Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuatan Pisau Pada Mesin Penggembur Tanah F h dongoran; F A Kurniawan; Junaidi
Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil)
Publisher : Cered Indonesia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jm.v4i1.877

Abstract

The purpose of working on this blade is to find out the tools and machines used for the process of making the blade, knowing the steps in the process of making the blade, and finally knowing how the performance of the blade and the knife holder. (1) The process of making knife components and knife holders on mini tractor machines includes cutting, drilling, grinding, bending and welding processes. (2) The machine tools used are gullotine shears, drilling machines, electric welding machines, grinding machines.(3 ) The result of the knife component manufacturing process is the tools and machines used for the manufacture of knife components and knife holders on paper pulping machines are Steel Ruler, Roll Ruler, Elbow Ruler, caliper, Scratcher, Pin, drill bit 6 mm, Vise, Brush Steel, Slag Hammer, Grinding Machine, Plate Cutting Machine, Drilling Machine, Bending Machine. (4). In the manufacture of knives and knife holders, there are several sequences of processing processes, namely identification of working drawings, measuring materials, painting/marking, cutting, forming materials, finishing. (5) The performance of the knife on the mini tractor machine functions well and is safe to use. which is suitable for agricultural activities in this country is still supported by conventional-based agriculture. (7) The first mechanical agricultural instrument was a portable machine in the 1800s, namely a steam engine that could be used to control agricultural mechanics. (8) The shaft is a machine element in the form of a rods and generally circular cross-section. serves to move the rotation or support a load with or without transmitting power (9) from the process of making blades on soil loosening starting from the preparation of tools and materials, measurement, and cutting. (10) measurement and cutting of materials must be according to size.
Pengaruh Jenis Elektroda Pengelasan SMAW Terhadap Kekuatan Mekanis Pada Material SS201 dan SS304 F A Syafitri; F A Kurniawan; D A A Ritonga
Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil)
Publisher : Cered Indonesia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jm.v6i2.1342

Abstract

Baja stainless tipe 201 adalah stainless kromium-nikel-mangan austenik yang dikembangkan untuk menghemat nikel. Nikel digantikan dengan penambahan mangan dan nitrogen. Adapun bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah baja paduan SS201 dengan komposisi sebagai berikut 0,15%C, 16%Cr, 3,5%Ni, 0,75%Si, 5,5%Mn, 0,006%P, 0,03%S, 0,25%N. dan baja stainless steel 304 merupakan jenis baja tahan karat yang serbaguna dan paling sering digunakan. Komposisi kimia, kekuatan mekanik, kemampuan las dan ketahanan korosinya sangat baik dengan harga yang relative terjaungkau. Stainless steel tipe 304 ini banyak digunakan dalam dunia industri maupun skala kecil. Adapun bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah baja paduan SS304 merupakan jenis baja tahan karat austentic stainless steel yang memiliki komposisi 0,042%C, 1,19%Mn, 0,034%P, 0,006%S, 0,049%Si, 18,24%Cr, 8,15%Ni, dan sisanya Fe. Proses penyambungan pada bahan stainless steel 201 dan 304 dapat dilakukan dengan Shielded Metal Arc Welding (SMAW), sehingga perlu diteliti untuk mengetahui bagaimana pengaruh jenis elektroda terhadap sifat mekanisnya. Elektroda yang digunakan adalah jenis E308-16 dan E309L-16 dengan arus 110 ampere. Sifat mekanis diuji meliputi uji Tarik sesuai standar ASTM E8/E8M – 13 dan uji kekerasan sesuai standar ASTM E92-82 . Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pemilihan jenis elektroda dalam proses pengelasan SMAW sangat berpengaruh terhadap hasil pengelasan ditinjau dari kekuatannya. Kekuatan mekanis paling tinggi didapat pada pengelasan arus 110 ampere, kekuatan tarik ultimate rata-rata sebesar 61,458 kg/mm2 untuk tegangan tarik dan regangan sebesar 25,01 % pada pengujian tarik, dan nilai rata-rata kekerasan pada material dengan elektroda E308-16 sebesar 197,3 HV dan untuk material dengan elektroda E309L-16 sebesar 337,8 HV. untuk pengujian kekerasan pada daerah las. Kata Kunci : Pengelasan SMAW, Stainless Steel 201 dan 304, variasi eletroda, sifat mekanis .