Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Eksistensi Storytelling Berbasis Cerita Rakyat sebagai Upaya Menumbuhkan Karakter Kepedulian Sosial Anak Henita Retnasari; Aristiana Prihatining Rahayu; Nina Veronica; Wahono Wahono
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3660

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perubahan sikap anak berusia 5-6 tahun sebelum dan sesudah dilakukan storytelling. Jenis penelitian berupa penelitian kualitatif yang mengaplikasikan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dengan mengaplikasikan: tehnik observasi, wawancara beserta dokumentasi. Observasi terhadap aktivitas anak yang berjumlah 11 anak. Dari hasil penelitian terlihat anak cenderung antusias serta mendalami hal yang dikisahkan, rasa ingin tahu anak mengalami peningkatan, serta anak dapat menyesuaikan diri dengan temannya. Beberapa cerita rakyat yang disampaikan kepada anak sudah disederhanakan oleh guru agar isi cerita lebih ringkas dan mudah dipahami anak. Perubahan perilaku yang terlihat anak yang awalnya masih acuh dengan temannya setelah diberikan treatment storytelling anak mulai menunjukkan sikap tolong menolong, saling memberi, serta berkerja sama dengan teman. Nilai karakter kepedulian sosial dapat diperoleh dari kegiatan pembiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari anak usia 5-6 tahun seperti bersedekah, berbagi dengan teman, mengajak anak bertanggung jawab, kerjasama dengan anak, bermain bersama teman. Karakter kasih sayang, tanggung jawab dan tolong menolong juga bisa dipupuk dari rumah.
Pengaruh Cerita Tubuhku Milikku dengan Wayang Ranti terhadap Pendidikan Seksual Anak Usia 5-6 Tahun Irianti, Diah Permata; Kurniawati, Tri; Wahono , Wahono; Abidin , Ratno; Saida , Naili
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.364

Abstract

Cerita tubuhku milikku dengan wayang ranti merupakan media pembelajaran yang digunakan untuk edukasi pendidikan seksual. Karena kurangnya media pembelajaran yang menunjang pendidikan seksual, kurangnya penjelasan secara spesifik pada saat pembelajaran, masih banyak anak yang belum memahami tentang pendidikan seksual seperti anak perempuan yang memeluk teman laki-laki. Tujuan penelitian yaitu memberikan pengetahuan pada anak tentang pendidikan seksual dengan menggunakan cerita tubuhku milikku dengan wayang ranti. Populasi yang digunakan peneliti yaitu enam belas peserta didik kelompok B usia lima sampai enam tahun di TK Aisyiyah dua puluh Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest, analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed rank test artinya ada pengaruh antara nilai Pretest dan Posttest, sehingga dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh cerita tubuhku milikku dengan wayang ranti terhadap pendidikan seksual anak usia lima sampai enam tahun di TK Aisyiyah dua puluh Surabaya
PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI PELET MAGGOT DENGAN PENERAPAN TEKNOLOGI MESIN MIXER HORIZONTAL DI LP 1 KOTA MALANG Edy, Duwi Leksono; Wahyudi, Bambang Adi; Wahono, Wahono Wahono
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v5i22024p60-66

Abstract

Abstrak: Lembaga Permasyarakatan (Lapas) merupakan lembaga dibawah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang memiliki tugas dan fungsi untuk membina dan mendidik napi supaya dapat kembali menjadi manusia yang memiliki kreatifitas, produktivitas dan berguna dalam masyarakatnya. Permasalahan yang timbul dalam lingkungan lapas antara lain: 1) Bagaimana cara proses pengadukan pakan yang dilakukan secara manual yang dapat mempengaruhi kontruksi pellet ikan, 2) Bagaimana meningkatkan kualitas hasil produksi pelet ikan agar dapat bersaing di pasar lokal, 3) Bagaimana proses produksi pelet ikan agar tetap efektif di musim penghujan dengan memiliki standart sehingga kualitas dan kuantitas tetap terjaga. Hasil dari kegiatan ini proses produksi pellet dalam proses pemcampuran bahan untuk pembuatan pellet akan lebih efektif, hal ini ditengarahi dengan proses pengadukan yang sudah menggunakan teknologi dan tidak proses manual. Kata kunci: Pelet Maggot, TTG, Mixer Horizontal, Lapas 1 Kotas malang
Pengaruh Cerita Tubuhku Milikku dengan Wayang Ranti terhadap Pendidikan Seksual Anak Usia 5-6 Tahun Irianti, Diah Permata; Kurniawati, Tri; Wahono , Wahono; Abidin , Ratno; Saida , Naili
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.364

