Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rumput Gajah Sebagai Bahan Pakan Unggul bagi Ternak Ruminansia di Desa Sumber Mulya, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau Muhammad Rido
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i2.1076

Abstract

Desa Sumber Mulya adalah salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Bulik. Secara administratif Desa Sumber Mulya masuk dalam wilayah Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah. Kegiatan ekonomi di Desa Sumber Mulya sebagian besar adalah perkebunan dan juga peternakan sapi potong. Dalam usaha peternakan sapi potong, peternak sering kali terkendala pakan hijauan. Pakan hijauan sangat penting dalam mendukung usaha ternak ruminansia di Desa Sumber Mulya. Penyuluhan tentang hijauan pakan unggul yaitu rumput gajah perlu dilakukan agar peternak tidak terkendala lagi dengan ketersediaan pakan hijauan. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan proses identifikasi lokasi pengabdian, kemudian dilakukan kunjungan dan wawancara dengan kepala desa yang selajutnya dilakukan Pengabdian kepada Masyarakat. Hasil kegiatan penyuluhan rumput gajah sebagai bahan pakan unggul bagi ternak rumiansia adalah para peserta bersemangat dan antusias dalam kegiatan pengabdian ini, dan menambah daya tarik mereka terhadap rumput gajah agar pakan ternaknya tercukupi. Diharapkan dari kegiatan ini peternak dapat memperhatikan kecukupan hijauan pakan ternaknya dan menanam rumput gajah dilahan yang tidak terpakai ataupun lahan marginal sebagai pakan ternak.
Pentingnya Hijauan Pakan untuk Mendukung Usaha Ternak Potong di Desa E2 (Sumber Mulya) Muhammad Rido; Nurliani Erni
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i3.1314

Abstract

One of the communities in Central Kalimantan's Bulik District, Lamandau Regency, is Sumber Mulya Village. In general, the oil palm plantation industry, along with a number of fishing and cattle enterprises, make up the community's economy. There is currently no broiler poultry company in the neighborhood; instead, the livestock industry consists of ruminant animals like cows and goats. Implementing community service has as its goal raising public awareness of the value of fodder in the beef cattle industry. Utilizing methods of counseling and discussion, the implementation was carried out. The procedure of locating the service area is the first step in carrying out the activity. This is followed by community service and visits and interviews with the village chief. Breeders in E2 Village (Sumber Mulya) became more interested in the kinds of forages that could produce high yields as a result of the outreach activities on the importance of forage to support the beef cattle business. Breeders were also very eager to discuss the challenges they faced when raising their livestock. It is believed that by engaging in this activity, breeders will become more aware of the importance of feed to their livestock's ability to produce at their peak.