Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN LOKAL DALAM PENGEMBANGAN DAN PENGELOLAAN INTERPRETASI GEOWISATA DI KAWASAN GEOPARK DUNIA RINJANI-LOMBOK Ruwaida Fajriasanti
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 2: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i2.6152

Abstract

Geo-interpretation is a form of interpretation focused on geotourism activity. It has been developed in many geotourism destinations around the world such as geoparks as an approach to bridge the meaning of geotourism resources and the visitors. In Rinjani-Lombok Geopark, geo-interpretation was first developed to help managers, local government and community in creating thematic geotourism products, through which knowledge and appreciation toward geopark’s resources can be promoted. As in other scope of tourism planning and management, the stakeholders’ involvement is vital for the success of geo-interpretation in Rinjani-Lombok Geopark. This paper attempts to examine the stakeholders and their contribution in Rinjani-Lombok Geopark’s geo-interpretation development and management. Data are gathered mainly through deep interview method with relevant individuals, and analysed qualitatively to identify actors in geo-interpretation development and their contribution in three major areas of geo-interpretation management. Result indicates that despite the effective involvement of all key actors during the planning phase, the stakeholders’ involvement has been less effective during the implementation and evaluation phase of the Geopark’s geo-interpretation. It is suggested to review challenges regarding stakeholders’ participation and contribution in the whole management process to ensure more effective and quality geo-interpretation in Rinjani-Lombok Geopark area.
Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Identifikasi Potensi Kuliner Lokal di Desa Wisata Batu Kumbung, Kabupaten Lombok Barat Oktomi Harja; Ruwaida Fajriasanti; Herry Rachmat Widjaja; Anak Agung Putu Gede Puja Anggara
Jurnal Abdi Anjani Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v1i1.727

Abstract

Pariwisata dan kuliner memiliki kaitan yang erat. Di desa wisata, pengembangan kuliner dan pariwisata kuliner berbasis potensi pangan lokal dapat memberikan keuntungan ekonomi bagi masyarakat sekaligus menyediakan pengalaman unik bagi wisatawan dan memperkuat citra desa wisata itu sendiri. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Desa Wisata Batu Kumbung, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, NTB dengan fokus utama pengembangan produk pariwisata kuliner. Identifikasi potensi kuliner dilakukan pada tahap awal PkM dengan tujuan untuk memperoleh basis data (baseline) bagi pembuatan inovasi produk kuliner dan perancangan kegiatan wisata kuliner di Desa Wisata Batu Kumbung. Pelibatan dan penguatan kapasitas masyarakat adalah bagian integral dalam tahap identifikasi ini, agar masyarakat memiliki pemahaman dan kemampuan untuk mengenali dan mendokumentasikan keragaman dan nilai keunikan potensi kuliner setempat. Penguatan kapasitas masyarakat dalam mengidentifikasi potensi kuliner lokal diupayakan melalui metode sosialisasi, workshop, dan focus group discussion (FGD). Dari proses ini, masyarakat telah berhasil mengidentifikasi sebanyak 24 jenis bahan pangan lokal dan 17 jenis kuliner lokal. Masyarakat memahami pentingnya identifikasi dan dokumentasi keragaman kuliner lokal, serta mampu merumuskan tema kuliner lokal unggulan yang dapat memperkuat citra Batu Kumbung sebagai sebuah desa wisata.