Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perbedaan Financial Literacy berdasarkan Perspektif Gender (Studi Kasus pada Nasabah PT. Bank BNI Persero Tbk. Cabang Parepare) Muhammad Nurhadi N.; Andi Hidayat
YUME : Journal of Management Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v4i3.1210

Abstract

Potensi pengeluaran keuangan menjadi tinggi dan tidak bermanfaat untuk masa depan jika tidak diiringi dengan pemahaman dan keterampilan yang baik terhadap pengelolaan keuangan. Seseorang wajib memiliki pengetahuan dalam mengatur dan mengelola keuangan untuk mencapai kesejahteraan (Lusardi & Mitchell, 2007). Nasabah pada lembaga keuangan berdasarkan jenis kelamin, belum tentu memiliki tingkat financial literacy yang sama.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan financial literacy nasabah PT. Bank BNI Persero Tbk., Cabang Parepare berdasarkan gender. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini akan membandingkan ada atau tidak adanya perbedaan financial literacy yang ditinjau dari sudut pandang gender pada nasabah lembaga keuangan perbankan. Penelitian ini menggunakan sampel minimal sebanyak 96 responden yang merupakan nasabah perbankan.Untuk menjawab permasalah pada penelitian ini maka dilakukan uji hipotesis dengan analisis komparatif yang dapat diselesaikan melalui uji beda rata-rata. Uji beda rata-rata dilakukan untuk membandingkan financial literacy dalam sudut pandang gender (laki-laki dan perempuan). Uji beda rata-rata dapat dilakukan dengan menggunakan uji T. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan financial literacy berdasarkan perspektif gender pada nasabah PT. Bank BNI Persero Tbk. Cabang Parepare.
Peran Literasi Keuangan dan Status Sosial terhadap Perilaku Keuangan melalui Teknologi Digital pada Generasi Z di Kota Makassar Angriani Kurniaty; Mattalatta Mattalatta; Andi Hidayat
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijac.v7i1.11951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi keuangan dan status sosial terhadap perilaku keuangan melalui teknologi digital pada Generasi Z di Kota Makassar. Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah memengaruhi pola pengelolaan keuangan generasi muda, khususnya Generasi Z yang sangat dekat dengan penggunaan teknologi dan layanan keuangan digital. Literasi keuangan yang baik serta kondisi status sosial yang mendukung diyakini mampu membentuk perilaku keuangan yang lebih bijak dan terarah dalam memanfaatkan teknologi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah Generasi Z di Kota Makassar, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Teknik analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan aplikasi SPSS dan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap teknologi digital dan perilaku keuangan Generasi Z. Status sosial juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap teknologi digital dan perilaku keuangan. Selain itu, teknologi digital terbukti mampu memediasi pengaruh literasi keuangan dan status sosial terhadap perilaku keuangan Generasi Z di Kota Makassar. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital yang didukung oleh tingkat literasi keuangan yang baik serta status sosial yang memadai dapat meningkatkan perilaku keuangan yang lebih efektif, rasional, dan bertanggung jawab pada Generasi Z. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah, lembaga pendidikan, dan pelaku industri keuangan dalam meningkatkan edukasi literasi keuangan digital bagi Generasi Z guna menciptakan pengelolaan keuangan yang lebih baik di era digital.