Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI “CEGAH STUNTING DENGAN SLOGAN GROGOL” UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN STUNTING PADA KELUARGA BERISIKO STUNTING DI DESA GROGOL, SUKOHARJO Hanifah Imtiyas; Aldila Lutfi Asmarasikha; Indy Viorohma Asinta Zahra; Amelinda Putri Larasati; Davinka Aliyya Suprihono; Annisa Salsabiila Sayida Rohma; Dinar Nurhayati; Mariska Nuri Sholikhah; Aurrell Adna Kusuma; Ellysa August Kartikasari; Ahmad Rijani; Feri Irawan
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1. No. 3, September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i3.6082

Abstract

Desa Grogol, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo terdapat permasalahan kesehatan yang menjadi fokus utama yaitu 20 anak terindikasi stunting dan 5 dari 20 ibu hamil mengalami anemia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pencegahan stunting pada keluarga berisiko stunting. Pengetahuan orang tua yang masih rendah terkait stunting menjadi salah satu faktor angka stunting di Desa Grogol masih terus ada. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan ibu kader pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) Desa Grogol dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi, kegiatan dilakukan melalui tahapan yaitu : (1) survei lapangan; (2) persiapan pelaksanaan; (3) pre-test; (4) edukasi stunting; (5) diskusi; (6) post-test. Evaluasi kegiatan menggunakan pre-test dan post-test dengan media Presentasi Power Point, pemberian leaflet, dan pemberian poster kepada desa. Hasil kegiatan menunjukkan pre-test 6 orang dengan kategori kurang paham dan 10 orang kategori paham. Setelah diberikan penyuluhan didapatkan peningkatan nilai yaitu 16 orang dengan kategori paham. Didapatkan rata – rata skor pre-test sebesar 9,06 sedangkan rata – rata skor post-test sebesar 11,94. Ibu yang mengalami peningkatan pengetahuan sebanyak 16 orang. Sehingga dari data tersebut didapatkan hasil bahwa pemahaman ibu hamil tentang stunting meningkat. Kesimpulan: kegiatan penyuluhan stunting dengan slogan Grogol dapat meningkatkan pengetahuan pencegahan stunting pada keluarga berisiko stunting di Desa Grogol.
Application of 432 Hz Frequency Music Therapy on Changes in Anxiety Levels in Pre-Operating Hernia Patients: A Case Report Dinar Nurhayati; Beti Kristinawati
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 5 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i5.2281

Abstract

Preoperative anxiety is a common psychological response among surgical patients and may be associated with physiological changes, including increased blood pressure, pulse rate, and respiratory rate. Music therapy has been used as a non-pharmacological nursing intervention to promote relaxation; however, evidence on the use of 432 Hz music therapy in preoperative hernia patients remains limited. This case report aimed to describe changes in anxiety levels, information needs, and vital signs following 432 Hz music therapy in a preoperative patient with an inguinal hernia. This study used a descriptive case report design involving one 63-year-old male patient diagnosed with a left lateral inguinal hernia who experienced preoperative anxiety. Data were collected through interviews, observations, vital sign measurements, and medical record reviews. Anxiety and information needs were assessed before and after the intervention using the Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS). The intervention consisted of 10 minutes of instrumental music therapy tuned to 432 Hz in the preoperative room. The data were analyzed descriptively to identify changes in anxiety levels, information needs, and physiological parameters before and after the intervention. After the intervention, the APAIS anxiety score decreased from 18 to 13, although it remained within the preoperative anxiety category. The APAIS information needs score decreased from 8 to 6, indicating a shift from high to moderate information needs. Physiological changes were also observed, including decreases in blood pressure from 170/80 mmHg to 136/84 mmHg, pulse rate from 100 to 92 beats per minute, and respiratory rate from 22 to 18 breaths per minute. The application of 432 Hz music therapy was associated with decreased anxiety scores, information needs, and several vital sign parameters in this preoperative hernia patient. However, because this report involved a single case without a comparison group, the findings should be interpreted cautiously and cannot be generalised.