Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

TINJAUAN KINERJA RUAS JALAN TERHADAP LALULINTAS HARIAN RATA-RATA (LHRT) (Studi Kasus: Ruas Jalan H.Andi Kaddi Raja Kota Palopo) Hasbi, Hasbi
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 10 No. 2 (2022): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v10i2.303

Abstract

Abstrack: Tinjauan Kinerja Ruas Jalan Terhadap Lalulintas Harian Rata-Rata (Studi Kasus: Ruas Jalan H.Andi Kaddi Raja Kota Palopo). Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang sangat penting bagi masyarakat untuk menghubungkan suatu daerah dengan daerah lainnya. Jalan kolektor Merupakan prasarana jalan umum yang berfungsi untuk melayani jaln kolektor atau pembagi dengan ciri perjalanan jarak menengah, kecepatan rata-rata sedang, dan jumlah jalan yang terbatas. Dengan kecepatan rencana > 40 km/jam, lebar jalan > 7,0 m. Kapasitas jalan lebih besar atau sama dengan volume lalu lintas rata-rata. Volume lalu lintas didefinisikan sebagai jumlah kendaraan yang melewati suatu titik pada suatu ruas jalan selama selang waktu tertentu. Jalan masuk dibatasi secara efisien sehingga kecepatan desain dan kapasitas jalan tidak boleh terganggu oleh aktivitas lokal. Tujuan penelitian ini adalah menghitung volume lalu lintas harian rata-rata (LHR per minggu), menghitung kinerja kecepatan dan menentukan kapasitas Jalan H. Andi Kaddi Raja Kota Palopo. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan instrumen Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), Bina Marga 1997. Hasil penelitian ini; Volume kendaraan maksimal yang melintas terdapat pada hari Jumat dan Sabtu sebanyak 147 kendaraan/minggu. sedangkan volume kendaraan yang melintas terendah terjadi pada hari selasa dengan jumlah kendaraan sebanyak sebanyak 111 kendaraan/minggu, kapasitas ruas Jalan H. Andi Kaddi Raja Kota Palopo adalah 2915.892 smp/jam. nilai kecepatan pada ruas jalan H. Andi Kaddi Raja Kota Palopo adalah 40,50 km/jam. Kata Kunci: Volume Lalu Lintas Harian (LHRT) dan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), Bina Marga 1997 Abstract: Overview of Road Performance Against Average Daily Traffic (Case Study: H.Andi Kaddi Raja Road Section, Palopo City). Roads are a very important land transportation infrastructure for the community to connect one area to another. Collector road Is a public road infrastructure that serves to serve collector or divider roads with the characteristics of medium distance travel, medium average speed, and a limited number of roads. With design speed > 40 km/hour, road width > 7.0 m. Road capacity is greater than or equal to the average traffic volume. Traffic volume is defined as the number of vehicles that pass a point on a road segment during a certain time interval. The driveway is efficiently restricted so that the design speed and capacity of the road should not be disturbed by local activities. The purpose of this study is to calculate the average daily traffic volume (LHR per week), calculate speed performance and determine the capacity of Jalan H. Andi Kaddi Raja Palopo City. . This research method is descriptive quantitative, using the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI) instrument, Bina Marga 1997. The results of this study; The maximum volume of vehicles that pass on Friday and Saturday is 147 vehicles/week. while the lowest volume of passing vehicles occurred on Tuesday with a total of 111 vehicles/week, the capacity of Jalan H. Andi Kaddi Raja Palopo City was 2915,892 pcu/hour. the speed value on the H. Andi Kaddi Raja road section of Palopo City is 40.50 km/hour. Keywords: Daily Traffic Volume (LHRT) and Indonesian Road Capacity Manual (MKJI), Bina Marga 1997
Analisis Tingkat Kerusakan Jalan Menggunakan Metode PCI dan Bina Marga Kota: Studi Kasus Jl. Andi Kambo, Kelurahan Salekoe, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo Mus, Muhammad Rifai; Hasbi, Hasbi; Arnol, Irwan
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i3.7958

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat kerusakan permukaan jalan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dan Bina Marga serta faktor utama penyebab terjadinya kerusakan pada ruas jalan Andi Kambo, Kelurahan Salekoe, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi secara langsung dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerusakan permukaan jalan berdasarkan metode Pavement Condition Index (PCI) dan Bina Marga secara serempak menempatkan pada tingkatan sedang dengan nilai masing-masing sebesar 44,92 dan 6,2. Uji regresi dan korelasi terhadap lima variabel faktor penyebab kerusakan permukaan jalan tidak menemukan pengaruh yang kuat dan signifikan akibat permasalahan multikolinearitas, namun arah hubungan koefisien regresi menunjukkan bahwa peningkatan beban lalu lintas dan curah hujan cenderung menunjukkan korelasi terhadap penurunan kondisi perkerasan jalan. The purpose of this study was to analyze the level of road surface damage using the Pavement Condition Index (PCI) and Bina Marga methods and the main factors causing damage on the Andi Kambo road section in Salekoe Village, Wara Timur District, Palopo City. The research method used was direct observation with a quantitative approach. The results showed that the level of road surface damage based on the Pavement Condition Index (PCI) and Bina Marga methods simultaneously placed it at a moderate level with values of 44.92 and 6.2, respectively. Regression and correlation tests on the five variables causing road surface damage did not find a strong and significant influence due to multicollinearity issues. However, the direction of the regression coefficient relationship indicated that increasing traffic load (ESAL) and rainfall tended to correlate with a decline in road pavement condition.