Abstract

Cerita tubuhku milikku dengan wayang ranti merupakan media pembelajaran yang digunakan untuk edukasi pendidikan seksual. Karena kurangnya media pembelajaran yang menunjang pendidikan seksual, kurangnya penjelasan secara spesifik pada saat pembelajaran, masih banyak anak yang belum memahami tentang pendidikan seksual seperti anak perempuan yang memeluk teman laki-laki. Tujuan penelitian yaitu memberikan pengetahuan pada anak tentang pendidikan seksual dengan menggunakan cerita tubuhku milikku dengan wayang ranti. Populasi yang digunakan peneliti yaitu enam belas peserta didik kelompok B usia lima sampai enam tahun di TK Aisyiyah dua puluh Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest, analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed rank test artinya ada pengaruh antara nilai Pretest dan Posttest, sehingga dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh cerita tubuhku milikku dengan wayang ranti terhadap pendidikan seksual anak usia lima sampai enam tahun di TK Aisyiyah dua puluh Surabaya
KINERJA PROGRAM PEMBINAAN GELANDANGAN & PENGEMIS TERHADAP KETERCAPAIAN TUJUAN PROGRAM PONDOK SOSIAL KABUPATEN JEMBER Niswatul Imsiyah; Wahono Wahono
PROCEEDING UMSURABAYA 2020: Proceedings Conference of Elementary Studies 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Permasalahan gelandangan dan pengemis menjadi ‘pemandangan’ yang kurang sedap dipandang di Kabupaten Jember. Di Kabupaten Jember dalam program pembinaan gelandangan dan pengemis dilakukan pihak UPT Lingkungan Pondok Sosial. UPT Liposos adalah unit pelaksana teknis dari Dinas Sosial yang menangani permasalahan sosial. Setelah pembinaan selesai di laksanakan, pihak Dinas Sosial masih memantau perkembangan dari mantan gelandangan dan pengemis tersebut dengan melakukan evaluasi program terkait kinerjanya. Kinerja program pembinaan gepeng menyangkut tingkat ketercapaian hasil atas pelaksanaan tugas di UPT Liposos Kabupaten Jember. Perumusan masalah penelitian adalah bagaimanakah kinerja Program pembinaan gelandangan beserta pengemis terhadap ketercapaian tujuan program?. Tujuan penelitian yakni untuk mendeskripsikan bagaimana kinerja Program Pembinaan Gelandangan serta Pengemis Terhadap Ketercapaian Tujuan Program Pondok Sosial Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Tempat penelitian berada di Wilayah Pondok Sosial Kabupaten Jember. Penentuan tempat menggunakan metode Purposive Area. Teknik penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi/pengamatan langsung serta dokumentasi. Metode pemeriksaan keabsahan data menggunakan perpanjangan penelitian, peningkatan ketekunan, triangulasi sumber dan waktu. Analisis data memakai model Miles dan Huberman dengan reduksi data, penyajian data, serta kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi yang dilakukan oleh pihak Liposos terakhir kali dilakukan setahun yang lalu. Kinerja program pembinaan gelandangan dan pengemis akan terus dilakukan sehingga tujuan program yang telah ditetapkan sepenuhnya bisa berhasil. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu kinerja program pembinaan gepeng dapat dilihat dari efektivitas kinerja dari penyelenggara yang mampu memberikan dampak yang luar biasa pada hasil pelatihan sehingga akan mengarah pada ketercapaian tujuan program. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah dengan membuat kajian tentang metode-metode yang tepat dalam pelatihan/workshop gelandangan dan pengemis. Kata Kunci: Kinerja, Program Pembinaan Gepeng, Ketercapaian Tujuan Program
ANDRAGOGI: PARADIGMA PEMBELAJARAN ORANG DEWASA PADA ERA LITERASI DIGITAL Wahono Wahono; Niswatul Imsiyah; Aris Setiawan
PROCEEDING UMSURABAYA 2020: Proceedings Conference of Elementary Studies 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Bagi orang dewasa, terciptanya suasana belajar yang kondusif merupakan suatu fasilitas yang mendorong mereka mau mencoba perilaku baru, berani tampil beda, dapat berlaku dengan sikap baru dan mau mencoba pengetahuan baru yang mereka peroleh. Walaupun sesuatu yang baru mengandung resiko terjadinya kesalahan, namun kesalahan, dan kekeliruan itu sendiri merupakan bagian yang wajar dari belajar.Pada akhirnya, orang dewasa ingin tahu apa arti dirinya dalam kelompok belajar itu. Bagi orang dewasa ada kecenderungan ingin mengetahui kekuatan dan kelemahan dirinya. Dengan demikian, diperlukan adanya evaluasi bersama oleh seluruh anggota kelompok dirasakan berharga untuk bahan renungan, di mana renungan itu dapat mengevaluasi dirinya dari orang lain yang persepsinya bisa saja memiliki perbedaan.Informasi dan komunikasi sebagai bagian dari teknologi juga sedang berkembang sangat pesat, mempengaruhi berbagai kehidupan dan memberikan perubahan terhadap cara hidup dan aktivitas orang dewasa sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan. Pendidikan mengalami perkembangan yang sangat pesat, diantaranya dengan adanya pembelajaran digital (digital learning).Digital literasi lebih cenderung pada hal hal yang terkait dengan keterampilan teknis dan berfokus pada aspek kognitif dan sosial emosional dalam dunia dan lingkungan digital. Kata Kunci: Pembelajaran Orang Dewasa, Digital Literasi
The Implementation of Holistic Integrative Program In Early Childhood Education In East Java Wahono Wahono; R. Panji Hermoyo
PROCEEDING UMSURABAYA 2020: Proceding International Webinar on Education 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. This study aims to obtain information about the implementation of HolisticIntegrative Program developed in Early Childhood Education. This program is moremeaningful if the environment around the children can be used as the basis for development. This study used a descriptive qualitative approach. This research involved educators in Early Childhood Education in East Java Province. The data were analyzed using descriptive analysis. The objectives of this study were as follows: (1) to describe the services of holistic integrative program in early childhood education, (2) to describe the understanding and process of holistic integrative services, (3)to describe Holistic Integrative Program in Early Childhood Education. Therefore, it can be concluded that: (1) The children have the right to avoid disease and get the adequate nutrition to explore and develop their brainpower maximally; (2) Food can be used as a medium to educate children to be able to receive, like choosing good food and determining the amount of adequate and qualifiedfood; (3) Human rights are the basic rights carried from birth which are universally applicable to all humans.
Permainan Engrang Batok sebagai Media Stimulasi Sosial Emosional Anak Sri Rininingsih; Tri Kurniawati; Wahono Wahono; Ratno Abidin
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i1.1293

