Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FENOMENOLOGI INTERPRETATIF TENTANG BUDAYA BINGE-DRINKING PADA MAHASISWA BARU DI PERGURUAN TINGGI X Adinda Salsabila Rosandi; Yolivia Irna Aviani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3606-3612

Abstract

Binge-dringking adalah kegiatan mengkonsumsi minuman keras dalam jumlah banyak hingga mabuk. Kegiatan ini dilakukan saat mahasiswa baru menjalani masa orientasi di jurusan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman binge-drinking Mahasiswa baru di perguruan tinggi X. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan interpretative phenomenological analysis (IPA). Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara berdasarkan sudut pandang orang pertama, dengan menggunakan panduan wawancara terhadap tiga orang mahasiswa baru jurusan X di perguruan tinggi X. Penelitian ini menemukan tiga tema induk, yaitu gambaran budaya binge-drinking, faktor binge-drinking, dan dampak binge-drinking. Serta ditekuman dua tema khusus, yaitu religiusitas, dan usaha untuk berteman. Partisipan penelitian ini mengungkapkan ada beberapa hal dalam dirinya yang tidak terpenuhi, seperti perasaan cemas, rasa dikucilkan, perasaan lebih rendah dari orang lain, dan hal negatif lainnya yang menjadikan mereka melakukan binge-drinking. Temuan penelitian juga menemukan adanya perubahan yang terjadi pada diri partisipan tentang sesuatu yang lebih positif setelah melakukan binge-driking. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan tambahan ilmu terutama dalam bidang psikologi sosial.
Improving Early Childhood Emotional Regulation through Colored Light Games: A Play-Based Intervention Approach Yolanda Pahrul; Adinda Salsabila Rosandi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2026): MARCH 2026
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v18i1.9291

Abstract

Emotion regulation in early childhood (ages 4–6) is still developing and often manifests in emotional outbursts and difficulty following classroom instructions. This study investigates the effectiveness of the Lampu Warna (Color Lights) game, a structured play-based learning strategy, in improving children’s emotion regulation.A pretest–posttest control-group design was employed with 32 kindergarten children in Pariaman Regency, West Sumatra, randomly assigned to an experimental group (n = 16) and a control group (n = 16). The intervention consisted of eight sessions (15–20 minutes each), conducted twice weekly over four weeks during circle time. Emotion regulation was measured using the teacher-rated Emotion Regulation Checklist (ERC). Data were analyzed using Wilcoxon signed-rank and Mann–Whitney U tests in JASP (version 19).The experimental group showed a substantial improvement in emotion regulation, with mean scores increasing from 47.88 to 71.06 (W = 0.00; z = −3.516; p 0.001; r = 0.88). The control group exhibited no significant change. Between-group analysis confirmed significantly higher outcomes in the experimental group (U = 256.0; p 0.001; Cliff’s δ = 1.00).The findings indicate that the Lampu Warna game effectively enhances emotion regulation by engaging children in structured, interactive play that supports emotional awareness and control.The Lampu Warna game is an effective play-based intervention for improving emotion regulation in early childhood and offers practical implications for classroom-based socio-emotional learning strategies.