Dedek Sucahyo
Universitas Prima Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengetahuan Dengan Kecemasan Pasien Dalam Menjalani Proses Pengobatan Di Ruang Hemodialisa Rsu Royal Prima Dedek Sucahyo; Donna Elfrida Situmorang; Rio Firnanda; Kristina L Silalahi
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 3 No. 02 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v3i02.502

Abstract

Setiap masalah hemodialisis dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan mempengaruhi kualitas hidup, termasuk kesehatan fisik, mental, psikologis dan status sosial ekonomi. Efek psikologis dari prosedur hemodialisis mempengaruhi kondisi fisik, sosial dan mental. Salah satu dampak psikologis yang ditimbulkan adalah rasa takut. Kecemasan biasanya terjadi pada seseorang dikarenakan beberapa faktor penyebab, salah satunya adalah kurangnya pengetahuan akibat minimnya keinginan dalam mencari beberapa informasi terkait penyakit yang dialami seseorang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan pada pasien hemodialisa dalam menjalani proses pengobatan di ruang Hemodialisa Rumah Sakit Royal Prima Medan. Hasil uji chi-square yang telah dilakukan ole Setiap masalah hemodialisis dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan mempengaruhi kualitas hidup, termasuk kesehatan fisik, mental, psikologis dan status sosial ekonomi. Efek psikologis dari prosedur hemodialisis mempengaruhi kondisi fisik, sosial dan mental. Salah satu dampak psikologis yang ditimbulkan adalah rasa takut. Kecemasan biasanya terjadi pada seseorang dikarenakan beberapa faktor penyebab, salah satunya adalah kurangnya pengetahuan akibat minimnya keinginan dalam mencari beberapa informasi terkait penyakit yang dialami seseorang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan pada pasien hemodialisa dalam menjalani proses pengobatan di ruang Hemodialisa Rumah Sakit Royal Prima Medan. Hasil uji chi-square yang telah dilakukan oleh peneliti telah memperoleh nilai P<0,006 menjelaskan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kondisi kecemasan pasien hemodialisa dalam menjalani proses pengobatan di ruang Hemodialisa Rumah Sakit Royal Prima Medan. Kesimpulan penelitian,adalah,ada hubungan tingkat pengetahuan dengan kecemasan pada pasien hemodialisa dalam menjalani proses pengobatan,di Rumah Sakit Royal Prima. Penelitian ini diharapkan, agar dapat menyumbangkan tambahan informasi kepada pasien terkait bagaimana hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan penderita dalam mengikuti proses pengobatan di ruang Hemodialisa serta dapat menanbah pengetahuan dan wawasan perawat. h peneliti telah memperoleh nilai P<0,006 menjelaskan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kondisi kecemasan pasien hemodialisa dalam menjalani proses pengobatan di ruang Hemodialisa Rumah Sakit Royal Prima Medan. Kesimpulan penelitian,adalah,ada hubungan tingkat pengetahuan dengan kecemasan pada pasien hemodialisa dalam menjalani proses pengobatan,di Rumah Sakit Royal Prima. Penelitian ini diharapkan, agar dapat menyumbangkan tambahan informasi kepada pasien terkait bagaimana hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan penderita dalam mengikuti proses pengobatan di ruang Hemodialisa serta dapat menanbah pengetahuan dan wawasan perawat.
Hubungan Peran Perawat Sebagai Edukator dengan Perawatan Diri Pasien Gagal Ginjal Kronis di Rs Royal Prima Ferdi Feriansyah Siregar; Asnidar Buulolo; Estrani Valeri Zagoto; Putrimawati Laia; Asnawi TR; Evalatifah Nurhayati; Lisnawati Lubis; Dedek Sucahyo
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51871

Abstract

ABSTRAK Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan kondisi penurunan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan irreversibel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara anemia dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RS Royal Prima Medan Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 57 responden yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan data rekam medis. Analisis data menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara anemia dengan kualitas hidup pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami anemia sedang sebanyak 36 orang (63,2%), anemia ringan sebanyak 10 orang (17,5%), anemia berat sebanyak 6 orang (10,5%), dan tidak anemia sebanyak 5 orang (8,8%). Sementara itu, kualitas hidup pasien mayoritas berada dalam kategori baik sebanyak 38 orang (66,7%), cukup sebanyak 12 orang (21,1%), dan kurang sebanyak 7 orang (12,3%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 (< 0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara anemia dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Terdapat hubungan yang signifikan antara anemia dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RS Royal Prima Medan Tahun 2025. Kata Kunci: Anemia, Kualitas Hidup, Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisa. ABSTRACT Chronic renal failure (CKD) is a condition of progressive and irreversible decline in kidney function. Quality of life is an important indicator in assessing the success of hemodialysis therapy, because it covers the patient's physical, psychological and social aspects. This study aims to determine the relationship between anemia and quality of life in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at Royal Prima Medan Hospital in 2024. This study used a cross sectional design with a sample size of 57 respondents selected by purposive sampling. Data collection was carried out using questionnaires and medical record data. Data analysis used the Chi-Square test to determine the relationship between anemia and the patient's quality of life. The results showed that the majority of respondents had moderate anemia, 36 people (63.2%), 10 people (17.5%) had mild anemia, 6 people (10.5%) had severe anemia, and 5 people (8.8%) had no anemia. Meanwhile, the majority of patients' quality of life was in the good category, 38 people (66.7%), 12 people (21.1%), and 7 people (12.3%) poor. The statistical test results show a p-value = 0.000 (< 0.05), which means there is a significant relationship between anemia and quality of life in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis. There is a significant relationship between anemia and the quality of life of chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at the Royal Prima Medan Hospital in 2025. Keywords: Anemia, Quality of Life, Chronic Kidney Failure, Hemodialysis.