R. Azizah
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KUALITAS UDARA DALAM RUANGAN DAN PERILAKU PEKERJA DENGAN GEJALA SICK BUILDING SYNDROME (SBS) PADA PEKERJA GEDUNG HEAD OFFICE PT UNITED TRACTORS TBK Febrianita Rizky Rahmandani; R. Azizah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18542

Abstract

Kualitas udara dalam ruangan yang buruk merupakan masalah kesehatan yang disebabkan oleh kondisi lingkungan yang tidak sehat. Tempat kerja merupakan salah satu penyebab menurunnya tingkat kesehatan karena selama 7-8 jam sehari bekerja di dalam ruangan. Sick Building Syndrome (SBS) merupakan situasi dimana penghuni gedung mengalami keluhan kesehatan berkaitan dengan waktu lama berada di dalam gedung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas udara dalam ruangan dan perilaku pekerja dengan gejala Sick Building Syndrome (SBS). Penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan desain studi cross sectional. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Besar sampel pada penelitian yaitu 300 responden pada pekerja Gedung Head Office PT United Tractors Tbk. Analisis data menggunakan analisis Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Model persamaan yang dianalisis adalah model bagian luar (outer model), model bagian dalam (inner model) dan pengujian hipotesis. Berdasarkan pada hasil uji validitas menunjukkan nilai loading factor > 0,70 dan nilai AVE > 0,50 dinyatakan valid. Pada uji reliabilitas nilai composite reliability dan cronbach’s alpha > 0,70 dinyatakan reliabel. Terdapat pengaruh yang signifikan antara suhu (p-value 0,003), kelembaban (p-value 0,000), pencahayaan (p-value 0,012), mikrobiologi udara (p-value 0,000) dan perilaku pekerja (p-value 0,017) terhadap gejala Sick Building Syndrome (SBS). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kualitas udara dalam ruangan dan perilaku pekerja dengan gejala Sick Building Syndrome (SBS).
Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Keluarga dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Dusun Krajan : The Association of Family Knowledge and behavior with Dengue Hemorrhagic Fever Incidence in Krajan Village Aldiyan; Desta Dwi Lestari; R. Azizah; Juliana Jalaludin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3434

Abstract

Latar belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan permasalahan kesehatan masyarakat karena tingginya kasus dan penyebaran yang meningkat serta sering menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Jumlah kabupaten/kota di Indonesia yang terjangkit DBD pada tahun 2020 sebanyak 477 kabupaten/kota dan pada tahun 2021 sebanyak 474 kabupaten/kota. Banyuwangi merupakan salah satu kota yang terjangkit kasus DBD, selain itu Banyuwangi merupakan kabupaten endemis dimana setiap tahunnya selalu terdapat kasus DBD dalam jumlah yang cukup tinggi. Selain tempat perkembang biakan telur faktor keluarga juga erat kaitannya dengan kejadian DBD. Faktor keluarga yang dimaksut adalah seperti perilaku penggunaan obat nyamuk, pembersihan lingkungan rumah, pemakaian kelambu, dan pengetahuan dasar mengenai demam berdarah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku keluarga dengan kejadian Demam Berdarah Dengue di Krajan Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional kepada 64 responden. Penelitian ini menggunakan uji statistik Chi-Square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil: Hasil penelitian ini dari uji statistic Chi-square didapatkan bahwa Terdapat hubungan antara pendidikan dengan kejadian Demam Berdarah Dengue berdasarkan nilai p-value 0,028 (<0,05). Tidak terdapat hubungan antara perilaku keluarga dengan kejadian Demam Berdarah Dengue berdasarkan nilai p-value 0,077 (>0,05). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pengetahuan secara statistik memiliki hubungan dengan kejadian demam berdarah pada dusun Krajan. Sedangkan perilaku secara statistik tidak memiliki hubungan dengan kejadian demam berdarah di dusun Krajan.