Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA MAHASISWA ANGKATAN 2020 FK UNIMUS PADA TAHUN PERTAMA Anggita Nur Fadila; Ratih Widyawati; Wijayanti Fuad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17575

Abstract

Insomnia yaitu rasa tidak puas terhadap kualitas dan kuantitas tidur dengan kesulitan dalam mempertahankan ataupun memulai tidur. Penyebab umum dari insomnia salah satunya adalah kecemasan. Mahasiswa kedokteran rentan mengalami kecemasan, dimana pendidikan kedokteran mempunyai sistem pembelajaran yang berbeda daripada pendidikan di fakultas yang lain. Kecemasan bisa berpengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa, sebab kecemasan cenderung menghasilkan distorsi persepsi dan kebingungan. Sehingga tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan kejadian insomnia pada mahasiswa fakultas kedokteran di tahun pertama. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2021 di Universitas Muhammadiyah Semarang. Penelitian ini mempergunakan desain observasional analitik memanfaatkan pendekatan cross sectional dengan populasi sebesar 145 mahasiswa FK UNIMUS pada tahun pertama dan didapatkan sampel penelitian 102 mahasiswa kedokteran yang diperoleh melalui simple random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner ZRAS dan KSPBJ Insomnia Rating Scale. Data dianalisis menggunakan korelasi rank spearmen. Dari hasil penelitian didapatkan yaitu mayoritas mahasiswa kedokteran mengalami kecemasan. Hasil analisis diperoleh nilai koefisien korelasi antara tingkat kecemasan dengan kejadian insomnia pada mahasiswa kedokteran sebesar 0,498 dengan p value = 0,000 (p value < 0,05). Ada hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kejadian insomnia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang tahun pertama.
Hubungan Dukungan Keluarga dan Tekanan Akademik dengan Kesehatan Mental Mahasiswa Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang Dewi Safitri Fatma Mawarni; Suprihhartini Suprihhartini; Wijayanti Fuad
Medica Arteriana (Med-Art) Vol 7, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : University of Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/medart.7.2.2025.89-98

Abstract

Latar Belakang: Mahasiswa kedokteran kerap mengalami tekanan akademik yang tinggi, seperti beban belajar yang berat, tuntutan untuk mencapai nilai tinggi, dan kompetisi yang ketat. Tekanan ini bisa mempunyai dampak negatif terhadap kesehatan mental mereka, seperti kecemasan, depresi, dan stres. Diha-rapkan dengan adanya dukungan keluarga bisa menurunkan kecen-derungan munculnya kejadian yang bisa berakibat adanya tekanan, karenanya bisa me-nambah kesejahteraan mahasiswa. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menyelidiki adanya hubungan antara dukungan keluarga dan tekanan akademik dengan kesehatan mental mahasiswa kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang.Metode: Penelitian korelasional kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitan ialah mahasiswa kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang Angkatan 2022 berjumlah 69 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan Kuesioner Perceived Social Support Family-20, Kuesioner Perception Academic Stress Scale-18 dan Kuesioner Mental Health Inventory-38. Analisis hubungan menggunakan uji rank spearman.Hasil: Mayoritas responden memiliki dukungan keluarga yang baik sejumlah 44 responden (63,8%), mayoritas responden memiliki tingkat tekanan akademik rendah sejumlah 37 responden (53,6%) dan mayoritas responden memiliki tingkat kesehatan mental sedang sejumlah 32 responden (46,4%). Pada analisis uji rank spearman menunjukan bahwa terdapat hubungan positif antara du-kungan keluarga dengan kesehtan mental (p-value < 0,001) dengan tingkat kore-lasi sedang (r = 0,569) dan terdapat hubungan negatif antara tekanan akademik dengan kesehatan mental (p-value = 0,039) dengan tingkat korelasi rendah (r = -0,249).Kesimpulan: Dukungan keluarga memiliki hubungan positif dengan tingkat ko-relasi kuat dengan kesehatan mental, sedangkan tekanan akademik memiliki hubungan negatif dengan tingkat korelasi rendah dengan kesehatan mental.
Hubungan Pola Asuh Islami Dengan Skor Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Merokok Di Keluarga Jamaah Tadarus Ramadhan Bandungrejo Muslimah Muslimah; Muhammad Rifky Mubarok; Wijayanti Fuad
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 8 (2026): Volume 13 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i8.24925

Abstract

Merokok merupakan perilaku berisiko yang berdampak buruk bagi kesehatan individu maupun keluarga. Keluarga memiliki peran penting dalam pembentukan perilaku, salah satunya melalui penerapan pola asuh Islami yang menekankan keteladanan, pembiasaan ibadah, pengawasan, dan pembentukan akhlak sesuai Al-Qur’an dan Hadis. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pola asuh Islami dengan skor pengetahuan, sikap, dan perilaku merokok. Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain potong lintang dilakukan pada 95 responden keluarga Jamaah Tadarus Ramadhan Bandungrejo dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu memiliki pola asuh Islami dalam kategori tinggi (85,0%), sedangkan mayoritas anak memiliki skor pengetahuan, sikap, dan perilaku merokok dalam kategori tinggi (74,5%). Uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan yang signifikan dengan arah negatif antara pola asuh Islami ibu dan skor pengetahuan, sikap, dan perilaku merokok anak (p = 0,003; r = −0,395). Koefisien korelasi menunjukkan kekuatan hubungan sedang.