Asuhan Antenatal Care rutin dan sesuai dengan standar pelayanan minimla kunjungan ANC bermanfaat untuk mendeteksi komplikasi kehamilan dan mencegah peningkatan AKI. Menurut data Profil Kesehatan Dharmasraya, AKI di Dharmasraya tahun 2021 merupakan tahun dengan jumlah AKI tertinggi dari 5 tahun terakhir. Hal ini dipengaruhi oleh kurangnya mendapatkan pelayanan selama kehamilan seperti kunjungan ANC. Puskesmas Sitiung II merupakan puskesmas dengan K1 paling rendah dengan jumlah ibu hamil sebanyak 482 orang, hanya 239 orang (49,6%) yang melakukan K1. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan standar pelayanan minimal kunjungan ANC ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sitiung II Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Analitik. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional dengan instrument penelitian menggunakan kuisioner. Analisa data menggunakan uji Chi Square melalui aplikasi SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukan tidak ada hubungan Pengetahuan ibu hamil dengan kunjungan ANC ibu hamil dengan nilai p value 0,144 > 0,05, Ada hubungan Sikap ibu hamil dengan kunjungan ANC dengan p value 0,014 <0,05, Tidak ada hubungan antara Usia ibu hamil dengan kunjungan ANC dengan p value 0,167 > 0,05. Disimpulkan bahwa faktor sikap ibu hamil ada hubungan yang signifikan dengan standar pelayanan minimal kunjungan ANC, sedangkan faktor pengetahuan dan umur tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan standar pelayanan minimal kunjungan ANC.