Ahsan Hidayat Setiadi
Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Kendari

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Roko Molas Poco” Tradisi Membangun Suku Manggarai dalam Upaya Pelestarian Artefak Adat Ahsan Hidayat Setiadi; Nahdatunnisa Nahdatunnisa; Andi Al-Mustagfir Syah
ANOA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT FAKULTAS TEKNIK Vol 1 No 01 (2022): Edisi Desember Tahun 2022 ANOA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UMKENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/anoa.v1i01.95

Abstract

Roko Molas Poco merupakan suatu tradisi ritual dalam membangun rumah adat Mbaru Gadang bagi masyarakat manggarai di Nusa Tenggara Timur yang melibatkan kegiatan partisipasi masyarakat secara transformasional sehingga di dalamnya terkandung makna serta nilai yang dapat menjadi asset pengetahuan yang absolut sebagai salah satu asset budaya bangsa serta menjadi bukti kekakayan budaya yang dimiliki oleh negara indonesia. Rumah adat Mbaru Gadang menjadi suatu refleksi dari keniscayaan adat budaya yang diwujudkan dalam bentuk artefak rumah adat bagi masayarakat manggarai. Peneletian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dengan tema naratif berdasarkan studi yang dilakukan berdasarkan kumpulan studi liratur jurnal terkait Mbaru gadang atau rumah adat masyarakat manggarai. Penilitian ini tentunya diharapkan mampu untuk dapat mengungkap eksistensi dari nilai-nilai tradisi masayarakat manggarai dalam proses membangun rumah adat Mbaru gadang serta dapat memberikan tambahan kontribusi pada keilmuan terkait filsafat arsitektur tradisional yang terkandung didalamnya. Kaidah-kidah ataupun cara masyarakat membangun tentunya dapat menjadi refersensi arsitektur budaya dan rujukan pagi praktisi arsitektur dalam pelestarian artefak nasional. .
Islamic Architectural Influence on Bajo Village Houses: A Case Study in Soropia Subdistrict, Southeast Celebes, Indonesia Ahsan Hidayat Setiadi; Andi Al Mustagfir Syah; Nahdatunnisa Nahdatunnisa; M. Arzal Tahir
Journal of Islamic Architecture Vol 9, No 1 (2026): Journal of Islamic Architecture (Issue in Progress)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, UIN Maliki Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jia.v9i1.26375

Abstract

This study aims to analyze the influence of Islamic architectural principles on the design of traditional houses of the Bajo tribe in Bajo Village, Soropia Subdistrict, Southeast Sulawesi. Using a descriptive-analytical method, data were collected through direct observation, in-depth interviews, and document analysis. The study involved 123 traditional Bajo houses categorized into three types: water-based, semi-water-based, and land-based. Key architectural elements, including building orientation, spatial layout, use of building materials, and roof and foundation design, were examined. The findings reveal that the orientation of Bajo houses towards the Qibla is influenced by Islamic teachings, particularly in QS. Al-Baqarah 2:143, while privacy and simplicity in spatial arrangement are aligned with QS. An-Nur 24:27-28 and QS. Ar-Rum 30:41. Islamic spiritual values are also reflected in the design of roofs and foundations, symbolizing the greatness of Allah and the balance of life as stated in QS. Al-Baqarah 2:255 and QS. Al-Hujurat 49:9. This research highlights the significance of integrating Islamic values in architectural practices, especially in preserving traditional Bajo houses, which serve not only as dwellings but also as transmitters of religious and cultural values. The study offers new insights into the relationship between religion, culture, and architecture in a local context, while providing practical guidance for the preservation and development of traditional architecture amidst modernization.