Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi dan Tingkat Kompetensi Perawat mengenai Kebutuhan Spiritual Pasien di Instalasi Gawat Darurat Ahmad Muzaki; Windra Bangun Sucipto; Nani Wahyuni
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i1.1697

Abstract

Cepatnya pergantian dan padatnya pasien yang ada di instalasi gawat darurat kadang menyebabkan perawat kurang optimal dalam memberikan layanan asuhan keperawatan kebutuhan spiritual kepada pasien. Hal ini dapat mempengaruhi kecakapan serta persepsi perawat dalam melakukan kompetensi asuhan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk. mengetahui persepsi dan tingkat kompetensi perawat tentang kebutuhan spiritual pasien di instalasi gawat darurat RSUD.Prembun. Penelitian ini termasuk dalam studi deskriptif survei. Sampel diambilĀ  menggunakan teknik total sampling dan diperoleh 15 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah spiritual care giving scale dan spiritual care competence scale. Analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil yang didapatkan dalam penelitian adalah menunjukkan seluruh perawat instalasi gawat darurat RSUD.Prembun memiliki persepsi kebutuhan spiritual dan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien adalah hal yang sangat penting. (100%), lebih dari separuh aspek dalam pemenuhan kebutuhan spiritual juga dipersepsikan sangat penting, sedangkan hasil gambaran kompetensi spiritual perawat didapatkan. kompetensi tinggi 60%, kompetensi sedang 33,3% dan kompetensi rendah 6,7%. Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini adalah seluruh perawat mempersepsikan kebutuhan spiritual dan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien sebagai hal yang sangat penting, sedangkan kategori kompetensi spiritual pada perawat mayoritas memiliki kategori kompetensi tinggi.
The Effect of Spiritual Emotional Freedom Technique and Music Therapy on Reducing Anxiety in Cardiovascular Patients in the Emergency Department Ahmad Muzaki; Mugihartadi Mugihartadi; Windra Bangun Sucipto; Bimo Saputro
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.4851

Abstract

Patients and crowded procedures have the potential to increase discomfort and cause patient anxiety in the emergency room. SEFT therapy is a spiritual therapy that can reduce anxiety without risk. The development of music therapy has a therapeutic effect in overcoming anxiety disorders. Objective: This study aims to determine the effect of SEFT therapy and music therapy on reducing anxiety in cardiovascular patients in the emergency room at Prembun Regional Hospital. Method: The design in this research uses a pre-experiment with a one group pre-post test design approach. The total sample of 25 people was taken using purposive sampling technique. The data analysis used was a paired sample t-test. Results: Cardiovascular patient anxiety before being given SEFT therapy and music therapy was in the category of moderate anxiety disorder (40.0%). Most of the patient anxiety after being given SEFT therapy and music therapy was at a non-anxious level, namely 14 people (56%). Conclusion: Based on the results of the study, it was found that there was a decrease in the level of anxiety in patients after being given SEFT therapy and music therapy with a p-value of 0.000.