Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Struktur Komunitas Fitoplankton Di Perairan Kabupaten Kaur Maestro Munru; Mukti Dono Wilopo; Yar Johan; Dewi Purnama; Person Pesona Renta
Jurnal Kelautan Vol 16, No 2: Agustus (2023)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v16i2.10212

Abstract

ABSTRAKFitoplankton merupakan salah satu jenis plankton tumbuhan yang berperan sebagai produsen primer dan menjadi parameter kualitas perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas fitoplankton di perairan Kabupaten Kaur bagian selatan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2019 dan Oktober 2020. Metode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei dalam pengumpulan data. Lokasi sampling ditentukan secara purposive. Hasil struktur komunitas fitoplankton di perairan Kabupaten Kaur bagian selatan, ditemukan tiga kelas fitoplankton pada tahun 2019, yaitu Bacillariophyceae, Dinophyceae, dan Cyanophyceae. Pada tahun 2020 juga ditemukan tiga kelas fitoplankton yaitu Bacillariophyceae, Chlorophyceae, dan Cyanophyceae. Kelimpahan rata-rata fitoplankton pada tahun 2019 sebesar 1045,41 ind/l, pada tahun 2020 rata-rata kelimpahan sebesar 2560,15 ind/l. Pada tahun 2019, keanekaragaman fitoplankton dikategorikan sedang, keseragaman dikategorikan tinggi, dan dominansi dikategorikan rendah. Pada tahun 2020, keragaman, keseragaman dan dominasi dikategorikan rendah. Fenomena busa tebal yang menutupi lokasi penelitian pada tahun 2019 berasal dari muara sungai yang merupakan lokasi pembuangan limbah dari kegiatan tambak udang di Desa Wayhawang, dan di lokasi penelitian teridentifikasi fitoplankton beracun yaitu Nitzchia sp. dan Pseudo-nitzschia.Kata Kunci : Struktur Komunitas, Fitoplankton, Perairan Kabupaten KaurABSTRACTPhytoplankton is a type of plant plankton that acts as a primary producer and becomes a parameter of water quality. This study aims to analyze the structure of the phytoplankton community in the waters of the southern part of Kaur Regency. This research was conducted in December 2019 and October 2020. This research method was conducted using a survey method in data collection. The sampling location was determined purposively. The results of the phytoplankton community structure in the waters of the southern Kaur Regency, it was found that there were three classes of phytoplankton in 2019, namely Bacillariophyceae, Dinophyceae, and Cyanophyceae. In 2020, three classes of phytoplankton were also found, namely Bacillariophyceae, Chlorophyceae, and Cyanophyceae. The average abundance of phytoplankton in 2019 was 1045.41 ind / l, in 2020 the average abundance was 2560.15 ind / l. In 2019, the diversity of phytoplankton was categorized as moderate, uniformity was categorized as high, and dominance was categorized as low. In 2020, diversity, uniformity and dominance will be categorized as low. The phenomenon of thick foam that covers the research location in 2019 originates from the river estuary, which is the location of disposal waste from shrimp pond activities in Wayhawang Village, and at the research location a toxic phytoplankton was identified, namely Nitzchia sp. and Pseudo-nitzschia.Keywords: Community Structure, Phytoplankton, Kaur Regency Waters.
Pengembangan Sistem Digital Image Colorimetry (DIC) Untuk Pemantauan Polutan Nitrogen Di Perairan Adella Mulia Ramadhani; Mukti Dono Wilopo; Yar Johan; Firdha Iresta Wardani; M. Lutfi Firdaus
PendIPA Journal of Science Education Vol 9 No 3 (2025): October
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.9.3.794-800

Abstract

The presence of ammonia in waters needs to be monitored because of its toxic nature, especially in the form of free ammonia (NH₃). High concentrations of free ammonia can disrupt the balance of aquatic ecosystems, reduce dissolved oxygen levels, inhibit the growth of aquatic organisms, and even cause mass mortality in fish and other biota. The purpose of this study is to build the Digital Image Colorimetry system for detecting ammonia and assess the accuracy of the DIC method compared to the well-known established spectrophotometric method. Analysis from 5 locations of saline water, salinity and pH levels were still within normal limits, ranging from 33-34 ppt for salinity, while pH is 7.5-7.9. The ammonia content at the sampling point was still considered safe, in accordance with the quality standard (0.3 ppm). The results of ammonia concentration measurements using the DIC method and the spectrophotometric method show a neglegible level of difference and have an accuracy value above 90%. These findings indicate that DIC can be used as an alternative method for measuring ammonia, especially for rapid analysis in the field.
EDUKASI PEMILAHAN SAMPAH MELALUI PENYEDIAAN TEMPAT SAMPAH TERPILAH PADA SISWA SD NEGERI 16 KAUR DESA WAY HAWANG Riki Rahmat Illahi; Dion Pujiansah; Rosari Junita Sihombing; Bayu Ardi Ramadhani; Yar Johan
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 5 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i5.12396

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi salah satu tantangan dalam menjaga kebersihan lingkungan, sehingga diperlukan upaya edukasi sejak usia dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa SD Negeri 16 Kaur, Desa Way Hawang, mengenai pemilahan sampah melalui edukasi dan penyediaan tempat sampah terpilah. Metode pelaksanaan meliputi observasi, penyampaian materi, demonstrasi pemilahan sampah, praktik langsung, serta penyerahan tempat sampah organik dan anorganik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami perbedaan sampah organik dan anorganik serta menunjukkan antusiasme dalam mempraktikkan pemilahan sampah. Keberadaan tempat sampah terpilah diharapkan dapat mendukung pembiasaan perilaku membuang sampah sesuai dengan jenisnya sehingga tercipta lingkungan sekolah yang lebih bersih dan sehat.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kelompok PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Organik Rumah Tangga di Desa Wayhawang Imansyah Rizki Ramadhan; Della Febriyani BR Sianipar; Aida Nur Azimah Suryani; Alivia Ayu; Yar Johan
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 5 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i5.12397

Abstract

Limbah rumah tangga di Desa Wayhawang selama ini belum dikelola dengan baik dan pengetahuan kelompok PKK mengenai pupuk organik cair (POC) masih sangat minim. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok PKK dalam mengolah limbah organik rumah tangga menjadi POC yang bermanfaat bagi tanaman. Metode yang digunakan berupa sosialisasi dan demonstrasi langsung pembuatan POC menggunakan bahan sisa sayur, sisa buah, air cucian beras, serta bioaktivator EM4 dan molase, dengan wadah modifikasi dari galon bekas. Kegiatan dilaksanakan pada 5 Juli 2026 dan diikuti oleh kelompok PKK Desa Wayhawang. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi serta pemahaman yang baik terhadap materi yang disampaikan, meskipun evaluasi formal belum dilakukan. Program ini diharapkan dapat mendorong kelompok PKK untuk mempraktikkan pembuatan POC secara mandiri di rumah sebagai upaya pengelolaan limbah rumah tangga yang berkelanjutan.