Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Program Latihan Fisioterapi Pada Penderita Stroke Di Posyandu Lansia Desa Sanggung Taufik Eko Susilo; Ni'mah Hastuti; Anggitya Widyastuti; Rosalia Putri Hidayat; Indy Viorohma Asinta Zahra; Lintang Ayininggar; Arif Pristianto
Community : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3 No 3 (2023): November : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/community.v3i3.371

Abstract

One of the health problems is stroke. Stroke is a disease affecting the body's movement and functional systems which is the main factor in neurological disorders. Stroke is the second highest cause of death and the third leading cause of disability at world level. Stroke can affect the whole body such as paralysis, impaired cognitive function, difficulty speaking, emotional difficulties, pain and problems in daily life activities. Posyandu Ngudi Saras is one of the posyandu for the elderly in Sanggung Village. There is a shortage of physiotherapists in this place, which is one of the obstacles faced by residents in Sanggung Village. Apart from that, there is a lack of education about physiotherapy exercise programs, especially for stroke sufferers. This can be seen from the patient not continuing the exercise program at home so that his condition worsens and when carrying out activities he depends on other people. Based on these problems, we offer a solution by providing education about physiotherapy exercise programs from sitting to standing and from standing to walking to patients and families. This physiotherapy exercise program is useful for increasing the patient's independence in carrying out activities, especially when walking and standing. Activities are carried out door to door in the homes of stroke sufferers and with an interpersonal approach. Community service through this form of educational activity has been carried out and can increase the knowledge of stroke sufferers and their families.
EDUKASI “CEGAH STUNTING DENGAN SLOGAN GROGOL” UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN STUNTING PADA KELUARGA BERISIKO STUNTING DI DESA GROGOL, SUKOHARJO Hanifah Imtiyas; Aldila Lutfi Asmarasikha; Indy Viorohma Asinta Zahra; Amelinda Putri Larasati; Davinka Aliyya Suprihono; Annisa Salsabiila Sayida Rohma; Dinar Nurhayati; Mariska Nuri Sholikhah; Aurrell Adna Kusuma; Ellysa August Kartikasari; Ahmad Rijani; Feri Irawan
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1. No. 3, September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i3.6082

Abstract

Desa Grogol, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo terdapat permasalahan kesehatan yang menjadi fokus utama yaitu 20 anak terindikasi stunting dan 5 dari 20 ibu hamil mengalami anemia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pencegahan stunting pada keluarga berisiko stunting. Pengetahuan orang tua yang masih rendah terkait stunting menjadi salah satu faktor angka stunting di Desa Grogol masih terus ada. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan ibu kader pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) Desa Grogol dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi, kegiatan dilakukan melalui tahapan yaitu : (1) survei lapangan; (2) persiapan pelaksanaan; (3) pre-test; (4) edukasi stunting; (5) diskusi; (6) post-test. Evaluasi kegiatan menggunakan pre-test dan post-test dengan media Presentasi Power Point, pemberian leaflet, dan pemberian poster kepada desa. Hasil kegiatan menunjukkan pre-test 6 orang dengan kategori kurang paham dan 10 orang kategori paham. Setelah diberikan penyuluhan didapatkan peningkatan nilai yaitu 16 orang dengan kategori paham. Didapatkan rata – rata skor pre-test sebesar 9,06 sedangkan rata – rata skor post-test sebesar 11,94. Ibu yang mengalami peningkatan pengetahuan sebanyak 16 orang. Sehingga dari data tersebut didapatkan hasil bahwa pemahaman ibu hamil tentang stunting meningkat. Kesimpulan: kegiatan penyuluhan stunting dengan slogan Grogol dapat meningkatkan pengetahuan pencegahan stunting pada keluarga berisiko stunting di Desa Grogol.