober tahun 2021 kepada orang tua dan anak di wilayah Puskesmas Sangurara Kota Palu. Total durasi waktu kegiatan selama 8 jam, yang dilaksanakan di Puskesmas Sangurara Kota Palu dan Sekolah Dasar di wilayah Puskesmas Sangurara Kota Palu. Anak-anak siswa-siswi Sekolah Dasar dan orang tua di wilayah kerja Puskesmas Sangurara, memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi mengenai kebutuhan gizi yang seimbang dan siswa-siswi antusias mengikuti penerimaan materi yang diberikan, topik yang paling banyak ingin diketahui oleh siswa yaitu terkait; macam-macam makanan yang mengandung banyak gizi, cara membersihkan makanan yang benar, dan gizi yang ada di jajanan sekolah. Siswa-siswi telah menerima materi edukasi terkait keseimbangan gizi namun masih sangat memerlukan pendampingan terkait tingkat kesehatan yang dapat di bangun melalui asupan gizi.
HUBUNGAN WAKTU TUNGGU PENDAFTARAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS BANPRES SULAWESI TENGAH Sri Purwiningsih; Yhinchin Celtin; Saiful Abodalle
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam isebuah ipelayanan iwaktu itunggu imerupakan isalah isatu ifaktor ipenting iyang imempengaruhi ikenyamanan idan ipersepsi ipasien iyang idapat imenyebabkan iketidakpuasan ipasien iterhadap ipelayanan. iJika iwaktu itunggu ilama imaka iakan imengurangi ikenyamanan ipasien, ibegitupun isebaliknya ijika iwaktu itunggu ipendaftaran icepat imaka imemberikan irasa inyaman idan idapat imemberikan ikepuasan iterhadap ipasien. i iTujuan ipenelitian iini iuntuk imelihat ihubungan iwaktu itunggu ipendaftaran idengan ikepuasan ipasien irawat ijalan idi iPuskesmas iBanpres iSulawesi iTengah iTahun i2025. Jenis ipenelitian iyang idigunakan iadalah ikuantatif ianalatik idengan ipendekatan icross isectional. iMetode ipengambilan isampel idengan icara iAksidental isampling, i ipengumpulan idata idengan iobservasi ipengamatan idan ikuisioner idengan itotal isampel i44 iresponden. iAnalisis iyang idigunakan iadalah iunivariat idan ibivariat idengan iuji iChi-Square. i iHasil iPenelitian iini idiketahui ibahwa iwaktu itunggu ipendaftaran ipasien idengan ikategori ilama isebanyak i28 iresponden i(63,6%) iresponden, idan iwaktu itunggu ipendaftaran ipasien idengan ikategoru itidak ilama i16 iresponden i(36,4%). iAdapun ipeniliaian ikepuasan ipasien iterhadap ipelayanan ididapatkan ipasien imerasa ipuas isebanyak i18 iorang i(40,9%) idan ikurang ipuas isebanyak i26 iorang i(59,1%). iHasil iuji iChi-Square ididapatkan ip-value i0,005<0,05. iKesimpulan idari ipenelitian iini iyaitu iterdapat ihubungan iantara iwaktu itunggu ipendaftaran idengan ikepuasan ipasien irawat ijalan idi iPuskesmas iBanpres iSulawesi iTengah iTahun i2025. iDisarankan ibagi iPuskesmas ilebih imemperhatikan iwaktu itunggu ipasien iketika imendaftar idengan ibekerja ilebih icepat idan itepat isesuai idengan istandar iwaktu itunggu ipendaftaran iyang isudah iditetapkan ioleh iMenkes iRI i(10 imenit), iagar ipasien idapat imerasakan ikenyamanan idan imerasa ipuas iterhadap ipelayanan iyang idiberikan ipetugas.