Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengurangi Risiko Anemia pada Akseptor KB IUD melalui Edukasi Kesehatan di Kota Kupang Maria Magdalena Mue Juwa; Ummu Zakiah; Farida S Pay; Arijanti S. Ulnang; Angela Lovendra Naingalis; Yeri D. Nenogasu
Media Pengabdian Kepada Masyarakat ( MPKM ) Vol. 1 No. 02 (2024): Media Pengabdian Kepada Masyarakat (MPKM)
Publisher : Rey Media Grafika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66084/mpkm.v1i02.405

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi kesehatan dalam meningkatkan kadar hemoglobin dan pengetahuan tentang anemia pada akseptor KB IUD di Kota Kupang. Kegiatan ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest dan kelompok kontrol. Sebanyak 60 wanita usia subur yang telah menggunakan IUD selama lebih dari enam bulan dipilih sebagai sampel dan dibagi menjadi kelompok intervensi (n=30) serta kelompok kontrol (n=30). Hasil menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami peningkatan kadar hemoglobin yang signifikan dari 11,2 ± 0,8 g/dL menjadi 12,3 ± 0,6 g/dL (p<0,05), sementara kelompok kontrol hanya meningkat menjadi 11,3 ± 0,7 g/dL. Selain itu, tingkat pengetahuan tentang anemia pada kelompok intervensi meningkat dari 20% menjadi 85% setelah intervensi. Hasil ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan status kesehatan akseptor KB IUD. Oleh karena itu, diperlukan program edukasi yang berkelanjutan guna mendukung kesehatan reproduksi dan pencegahan anemia pada wanita usia subur.
Edukasi Pencegahan Stunting Berbasis Kearifan Lokal Lonto Leok bagi Keluarga di Kecamatan Sambi Rampas Kabupaten Manggarai Timur Odilia Esem; Dina M.S Henukh; Theresia Mindarsih; Yeri D. Nenogasu
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i2.122

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan di Indonesia, termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Rendahnya literasi kesehatan keluarga menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya risiko stunting pada anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga tentang pencegahan stunting melalui pendekatan kearifan lokal Lonto Leok di Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan berbasis budaya Lonto Leok yang melibatkan keluarga, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan edukasi, pendampingan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest terhadap 100 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 62,4 sebelum intervensi menjadi 84,7 setelah intervensi. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam kegiatan berlangsung aktif dan terbentuk komitmen bersama untuk mendukung upaya pencegahan stunting. Pendekatan berbasis kearifan lokal Lonto Leok terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan keluarga dan dapat dijadikan sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting.