Nurul Hasanah
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KEJADIAN KECELAKAAN KERJA : KAJIAN LITERATUR Tarisa Nazlita Saragih; Khairunisa Ramadani; Nurul Hasanah; Yunita Anggraini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16259

Abstract

Pengetahuan keselamatan dan kesehatan kerja adalah informasi yang dapat mewaspadai seorang pekerja terhadap kemungkinan adanya bahaya di setiap tempat kerja, baik ringan maupun berat, termasuk bahaya kecelakaan kerja yang dapat dihasilkan oleh perilaku manusia yang tidak aman (unsafe behavior) dan sisanya yang dihasilkan dari kondisi tidak aman (unsave condition). Berkaitan dengan masalah kecelakaan kerja tersebut, Indonesia membentuk landasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Landasan tersebut juga diperkuat dengan keluarnya Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, yang tertuang dalam pasal 164–165 tentang Kesehatan Kerja bahwa semua tempat kerja wajib menyelenggarakan upaya kesehatan baik di sektor formal maupun informal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap kejadian kecelakaan kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sistematik  PRISMA  (Preferred  Reporting  Items  for Systematic  Review) dengan menggunakan database Google Scholar  sebagai  sumber  data  yang  kemudian ditemukan  5  artikel  penelitian  yang  terpilih. Hasil literature review dari lima artikel tentang pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap kejadian kecelakaan kerja disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan K3 terhadap kejadian kecelakaan kerja. Kesimpulan yang diperoleh dari literature review lima artikel tersebut menunjukkan  bahwa  semakin  tinggi  tingkat  pengetahuan K3 pekerja maka kecelakaan kerja akan semakin rendah dan semakin  rendah tingkat pengetahuan K3 pekerja maka kecelakaan kerja akan semakin tinggi.
PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI INDUSTRI PT KREASI LUTVI Lisa Anggriani Tanjung; Khairunisa Ramadani; Nurul Hasanah; Siti Halijah; Tarisa Nazlita Saragih; Yunita Anggraini
Jurnal Kesehatan Sejahtera Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : SUAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan isu yang sangat penting di berbagai industri di seluruh dunia. Kurangnya kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya K3 di kalangan karyawan dan manajemen perusahaan juga menjadi salah satu faktor kurangnya program K3 di industri di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk megevaluasi implementasi program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT. Kreasi Lutvi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Adapun metode yang digunakan yaitu metode wawancara dan observasi. Populasi penelitian ini merupakan pekerja di PT. Kreasi Lutvi. Sampelnya sebanyak 5 orang. Hasil penelitian diperoleh Program K3 di PT. Kreasi Lutvi mencakup pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja, prosedur keselamatan, dan pelatihan operasional. Namun, beberapa area yang perlu diperbaiki, seperti peningkatan kesadaran bahaya dan risiko, pelaksanaan audit K3, serta penggunaan APD yang lebih baik. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada tindakan penyadaran yang jelas dari perusahaan terkait risiko bahaya yang ada di tempat kerja. Namun, Kecelakaan kerja yang terjadi belum sampai menimbulkan kecacatan ataupun kematian, sehingga belum adanya tindakan dalam pelaporan serta investigasi kecelakaan kerja