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh aktivitas luar ruangan terhadap perkembangan sosial emosional anak-anak usia 3 hingga 4 tahun di PPT Kemuning di kecamatan Simokerto di kota Surabaya. Menggunakan pendekatan kuantitatif serta metode survei, penelitian ini berusaha untuk mengukur hubungan antara variabel aktivitas luar ruangan dan perkembangan sosial emosional anak. Aktivitas luar ruangan dipilih karena dianggap dapat membantu peningkatan interaksi sosial, keterampilan motorik, dan kemampuan regulasi emosi. Sampel dari penelitian ini terdiri dari 30 anak berusia 3-4 tahun yang secara rutin berpartisipasi dalam aktivitas luar ruangan di PPT Kemuning. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah observasi dan kuesioner, sedangkan data dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas luar ruangan adalah faktor penentu penting dari perkembangan sosial emosional anak dengan faktor yang memfasilitasi ini seperti interaksi teman sebaya dan lingkungan fisik yang mendukung. Penelitian menyimpulkan bahwa aktivitas luar ruangan dapat digunakan sebagai sarana efektif untuk mendorong perkembangan holistik anak prasekolah. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup maksimalisasi fasilitas luar ruangan di PPT dan kemitraan orang tua dengan pendidik untuk meningkatkan keberlangsungan program.
Efektivitas Media Pembelajaran Coding Unplug dalam Mengurangi Learning Loss Anak Usia Dini Wahyu Rahmadani; Naili Sa'ida; Ratno Abidin; Wahono Wahono
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena Learning Loss yang terjadi pada anak usia dini pada PPT. Ceria Bunda. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen, pada anak usia dini yaitu usia 4-5 tahun. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Teknik analisa data yang digunakan yaitu teknik Wilcoxon Signed Rank Test, dimana metode ini dengan pendekatan one group pretest dan posttest. Data dikumpulkan melalui wawancara, dan dokumentasi dengan pendidik. Learning Loss merupakan tantangan utama dalam dunia pendidikan, terutama pada anak usia dini yang sedang berada dalam fase perkembangan kognitif dan motorik yang pesat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran coding unplug dalam meminimalisir learning loss pada anak usia dini di PPT. Ceria Bunda. Pembelajan coding unplug yang kreatif dan inovatif dengan pendekatan cara belajar bermain, mampu mengajak siswa untuk berpikir kritis, mampu mengajak siswa untuk memecahkan masalah dengan analisis secara sistematis dan terstruktur. Penerapan pembelajaran coding unplug akan berdampak positif dalam penerapan kehidupan sehari-hari.