Ika Purnamasari
University Of Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Spasial Kekeringan di Jawa Barat Pada Kondisi El Nino Berbasis Metode Palmer Drought Severity Index (PDSI) Ika Purnamasari; Tri Wahyu Saputra; Suci Ristiyana
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 12 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2021.012.01.02

Abstract

Permasalahan hidrometeorologi berupa kekeringan menjadi tantangan yang dihadapi Indonesia, khususnya Jawa Barat. Terjadinya kekeringan di Jawa Barat yang beriklim muson erat kaitannya dengan fenomena El Niño Southern Oscillation (ENSO). Salah satu metode untuk mengukur tingkat kekeringan adalah dengan metode Palmer Drought Severity Index (PDSI). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat kekeringan di wilayah Jawa Barat berdasarkan metode PDSI pada kondisi normal dan El Niño serta membuat peta sebaran tingkat kekeringan. Data curah hujan dari Climate Research Unit (CRU) 2000-2012 digunakan dalam studi ini. Pola spasial penghitungan PDSI kemudian dipetakan berdasarkan musim. Model spasial kekeringan berdasarkan indeks Palmer menunjukkan bahwa puncak kekeringan terjadi pada bulan Juni-Juli-Agustus (JJA) dan September-Oktober-November (SON). Kekeringan merata di seluruh Jawa Barat pada periode Juli hingga Agustus yang berpusat di Jawa Barat bagian utara dari September hingga November. Pada periode Januari hingga Maret, kekeringan hanya terkonsentrasi di sebagian kecil wilayah Jawa Barat bagian barat dan selatan. Peristiwa El Niño pada musim kemarau (Juni- November) meningkatkan parahnya kekeringan di Jawa Barat.
Development of Irrigation Networks Based on Priorities Using the Multiple Attribute Decision Making Method Suci Ristiyana; Tri Wahyu Saputra; Ika Purnamasari; Yagus Wijayanto; Naufal Akbar Alfatah; M. Faris Al-Ghofiqi; Romadhona Destria Putri; Sri Irawan Laras Prasojo
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 14 No. 4 (2025): August 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtepl.v14i4.1359-1368

Abstract

Development of irrigation networks is a crucial element in increasing the efficiency and effectiveness of water distribution for agriculture. This research aims to determine priorities for developing irrigation networks in the Bedadung Irrigation Area, Jember Regency, using the Multiple Attribute Decision Making (MADM) method. This method consider various criteria influencing decision-making, such as physical condition of the channel, land area, water requirements, and level of infrastructure damage. This research involved collecting primary and secondary data through field surveys, interviews with interpreters, as well as reviewing technical and administrative documents related to irrigation networks. Data was analyzed using several MADM techniques, such as Simple Additive Weighting (SAW), Weighted Product (WP), and Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) to obtain the weight of each criterion and determine development priorities. The results show that the main priority for developing irrigation networks in the Bedadung Irrigation Area is repairing primary, secondary, and tertiary canals that are badly damaged, followed by increasing canal capacity to meet water needs in the dry season. Implementation of the results of this research is expected to increase the efficiency of irrigation water distribution, reduce water losses, and increase agricultural productivity.