Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR LINGKUNGAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MUARA DELANG Siti Lestari; Helti Lestari Sitinjak
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 8 No 1 (2023): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52524/midwiferyhealthjournal.v8i1.179

Abstract

Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu strategi untuk mengurangi kematian ibu khususnya ibu dengan kondisi 4T; terlalu muda melahirkan (di bawah usia 20 tahun), terlalu sering melahirkan, terlalu dekat jarak melahirkan, dan terlalu tua melahirkan (di atas usia 35 tahun). Selain itu, program KB juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas keluarga agar dapat timbul rasa aman, tentram, dan harapan masa depan yang lebih baik dalam mewujudkan kesejahteraan lahir dan kebahagiaan batin. Penelitian ini bersifat Deskriptif, bertujuan untuk mengetahui faktor lingkungan yang berhubungan dengan pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang(MKJP) di wilayah kerja puskesmas Muara Delang tahun2021. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh PUS sebanyak 90 orang pengambilan secara sistematic random sampling.penelitian ini menggunakan data primer. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa seluruh PUS di dukung oleh suami dalam MKJP yaitu 90 (100%) responden, sebagian besar pus di dukung oleh peranan keluarga yaitu 66 (73,3%), hampir seluruh PUS di dukung oleh petugas dalam MKJP yaitu 82 (91,1%), dan sebagian besar PUS tidak mengetahui peranan media masa yaitu 50 (55,6%). Peranan suami, peranan keluarga, peranan petugas di duga ada hubungan dengan penggunaan MKJP dan sebagian besar peranan media massa di duga tidak ada hubungan dengan MKJP. penelitian ini ada hubungan dengan MKJP yaitu peranan suami, peranan keluarga, peranan petugas dan yang tidak ada berhubungan dengan MKJP yaitu peranan media massa.Diharapkan bagi puskesmas dan bidan desa Muara Delang agar dapat meningkatkan pemahaman PUS dengan mengadakan penyuluhan di desa tersebut.Kata Kunci : pengetahuan, sikap, pemeriksaan haemoglobin
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD KOLONEL ABUNDJANI BANGKO TAHUN 2023-2024 Vivi Agnes Claudia; Deffi Uprianti Bakri; Lingga Puspita Sari; Elma Melia Sari; Helti Lestari Sitinjak
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12310

Abstract

Latar Belakang : Data bayi yang mengalami Berat Badan Lahir Rendah di RSUD Kolonel Abundjani Bangko pada tahun 2023 tercatat 34 kasus (5,9%) dan 1 bayi meninggal karena BBLR, pada tahun 2024 tercatat 26 kasus (5,1%) dan 1 orang meninggal karena BBLR (RSUD Kolonel Abundjani Bangko, 2025), dapat disimpulkan terjadinya peningakatan kasus. Metode Penelitian: Desain penelitian adalah case control. Penelitian dilakukan di RSUD Kol. Abundjani Bangko bulan Oktober 2025. Menggunakan data sekunder dari register bayi di ruangan perinatologi RSUD Kolonel Abundjani Bangko Tahun 2023-2024, sampel penelitian ini berjumlah 124 responden, yang terdiri dari 62 kasus (bayi BBLR) dan 62 kontrol (bayi tidak BBLR) yang dipilih dengan teknik matching berdasarkan usia kehamilan. Hasil Penelitian: Hasil penelitian univariat didapatkan mayoritas usia ibu beresiko 74 (59,7%) responden, paritas beresiko 72 (58,1%) responden dan tidak KPD 91 (73,4%). Dari hasil uji SPSS didapatkan adanya hubungan yang signifikan antara usia ibu dengan kejadian BBLR (p-value 0,002) dan adanya hubungan KPD dengan kejadian BBLR (p-value 0,000) dan tidak ada hubungan paritas (p-value 0,585) dengan kejadian BBLR di RSUD Kolonel Abundjani Bangko tahun 2023-2024. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara variabel usia ibu dan KPD dengan kejadian BBLR di RSUD Kolonel Abundjani Bangko tahun 2023-2024, tidak ada hubungan antara paritas dengan kejadian BBLR di RSUD Kolonel Abundjani Bangko tahun 2023-2024. Diharapkan RSUD Kolonel Abundjani Bangko dapat meningkatkan fasilitas pelayanan terhadap kasus kejadian BBLR.