Syafruddin
Universitas Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nilai Sosial Dan Nilai Pendidikan Pada Taman Wisata Narmada Sindy Mira; Ni Made Novi Suryanti; Syafruddin
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 02 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i2`.5142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) nilai sosial pada taman wisata narmada; (2) mengetahui nilai pendidikan pada taman wisata narmada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Studi Kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan (1) nilai-nilai sosial pada taman wisata narmada; (a) keserasian hidup, meliputi nilai keadilan memberikan hak dan kewajiban yang seimbang dan  sama kepada orang-orang atau kelompok dengan status yang sama. Selanjutnya toleransi yaitu sikap menghormati  dan menghargai setiap tindakan, pendapat dan keputusan orang lain. Selanjutnya Kerjasama merupakan suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Selanjutnya Demokrasi merupakan bentuk kebebasan dalam mengambil keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. (b) tanggung jawab, meliputi nilai rasa memiliki membuat seseorang menjadi pribadi yang tahu sopan santun, memiliki cita rasa dan mampu menghargai diri sendiri dan orang lain, bersikap hormat terhadap keluhuran martabat manusia, memiliki cita rasa moral dan rohani. Selanjutnya disiplin untuk menanamkan prilaku mana yang baik dan mana yang buruk. (c) kasih saying, meliputi pengabdian, tolong menolong,kekeluargaan, kesetian, dan kepedulian. (2) nilai-nilai pendidikan pada taman wisata narmada; (a) Nilai edukasi  religius bertujuan untuk mendidik agar manusia lebih baik menurut tuntutan agama dan selalu ingat kepada Tuhan. (b) nilai edukasi moral merupakan peraturan-peraturan yang berhubungan dengan kelakuan atau tindakan manusia dan adat istiadat dari seseorang individu dari suatu kelompok yang meliputi perilaku. (c) nilai edukasi sosial merupakan kumpulan sikap dan perasaan yang diwujudkan melalui perilaku yang mempengaruhi perilaku seseorang yang memiliki nilai tersebut. (d) nilai edukasi budaya merupakan sesuatu yang dianggap baik dan berharga dalam suatu kelompok masyarakat.  
PERAN ORANG TUA DALAM MENGATASI KECANDUAN GADGET PADA ANAK SD DI KELURAHAN GERUNUNG, LOMBOK TENGAH Fathina Soleha; Syafruddin; Nursaptini
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11853

Abstract

This study aims to understand, identify, and analyze the role of parents in overcoming gadget addiction and the impact of gadget addiction on elementary school children in Gerunung Village, Central Lombok. This research uses a qualitative approach with a case study method. The types of data used are primary and secondary data. The subjects in this study are parents who are directly involved and play a role in addressing children’s gadget addiction, while the informants in this research are the village head of Tanggak, neighbors, and classroom teachers. The data collection methods applied include observation, interviews, and documentation. The data analysis process in this study was carried out in three stages: (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) conclusion drawing. Meanwhile, the validity of the data was tested using data triangulation techniques, including (1) source triangulation, (2) technique triangulation, and (3) time triangulation.The results of this study show that there are three strategic roles carried out by parents to overcome children’s gadget addiction: (1) the role of facilitator, (2) the role of mediator, and (3) the role of motivator.