Miftahul Jannah
Universitas Muslim Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PROMOSI KESEHATAN DALAM PROGRAM KOTA LAYAK ANAK BIDANG KESEHATAN DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN LUWU TIMUR Miftahul Jannah; Fitriani Abdal; Mulidia Puspitasari; Jumriana Ibriani
Jurnal Mitrasehat Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v13i1.405

Abstract

Latar belakang: Program Kota Layak Anak pada Kabupaten Luwu Timur belum sepenuhnya berjalan berjalan secara maksimal karena masih banyak kendala karena belum ada tanggung jawab penuh dari Dinas Kesehatan. Tujuan: Untuk mendapatkan informasi secara mendalam, mengkaji dan menganalisis mengenai strategi promosi kesehatan dalam program Kota Layak Anak bidang kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur. Metode: Penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data di peroleh dari 5 informan biasa terdiri dari petugas Promosi Kesehatan, petugas kesehatan lingkungan, petugas Gizi dan KIA di Dinas Kesehatan, 1 informan kunci penggung Jawab KLA di Dinas Kesehatan,dan 4 informan pendukung dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, tokoh masyarakat dan Pihak Kecamatan dari kecamatan Malili. Hasil: Penelitian ini menunjukkan 1) Advokasi, belum dilakukan secara maksimal mengenai KLA bidang kesehatan dari pihak Dinas Kesehatan 2) Dukungan Sosial pada program kota layak anak bidang kesehatan di Luwu Timur belum ada kegiatan terkait dukungan sosial yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan, 3) Gerakan masyarakat, hanya berupa kegiatan-kegiatan lanjutan seperti pemenuhan hak gizi untuk anak-anak serta, pencegahan stunting. 4) Kemitraan, sudah ada bermitra dengan organisasi dan dunia usaha yang dilakukan oleh Dinas kesehatan, kecuali dengan lintas sektor seperti Puskesmas dan Satpol PP dalam kawasan tanpa rokok, sementara dari Dinas Sosial mengatakan bahwa telah bermitra dengan semua OPD, PT vale dan Asosiasi Perusahaan sahabat Anak. Kesimpulan: Strategi promosi kesehatan dalam Program Kota Layak Anak bidang kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur belum berjalan secara optimal ,karena yang dilakukan selama ini hanya merupakan program pokok dari dinas kesehatan yang dilakukan oleh semua Puskesmas, tidak mengkhusus bahwa itu kegiatan layak anak.
Perbandingan Metode SAW dan TOPSIS dalam Menentukan Lokasi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Sampah di Kota Makassar Nia Kurniati; Mardiyyah Hasnawi; Syahrul Mubarak Abdullah; Miftahul Jannah
Inventor: Jurnal Inovasi dan Tren Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 4 No. 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/inventor.v4i2.5074

Abstract

Keterbatasan fasilitas serta belum optimalnya kriteria penentuan lokasi tempat pembuangan sementara (TPS) sampah di Kota Makassar berpotensi memicu permasalahan lingkungan dan sosial akibat lonjakan volume sampah. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dalam menentukan alternatif lokasi TPS yang paling strategis. Evaluasi dilakukan terhadap lima kandidat lokasi (Panambungan, Manggala, Bulurokeng, Tamalanrea, dan Tamangapa) berbasis enam kriteria teknis-lingkungan, meliputi Luas Lahan, Kondisi Jalan, Jarak dari Pemukiman, Jarak dari Sungai, Jarak dari Jalan Raya, dan Kepemilikan Aset. Hasil komparasi menunjukkan bahwa kedua algoritma menghasilkan urutan pemeringkatan yang sepenuhnya konsisten dan konvergen. Kawasan Manggala terpilih sebagai lokasi paling strategis dengan nilai preferensi tertinggi pada kedua metode, yaitu 0,97 pada SAW dan 0,70921 pada TOPSIS. Implikasi dari penelitian ini membuktikan bahwa Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis komparasi terbukti efektif menggantikan proses penilaian konvensional yang bersifat subjektif, sekaligus menyediakan instrumen evaluasi yang akurat, transparan, dan terukur bagi Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar.