Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN DAPUR PELEBURAN ALUMINIUM BERBAHAN BAKAR GAS (LPG) Nugroho, Eko; Utomo, Yudi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 6, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.298 KB) | DOI: 10.24127/trb.v6i2.623

Abstract

Industri pengecoran sangat dibutuhkan dalam pengembangan suatu produk, baik permesinan maupun produk rumah tangga. Dapur peleburan logam (furnace) merupakan suatu alat yang penting dalam menghasilkan suatu produk. Dapur peleburan logam yang tersedia di pasaran sangatlah mahal dan susah untuk mendapatkanya karna harus diimpor dari luar negeri, selain itu juga bahan bakar yang digunakan seperti batu bara, minyak tanah, listrik yang ketersedian terbatas dan memerlukan biaya yang cukup mahal. Menjawab permasalahan tersebut maka dalam penelitian ini perlu adanya perancangan dan pembuatan dapur peleburan alumunium yang sederhana, mudah pembuatanya, mudah dipindah – pindahkan (portable) dan yang paling penting adalah murah harganya sehingga dapat dijangkau oleh industri – industri pengecoran skala rumah tangga ataupun skala laboratorium. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membuat serta mengetahui kalor yang dibutuhkan untuk melebur alumunium, mengetahui lama waktu yang digunakan, serta mengetahui efesiensi termal pada dapur peleburan, dan kapasitas produksi. Metode penelitian ini adalah perancangan dan pembuatan dapur peleburan alumunium menggunakan metode pengujian dapur yaitu dengan melelehkan atau meleburkan alumunium bekas dengan menggunakan bahan bakar gas (LPG) yang dibantu udara dari blower yang dilakukan di Laboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Metro. Hasil penelitian adalah kalor yang dibutuhkan untuk melebur alumunium 10 kg yaitu 10925,25 kJ, dengan waktu 1 jam 30 menit dan konsumsi bahan bakar yang digunakan adalah 4,9 kg dengan efesiensi dapur peleburan 4,42 % dan efesiensi termal dapur peleburan 97,8 %. Untuk kapasitas produksi yang dihasilkan dari dapur peleburan alumunium yaitu 9 kg dengan diameter cawan 200 mm dan tinggi 360 mm.Kata Kunci: Dapur Peleburan, Alumunium, Bahan Bakar Gas (LPG), Efesiensi.
STUDI PERBANDINGAN RANCANG CAMPUR BETON NORMAL MENURUT SNI 03-2834-2000 DAN SNI 7656:2012 Agus Santoso; Darmono Darmono; Faqih Ma'arif; Sumarjo H
Inersia : Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 13, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.951 KB) | DOI: 10.21831/inersia.v13i2.17174

Abstract

ABSTRACTThis study examines the design of normal concrete mixtures according to SNI 03-2834-2000 and SNI 7656: 2012. This research is done because SNI 7656: 2012 is an adoption of ACI 211 which requires a mixture considering its economic side. This research was conducted by experimental method in laboratory. In this research, the test object used is concrete cylinder with dimension 150 x 300 mm. The test specimen consists of 2 variants, namely: normal concrete SNI 2000 (BN-00), and normal concrete SNI 2012 (BN-12). Each variant consists of 3 strong compressive specimen plans: 25 MPa, 30MPa, and 35 MPa. Based on the result of the test, it is found that the strength of concrete with the design of SNI 2000 for the compressive strength of 25 MPa (BN-00-25), 30 MPa (BN-00-30) and 35 MPa (BN-00-35) 27.24 MPa, 38.99 MPa, and 44.85 MPa. While the concrete mean press with the design of SNI 2012 for the compressive strength of 25 MPa (BN-12-25), 30 MPa (BN-12-30), and 35 MPa (BN-12-35) plans were 31,43 MPa , 36.54 MPa, and 39.76 MPa. Keywords: mixed design, SNI 03-2834-2000, SNI 7656: 2012, compressive strength   ABSTRAKMakalah ini mengkaji tentang rancang campur beton normal menurut SNI 03-2834-2000 dan SNI 7656:2012. Dilakukannya kajian ini karena SNI 7656:2012 merupakan adopsi dari ACI 211 yang mensyaratkan suatu campuran dengan mempertimbangkan sisi ekonomisnya. Kajian ini dilakukan dengan metode eksperimen di laboratorium. Pada kajian ini benda uji yang digunakan adalah silinder beton dengan dimensi 150 x 300 mm. Benda uji terdiri dari 2 varian yaitu : beton normal SNI 2000 (BN-00), dan beton normal SNI 2012 (BN-12). Tiap varian terdiri dari 3 spesimen kuat tekan rencana yaitu: 25 MPa, 30MPa, dan 35 MPa. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan kuat tekan rerata beton dengan rancangan SNI 2000 untuk kuat tekan rencana 25 MPa (BN-00-25), 30 MPa (BN-00-30), dan 35 MPa (BN-00-35) berturut-turut sebesar 27,24 MPa, 38,99 MPa, dan 44,85 MPa. Sedangkan tekan rerata beton dengan rancangan SNI 2012 untuk kuat tekan rencana 25 MPa (BN-12-25), 30 MPa (BN-12-30), dan 35 MPa (BN-12-35) berturut-turut sebesar 31,43 MPa, 36,54 MPa, dan 39,76 MPa.   Kata kunci: rancang campur, SNI 03-2834-2000, SNI 7656:2012, kuat tekan
PENGARUH KOMUNIKASI DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. PLN (PERSERO) AREA GRESIK Utomo, Yudi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 7 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi dan streskerja terhadap kinerja karyawan secara parsial. Jenis penelitian yang digunakanadalah explanatory research, yaitu penelitian yang menggambarkan hubungan satuvariabel dengan variabel yang lain. Pengumpulan data menggunakan teknikpenyebaran kuisioner dengan jumlah sampel berjumlah 88 orang. Alat analisis yangdigunakan adalah regresi linier berganda dan uji asumsi klasik yang meliputi ujinormalitas, uji multikolonieritas dan uji heteroskedastisitas serta pengujianhipotesis menggunakan uji F dan uji t. Hasil dari penelitian ini adalah: (1)Komunikasi berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan, (2)Stres Kerja berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan. Halini menunjukkan bahwa PT PLN Area Gresik telah menerapkan komunikasi danmenekan stres kerja dengan baik.Kata kunci : Komunikasi, Stres Kerja, Motivasi Kerja, KinerjaKaryawan