Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENGETAHUAN, KEPATUHAN, DAN PROSEDUR TERHADAP IMPLEMENTASI KLAIM INACBG’S DENGAN KOMUNIKASI TERBUKA TENTANG KENDALI MUTU DAN BIAYA SEBAGAI VARIABEL MODERASI DI RUMAH SAKIT X SERANG Rekha Rakhma Hidayah; Fresley Hutapea; Aprilita Rina Yanti Eff
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 8 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i8.2023.4131-4148

Abstract

Implementasi BPJS RS X Serang masih terdapat masalah-masalah terutama terkait klaim INACBG’s seperti adanya missed komunikasi, pengetahuan yang masih kurang, SOP (birokrasi) yang tidak berjalan dengan baik, kurangnya kepatuhan (disposisi) petugas dalam menjalankan peraturan sehingga berdampak pada besaran klaim yang dapat merugikan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan, kepatuhan, dan prosedur terhadap implementasi klaim INACBG’s dengan komunikasi terbuka tentang kendali mutu dan biaya sebagai variabel moderasi di rumah sakit X Serang. Jenis Penelitian ini adalah penelitian survei yang bersifat analitik kuantitatif pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 70 orang yang di ambil menggunakan stratified random sampling. Data di peroleh dengan menggunkan kuesioner dan analisis dengan uji jalur pada α=5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, kepatuhan, dan prosedur terhadap implementasi klaim inacbg’s dengan komunikasi terbuka tentang kendali mutu dan biaya sebagai variabel moderasi berpengaruh signifikan terhadap implementasi klaim INA CBG’s. R square sebesar 0,925, artinya variabel tersebut dapat menjelaskan pengaruh terhadap variabel implementasi kebijakan JKN tentang klaim INA CBG’s sebesar 92.5% %. Disarankan kepada pihak manajemen meningkatkan kualitas, sumber daya dan profesionalisme pegawai agar dapat menjalankan implementasi kebijakan JKN tentang klaim INA CBG’s dengan lebih baik sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan dan pendapatan rumah sakit.
Kondisi Fasilitas Sebagai Faktor Paling Dominan Terhadap Niat Menggunakan Rekam Medis Elektronik Serta Ketidaksignifikanan Peran Sikap Sebagai Mediator Harapan Kinerja di RSPPN Soedirman Kemhan Premia Utianty; Fresley Hutapea; Rokiah Kusumapradja
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7281

Abstract

Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di RSPPN Soedirman Kemhan yang dimulai pada akhir tahun 2023 masih menghadapi berbagai kendala sehingga belum berjalan optimal. Penelitian terkait faktor-faktor yang memengaruhi niat penggunaan RME, khususnya dengan melibatkan sikap sebagai variabel intervening, juga belum pernah dilakukan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh harapan kinerja, harapan usaha, pengaruh sosial, dan kondisi fasilitas terhadap niat menggunakan RME dengan sikap sebagai variabel mediasi pada perawat di Instalasi Rawat Jalan RSPPN Soedirman Kemhan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel berjumlah 61 perawat yang telah bekerja minimal satu tahun. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel independen, yaitu harapan kinerja, harapan usaha, pengaruh sosial, dan kondisi fasilitas, terbukti berpengaruh signifikan terhadap niat menggunakan RME melalui sikap sebagai variabel intervening. Hal ini mengindikasikan bahwa niat tenaga kesehatan untuk menggunakan RME tidak hanya dipengaruhi manfaat, kemudahan, dukungan sosial, dan infrastruktur yang tersedia, tetapi juga ditentukan oleh sikap positif mereka terhadap sistem. Oleh karena itu, manajemen rumah sakit perlu memperkuat aspek teknis, sosial, dan psikologis agar sikap tenaga kesehatan semakin mendukung implementasi RME secara berkelanjutan.