Muhamad Sholeh
Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TATA KELOLA WISATA KAMPUNG BUAH DI DESA NGETOS KECAMATAN NGETOS KABUPATEN NGANJUK DITINJAU DARI PESPEKTIF EKONOMI ISLAM Muklas Ary Sona; M. Wiji Purnomo; Muhamad Sholeh
Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/jdes.v10i2.700

Abstract

Ekonomi wisata harus tetap menggunakan prinsip-prinsip syariah dalam Tata Kelola atau manajemen dalam menjalankan usaha wisata dengan tujuan menjaga dan mengembangkan potensi alam. Fokus masalah dalam penelitian ini, bagaimana pelaksanaan dan system Kerjasama dalam Tata Kelola Wisata Kampung Buah Di Desa Ngetos Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan dengan jenis pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data primer dari hasil wawancara dengan pengelola wisata. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan teori Miles dan Huberman dengan Teknik keabsahan data menggunakan triagulasi data. Hasil Penelitian menunjukkan : 1. Pelaksanaan Tata Kelola Wisata Kampung Buah Di Desa Ngetos Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam sudah menerapkan sistem perekonomian islam, dibuktikan dengan peran serta panitia (POKDARWIS) sebagai simsar atau penghubung dengan menggunakan akad-akad tertentu untuk bertransaksi kepada masyarakat sekitar maupun Tata Kelola usaha yang ada. 2. Kendala yang dihadapi selama ini adalah keterbatasan dana dalam mengembangkan dan melengkapi wahana dalam meningkatkan daya tarik wisatawan dan kurangnya kesadaran wisatawan yang terkadang kurang memperhatikan. 3. Sistem kerjasama yang terjalin adalah pihak panitia bertindak sebagai perantara atau pengepul dalam menjualkan hasil panen dan menjalin kersama dengan berbagai pihak dalam mewujudkan wisata Islami yang halal dan berkesinambungan