Tiara Nanda Puspita Tanjung
Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROGRAM JKN DALAM PENCAPAIAN UHC (UNIVERSAL HEALTH COVERAGE) DI KABUPATEN SIMALUNGUN Nurhesti Sipahutar; Ade Suri Lestari; Tiara Nanda Puspita Tanjung; Sabrina Renanda; Fitriani Pramita Gurning
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16632

Abstract

Dalam pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ternyata masih banyak wilayah/daerah yang penduduknya belum ter-cover oleh JKN dan belum mencapai indikator UHC, yaitu kurang lebih 16 dari Provinsi termasuk di didalamnya wilayah Sumatera Utara. Untuk itu Kementerian Kesehatan RI memeberikan dorongan agar seluruh Pemda untuk dapat segera mengejar cakupan kepesertaan di daerahnya dan diintegrasikan dengan Program JKN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah survei data. Adapun sumber data yang digunakan merupakan data sekunder dengan teknik analisis data berupa statistik deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencapaian program JKN dalam angka UHC di kabupaten Simalungun, provinsi Sumatera Utara. Peserta yang memiliki BPJS di Kabupaten Simalungun baik yang PBI maupun Non PBI sebanyak 515.514 jiwa penduduk. Hal ini sesuai dengan data kepemilikan BPJS Kabupaten Simalungun tahun 2021. Berdasarkan hasil analisis statistik persentase kepemilikan BPJS di Kabupaten Simalungun sebesar 51, 36%. Kabupaten Simalungun juga memiliki Jamkesda, namun sayangnya penduduk yang tercover hanya 2,29 % dari total keseluruhan. Maka berdasarkan persentase diatas dapat disimpulkan bahwa Kabupaten Simalungun belum mencapai keberhasilan indikator Universal Health Coverage.
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA 2023 Tiara Nanda Puspita Tanjung; Annisyafira Nasution; Aja Mutiara Arini; Annisa Ul Husna; Indah Khairunnisa; Luthfyta Ananda; Nia Melfaizzah; Nurmala Novita Sari; Putri Syahrani; Putri Zahra Aminah; Rizky Irhamna; Sri Wahyuni; Saskia Khairina; Sabrina Renanda; Silvia Ade Yulia; Zulfa Amira
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16800

Abstract

Berdasarkan hasil survey nasional, proporsi rumah tangga dengan PHBS baik adalah 32,3%, tertinggi di DKI Jakarta (56,8%) dan terendah di Papua (16,4%)Di lingkungan kampus. Jumlah uang saku yang lebih besar membuat mahasiswa sering mengonsumsi makanan jajanan yang mereka sukai tanpa menghiraukan kandungan gizinya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Juli tahun 2023 di Kampus IV Universitas Islam Negeri Sumatra Utara. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan edukasi ini yaitu berupa pemahaman mahasiswa mengenai PHBS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui  seberapa besar pemahamam mahasiswa UIN Sumatera Utara mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara dan ceramah dengan sampel sebanyak 40 orang. Hasil dari program edukasi PHBS menunjukkan peningkatan pengetahuan mahasiswa tentang praktik-praktik PHBS. Sebelum program, mayoritas mahasiswa memiliki pengetahuan yang terbatas tentang PHBS. Program edukasi PHBS pada mahasiswa memiliki hasil yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan mereka tentang PHBS, merangsang perubahan perilaku yang positif, meningkatkan kesadaran dan kesadaran kolektif, serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Institusi pendidikan perlu mendukung dan melibatkan mahasiswa dalam program PHBS, sambil menjaga kontinuitas dan melakukan tindak lanjut yang berkelanjutan.