Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Faktor dan Kondisi yang Memengaruhi Kejadian Stunting dan Wasting di Desa Oben Yeri Delsia Nenogasu; Maria Magdalena Mue Juwa
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i11.12348

Abstract

ABSTRAK Masalah gizi termasuk stunting dan wasting merupakan masalah global yang konsekuensinya penting bagi kelangsungan hidup. Mengetahui faktor penyebab serta kondisi stunting dan wasting sangat penting bagi ibu karena kehidupan anak pada 1000 hari pertama dapat dipengaruhi oleh perilaku dan kondisi kesehatan ibu. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang faktor dan kondisi yang memengaruhi kejadian stunting dan wasting. Metode pengabdian yang dilakukan adalah dalam bentuk ceramah dan diskusi dengan media yang digunakan adalah leaflet. Hasil dari pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan ibu tentang faktor dan kondisi yang memengaruhi stunting dan wasting yang dibuktikan dari peningkatan nilai rata-rata pre dan post test. Peningkatan pengetahuan ibu tentang faktor dan kondisi yang memengaruhi stunting dan wasting diharapkan memberikan kontribusi perubahan perilaku yang positif dalam mencegah kejadian stunting dan wasting di desa Oben. Kata Kunci: Stunting, Wasting, Sosialisasi.   ABSTRACT Introduction: Nutritional problems including stunting and wasting are global problems whose consequences are important for survival. Knowing the causes and conditions of stunting and wasting is very important for mothers because the child's life in the first 1000 days can be influenced by the behavior and health conditions of the mother. Purpose: This community service aims to increase mothers' knowledge about the factors and conditions that influence the incidence of stunting and wasting. Method: The method of service carried out is in the form of lectures and discussions with the media used in leaflets. Results: The result of this service is an increase in maternal knowledge about factors and conditions that affect stunting and wasting as evidenced by an increase in the average pre and post-test scores. Conclusion: Increasing maternal knowledge about the factors and conditions that influence stunting and wasting is expected to contribute to positive behavior change in preventing stunting and wasting in Oben village. Keywords: Stunting, Wasting, Socialization.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengurangi Risiko Anemia pada Akseptor KB IUD melalui Edukasi Kesehatan di Kota Kupang Maria Magdalena Mue Juwa; Ummu Zakiah; Farida S Pay; Arijanti S. Ulnang; Angela Lovendra Naingalis; Yeri D. Nenogasu
Media Pengabdian Kepada Masyarakat ( MPKM ) Vol. 1 No. 02 (2024): Media Pengabdian Kepada Masyarakat (MPKM)
Publisher : Rey Media Grafika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66084/mpkm.v1i02.405

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi kesehatan dalam meningkatkan kadar hemoglobin dan pengetahuan tentang anemia pada akseptor KB IUD di Kota Kupang. Kegiatan ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest dan kelompok kontrol. Sebanyak 60 wanita usia subur yang telah menggunakan IUD selama lebih dari enam bulan dipilih sebagai sampel dan dibagi menjadi kelompok intervensi (n=30) serta kelompok kontrol (n=30). Hasil menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami peningkatan kadar hemoglobin yang signifikan dari 11,2 ± 0,8 g/dL menjadi 12,3 ± 0,6 g/dL (p<0,05), sementara kelompok kontrol hanya meningkat menjadi 11,3 ± 0,7 g/dL. Selain itu, tingkat pengetahuan tentang anemia pada kelompok intervensi meningkat dari 20% menjadi 85% setelah intervensi. Hasil ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan status kesehatan akseptor KB IUD. Oleh karena itu, diperlukan program edukasi yang berkelanjutan guna mendukung kesehatan reproduksi dan pencegahan anemia pada wanita usia subur.