Christin Remayanti Nainggolan
Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN SILICA FUME DAN SEMEN SLAG SEBAGAI PENGGANTI SEMEN TERHADAP KUAT LENTUR BETON DENGAN MENGGUNAKAN RCA (RECYCLED COARSE AGGREGATE) I Made Dwi Yuliartha; Christin Remayanti Nainggolan; Indradi Wijatmiko
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah konstruksi meningkat sebagai akibat dari peningkatan pembangunan infrastruktur. Saat ini, Indonesia sudah menerapkan sistem SDGs. Penelitian ini melihat bagaimana penggunaan silica fume dan semen slag sebagai bahan campuran beton yang dibuat dari limbah konstruksi (B3) berdampak pada kekuatan lentur balok beton yang menggunakan RCA. Penelitian ini menggunakan variasi penggunaan RCA sebesar 50% dan 100%, dengan penambahan silica fume 10% dari berat semen. Penelitian ini menggunakan mesin uji universal, atau UTM, untuk mengukur beban yang dapat ditahan oleh benda uji balok beton. Penelitian ini menemukan bahwa penambahan silica fume dan slag semen sebagai pengganti semen meningkatkan atau menurunkan nilai kuat lentur balok beton yang menggunakan RCA sebagai pengganti agregat kasar. Penemuan menunjukkan bahwa penambahan silica fume dan slag semen pada tingkat 50% dan 100% penggunaan RCA menurunkan nilai kuat lentur balok beton tersebut. Kata kunci : RCA, silica fume, slag, kuat lentur
PENGARUH VARIASI PENGGUNAAN RECYCLED COARSE AGGREGATE (RCA) TERHADAP KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN METODE NON-DESTRUCTIVE TEST DAN DESTRUCTIVE TEST Nota Praxticee Syaira; Christin Remayanti Nainggolan; Indradi Wijatmiko
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan penggunaan beton dalam industri konstruksi menghasilkan limbah beton yang semakin banyak. Untuk mengatasi hal ini, penggunaan Agregat Kasar Daur Ulang (RCA) merupakan salah satu inovasi terkini dalam menerapkan konsep Konstruksi Hijau sesuai dengan prinsip-prinsip SDGs. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan variasi proporsi RCA sebesar 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100% terhadap berat agregat kasar alami. Pengujian berupa Non-Destructive Test (Hammer Test dan Ultrasonic Pulse Velocity) dan Destructive Test (Compression Strength Test) dilakukan pada beton berumur 28 hari. Hasil dari pengujian tersebut dilakukan permodelan menggunakan formula matematik penelitian terdahulu dan Sonic Rebound (SONREB) untuk mendapatkan kuat tekan perkiraan yang paling akurat. Penggunaan RCA sebagai pengganti agregat kasar alami dapat memberikan pengaruh yang signifikan seiring bertambahnya proporsi RCA, dimana terjadi penurunan kuat tekan sebesar 5% hingga 40%. Hubungan cepat rambat gelombang ultrasonik dan kuat tekan beton yang buruk juga menunjukkan bahwa karakteristik yang dimiliki masing-masing proporsi sangat mempengaruhi. Kemudian didapatkan bahwa dengan melakukan evaluasi beton RCA dengan metode NDT dan DT serta diolah menggunakan metode SONREB dapat memberikan korelasi antar elemen pada beton secara menyeluruh dan perkiraan kuat tekan dengan tingkat akurasi yang tinggi dibandingkan permodelan lain.Kata Kunci : Recycled Coarse Agreggate (RCA), Non-Destructive Test (NDT), Destructive Test (DT), Sonic Rebound (SONREB)
PENGARUH PENGGUNAAN SILICA FUME DAN SEMEN SLAG SEBAGAI PENGGANTI SEMEN TERHADAP MODULUS ELASTISITAS BETON DENGAN RECYCLED COARSE AGGREGATE MENGGUNAKAN METODE NON DESTRUCTIVE TEST Wiena Fitrianita Putri Haidir; Indradi Wijatmiko; Christin Remayanti Nainggolan
