Vivi Uvaira Hasibuan
Universitas Haji Sumatera Utara, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Talking Stick di Sekolah Dasar Vivi Uvaira Hasibuan; Fitriyani Fitriyani
Keguruan Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectives of this study are: 1) to find out the application of the talking stick model to improve the understanding of fourth grade students at SDN 101930 Perbaungan 2) to find out the increase in understanding after the implementation of the talking stick method in grade IV SDN 101930 Perbaungan. The subjects in this study were fourth grade students, totaling 20 students consisting of 12 male students and 8 female students. The research method used in this study is the classroom action research method (CAR) consisting of four stages in each cycle consisting of planning, implementation, observation, and reflection. This research consisted of two cycles, cycle I and cycle II. Data collection techniques used in this study are interviews, observation, documentation, and tests. The results showed that: 1) the application of the talking stick model could be implemented well, as evidenced by the results of observing teacher activities that increased from a value of 79.3 (enough) in the first cycle to 91.4 (very good) in the second cycle. The results of observing student activities got a final score of 78.8 (enough) in the first cycle, increasing to 94 (excellent) in the second cycle. 2) the increase in students' understanding after the implementation of the talking stick model increased from 25% of students who completed the pre-cycle, in the first cycle increased to 57.5% (enough) and in the second cycle increased to 80% (good).
Pembentukan Moral Dan Kemandirian Anak Panti Asuhan Melalui Experiential Learning Di Lingkungan Fitri Yani; Vivi Uvaira Hasibuan; Nora Alisa
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3584

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai moral seperti tanggung jawab, disiplin dan kepedulian kepada anak panti asuhan, melatih kemandirian anak panti asuhan dalam kehidupan sehari-hari  dan,  mengembangkan kemampuan anak panti asuhan dalam bekerja sama dan bersosialisasi. Hal ini dilakukan berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra dalam upaya mendidik anak panti asuhan Ar rahman diantaranya: (1) minimnya kemandirian anak dalam aktivitas sehari-hari, (2) kurangnya pembinaan nilai moral melalui pengalaman nyata, (3) minimnya kegiatan pembelajaran berbasis nilai moral dari aktivitas yang dilakukan. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan mitra di antaranya: (1) melaksanakan penyuluhan terkait menanamkan nilai moral dan kemandirian; (2) melaksanakan penyuluhan melalui pembinaan karakter berbasis pengalaman; dan (3) pendampingan pada anak panti asuhan untuk meningkatkan kepedulian terhadap pendidikan karakter anak. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui 4 tahapan, antara lain: (1) Persiapan: observasi lingkungan (pemetaan awal), diskusi permasalahan, dan penetapan solusi permasalahan; (2) Pelaksanaan: melaksanakan program pendampingan; (3) Monitoring dan Evaluasi: evaluasi proses dan hasil program pendampingan; dan (4) Tindak Lanjut: mengembangkan program pendampingan pada aspek yang lain dan skala yang lebih luas. Hasil program pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan antara lain: (1) masyarakat dapat terlibat langsung dalam memebnetuk karakter moral dan kemandirian secara tepat pada anak panti asuhan melalui peran aktif dalam pembinaan karakter berbasis pengalaman. Hal ini yang kemudian membentuk team yang memiliki hubungan kekeluargaan yang erat dalam panti asuhan sehingga memiliki hubungan/komunikasi yang baik didalam relasinya, (2) masyarakat terutama anak panti asuhan memiliki kesiapan yang baik dalam aktivitasnya bersama teman dan pengurus panti asuhan. Menjadikan anak panti asuhan memiliki karakter yang bernilai moral dan memiliki kepedulian sebagai media dalam menggali potensi dan menambah pengetahuan, serta membuka cakrawal berpikir dan berkreasi sebagai sarana pengembangan diri. Kerjasama yang baik dengan panti asuhan Ar-rahman, memungkinkan terlaksananya kegiatan ini dengan sukses dan diharapkan dapat menjadi model bagi kegiatan serupa di masa mendatang.