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari tahun ke tahun, produksi limbah beton dan limbah B3 di Indonesia meningkat. Limbah beton dan limbah B3 yang menumpuk dapat mengganggu kelestarian lingkungan, sehingga untuk mengatasi hal tersebut Indonesia menerapkan green construction yang mendukung SDGs tahun 2030. Inovasi yang dapat dilakukan adalah menciptakan beton dengan material ramah lingkungan yang memanfaatkan limbah beton sebagai recycled coarse aggregate (RCA) dan limbah B3 yaitu silica fume serta semen slag sebagai pengganti semen. Pada penelitian ini, proporsi RCA yang digunakan adalah 50% dan 100% yang divariasikan dengan proporsi silica fume 5%, 10%, dan 15% serta semen slag 10%, 20%, dan 30% dari berat semen. Dengan adanya penggunaan RCA dan limbah B3 pada beton, perlu diketahui pengaruh pada kualitas beton tersebut sehingga dilakukan pengujian modulus elastisitas dengan metode Destructive Test dan Non Destructive Test. Dari hasil penelitian didapatkan pada beton RCA 50% dengan penggunaan silica fume dan semen slag secara umum dapat meningkatkan nilai modulus elastisitas beton, akan tetapi pada beton RCA 100% secara umum dapat menurunkan nilai modulus elastisitas beton.Kata kunci : Non Destructive Test, Recycled Coarse Aggregate, silica fume, semen slag, modulus elastisitas
PENGARUH PENGGUNAAN SILICA FUME DAN SEMEN SLAG SEBAGAI MATERIAL SUBSTITUSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON RECYCLED COARSE AGGREGATE MENGGUNAKAN METODE DESTRUCTIVE TEST DAN NON-DESTRUCTIVE TEST Fairuz Khoirunisa; Christin Remayanti Nainggolan; Indradi Wijatmiko
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan konsep Green Construction untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) dapat diupayakan dengan cara menggunakan agregat kasar daur ulang serta limbah B3, seperti Silica Fume dan Semen Slag dalam suatu campuran beton. Untuk itu, pada penelitian ini akan dilakukan variasi penggunaan Silica Fume sebesar 0%, 5%, 10%, dan 15% dan variasi Semen Slag sebesar 0%, 10%, 20%, dan 30% terhadap berat semen pada beton RCA 50% dan 100%. Metode pelaksanaan pembuatan beton dilakukan sama dengan beton biasa dengan proses pengujian slump pada saat beton masih dalam keadaan segar. Benda uji pada penelitian ini akan berbentuk silinder dengan ukuran 15 x 30 cm. Setelah beton didiamkan selama 24 jam dan mengeras, selanjutnya beton akan melalui proses perawatan selama 7 hari. Pengujian dengan menggunakan metode Non-Desteuctive Test (HT dan UPV) dan Destructive Test (CT) akan dilakukan pada saat beton berumur 28 hari dengan hasil pengujian yang akan diolah dengan menggunakan model formula matematik penelitian terdahulu dan Sonic Rebound (SONREB) untuk mendapatkan kuat tekan perkiraan yang mempunyai tingkat akurasi yang tinggi. Pada umumnya penggunaan Silica Fume dan Semen Slag dapat meningkatkan nilai rebound number, cepat rambat gelombang, maupun kuat tekan. Akan tetapi, hal tersebut tidak sejalan dengan hasil pengujian Silica Fume pada beton RCA 50% yang mengalami penurunan signifikan pada data hasil pengujian Compressive Sterngth Test sebesar 23%. Setelah data hasil pengujian melalui proses pengolahan data menggunakan model formula matematik dan SONREB didapatkan kesimpulan bahwasannya penggunaan metode SONREB memberikan hasil kuat tekan perkiraan yang memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingan model formula matematik. Kata Kunci : Silica Fume, Semen Slag, Destructive Test, Non-Destructive Test, SONREB
PENGARUH PENGGUNAAN SILICA FUME DAN SEMEN SLAG SEBAGAI PENGGANTI SEMEN PADA BETON RECYCLED COARSE AGGREGATE (RCA) TERHADAP CEPAT RAMBAT GELOMBANG MENGGUNAKAN ULTRASONIC PULSE ECHO (UPE) Lisa Achsin Enggarima; Indradi Wijatmiko; Christin Remayanti Nainggolan
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan beton untuk pembangunan yang dilakukan terus menerus akan menghasilkan limbah beton yang menumpuk dan merusak ekosistem alam. Selain itu terdapat pula limbah B3 yang juga dapat merusak ekosistem alam. Sedangkan Indonesia mulai mengembangkan green construction untuk mendukung SDGs yang sudah ada. Sehingga beberapa masalah lingkungan yang ada diperlukan sebuah inovasi yaitu limbah beton dimanfaatkan kembali menjadi agregat kasar daur ulang atau Recycled Coarse aggregate (RCA) dan penggunaan kembali limbah B3 berupa silica fume dan slag yang telah diolah menjadi semen slag sebagai pengganti sebagian semen. Penelitian ini dilakukan dengan proporsi beton RCA sebanyak 50% dan 100% sebagai beton kontrol serta terdapat pengganti semen menggunakan material silica fume sebesar 10% dan semen slag sebesar 20%. Berdasarkan dari hasil analisis yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa beton dengan RCA 100% memiliki nilai cepat rambat (velocity) yang lebih tinggi dibandingkan dengan variasi lainnya. Penggunaan silica fume sebesar 10% sebagai pengganti semen mendapatkan hasil bahwa beton memiliki sedikit rongga, lebih seragam, dan menghasilkan amplitudo yang lebih tinggi dari pada beton dengan pengganti semen menggunakan semen slag sebesar 20%. Kata kunci : Recycled Coarse Aggregate (RCA), silica fume, semen slag, Ultrasonic Pulse Echo (UPE), cepat rambat (Velocity)
ANALISIS KINERJA STRUKTUR PORTAL TERHADAP GEMPA DENGAN PEMODELAN DINDING SEBAGAI ELEMEN BATANG DIAGONAL Asnah Ummi Bashiroh; Christin Remayanti Nainggolan; Ari Wibowo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umumnya dinding pengisi pada bangunan gedung hanya dianggap sebagai komponen non-struktural yang tidak diperhitungkan dalam perencanaan struktur bangunan tanpa memberi pengaruh kekakuan ataupun kekuatan pada struktur. Namun, pada banyak kasus gempa keberadaan dinding pengisi memberi pengaruh terhadap ketahanan struktur bangunan dalam menerima beban lateral dari gempa. Dari masalah tersebut, penelitian ini akan memodelkan pasangan dinding menjadi batang diagonal yang selanjutnya dianalisis dengan komponen struktur lainnya. Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan beban lateral dimana dalam hal ini digunakan Analisis Statik Nonlinear Pushover. Berdasarkan hasil analisis didapatkan pemodelan dinding pengisi sebagai batang diagonal memberi pengaruh pada kinerja struktur portal terhadap gempa. Dimana pemodelan dinding memberikan kekakuan struktur yang lebih besar sehingga dapat memperkecil perpindahan dan simpangan antar struktur. Selain itu, kinerja struktur pada portal dengan pemodelan dinding pengisi juga lebih baik dibanding portal tanpa dinding pengisi. Namun, pemodelan dinding pada struktur memperkecil nilai daktilitas struktur sehingga portal tanpa dinding pengisi memiliki sifat yang lebih daktil. Kata kunci: Pemodelan Dinding Pengisi, Batang Diagonal, Perpindahan, Simpangan Antar Tingkat, Daktilitas, Kinerja Struktur
Analisis Kinerja Struktur Portal terhadap Gempa dengan Pemodelan Dinding sebagai Elemen Shell Gede Chandra Wira Kusuma; Ari Wibowo; Christin Remayanti Nainggolan
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pembangunan gedung, dinding pengisi berperan sebagai pemisah antara ruang yang saling berhubungan dari segi arsitektural. Walaupun seringkali dianggap tidak memiliki pengaruh pada kekuatan struktur bangunan, dinding pengisi pada beberapa kasus kerusakan akibat gempa bumi dapat menunjukkan adanya transfer beban gempa dari portal ke pasangan dinding. Berdasarkan permasalahan tersebut, direncanakan sebuah penelitian mengenai pengaruh penggunaan dinding batu bata terhadap perilaku struktur secara keseluruhan. Dinding batu bata dimodelkan sebagai elemen shell dengan tiga pemodelan, yaitu portal terbuka, portal tertutup dengan bukaan, dan portal tertutup. Pemodelan dinding dapat memperbesar kekakuan struktur sehingga portal tertutup memiliki nilai perpindahan dan simpangan antar tingkat terkecil. Daktilitas struktur juga dipengaruhi oleh pemodelan dinding sehingga portal tertutup memiliki faktor daktilitas terkecil. Keberadaan bukaan pada dinding dapat menurunkan kekakuan struktur dan meningkatkan sifat daktilitas struktur. Berdasarkan ATC-40, pemodelan dinding pada struktur dapat meningkatkan kinerja struktur menjadi lebih baik. Kata Kunci: Pemodelan Dinding Pengisi, Elemen Shell, Perpindahan, Simpangan Antar Tingkat, Daktilitas, Kinerja Struktur