Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI KAMPANYE CALON LEGISLATIF DPR RI DALAM MENINGKATKAN POPULARITAS AKSEPTABILITAS DAN ELEKTABILITAS PADA PEMILU DPR RI (Mohamad Saleh Caleg DPR RI Partai Golkar 2019- 2024) Reonaldo Suryanata; Heri Budianto
MediaKom : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol 11, No 2 (2021): Mediakom Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi kampanye yang tepat sasaran dari masing-masing kontestan partai politik dan calon legislator sudah menjadi keharusan dalam setiap kontestasi politik, Melihat kontestasi politik pemilu 2019, sehingga menarik minat peneliti untuk meneliti salah satu komunikator politik yang telah berhasil memenangkan kontestasi tersebut ialah adalah H. Mohammad Saleh, S.E merupakan salah satu politisi partai Golkar daerah pemilihan Provinsi Bengkulu untuk pemilihan umum calon legislatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI 2019-2024). Sebelumnya Mohammad Saleh merupakan Ketua Dewan Perwakilan Daerah periode 2016-2017 menggantikan Irman Gusman. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui strategi kampanye Mohammad Saleh dalam kontestasi pemilihan umum calon legislatif DPR RI 2019 serta Untuk mengetahui penggunaan new media dalam strategi kampanye Mohammad Saleh. Teori yang digunakan menurut Dan Nimmo pada tahun (2005:9) yakni komunikasi politik adalah kegiatan komunikasi yang dianggap komunikasi politik berdasarkan konsekuensi-konsekuensinya (aktual maupun potensial) yang mengatur perbuatan manusia di dalam kondisi-kondisi konflik.Hasil penelitian Pada pemilu caleg 2019 yang lalu, popularitas, akseptabilitas dan elektabiltas Hasil penelitian menunjukkan Mohammad Saleh berhasil meningkatkan popularitas (terkenal), akseptabilitas (diterima) dan elektabilitas (dipilih) secara signifikan karena mempunyai keunggulan untuk menggerakkan sumber dayanya melalui program-program nyata, yakni pernah menjabat sebagai Ketua DPD RI. Sebagai caleg DPR RI dari Partai Golkar strategi yang digunakan untuk meningkatkan popularitas yakni melakukan kampanye melalui media koran dan televisi, juga menggunakan alat peraga kampanye lainnya seperti kalender,baliho dan spanduk. Dalam meningkatkan elektabilitas tersebut Mohamad Soleh juga terjun langsung ketengah masyarakat melakukan banyak kegiatan seperti kegiatan kegamaan, kepemudaan dan olahraga, serta kesenian. Berkomunikasi dengan masyarakat / seperti berkampanye memberikan pandangan terkait visi dan misi sebagai Caleg DPR RI. Kampanye dapat dilakukan dengan menunjukkan keberhasilan yang sudah dicapai oleh Mohammad Soleh untuk dapat menjadi materi kampanye yang efektif. untuk menaikkan elektabilitas dengan menggunakan cara-cara yang cerdas, etis dan konstruktif.
THE ROLE OF PR EVOLUTION THROUGH AI-POWERED SOCIAL MEDIA MONITORING: STRATEGIES FOR MEASURING CAMPAIGN SUCCESS Diana Lutfiana; Novi Erlita; Reonaldo Suryanata
Jurnal Visi Komunikasi Vol. 25 No. 01 (2026): MEI 2026
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

the advent of social media and the integration of artificial intelligence (AI). This study explores the efficacy of AI-powered social media monitoring tools in evolving PR practices and measuring campaign success. Through a qualitative research approach, semi-structured interviews were conducted with three social media researchers who utilize these tools in their professional roles. The study aims to understand the subjective experiences of these researchers, the capabilities and limitations of AI technologies, and the impact of AI on key PR metrics such as brand awareness, reputation, and crisis management. The findings reveal that AI-powered social media monitoring tools significantly enhance the ability of PR professionals to track and analyze large volumes of social media data in real-time. Participants highlighted the benefits of these tools in identifying trends, tracking engagement, and conducting sentiment analysis. However, the study also identifies several challenges, including difficulties in capturing nuanced human emotions and occasional inaccuracies in sentiment classification. These findings align with existing literature, which emphasizes the transformative potential of AI in PR while acknowledging current technological limitations. The study concludes by identifying best practices for integrating AI-powered social media monitoring into PR strategies and highlighting opportunities for future research. These include improving sentiment analysis algorithms, developing AI tools capable of interpreting complex emotions, and exploring the ethical implications of AI in PR. By providing a nuanced understanding of the role of AI in PR, this research offers valuable insights for practitioners and stakeholders, guiding the effective and responsible use of AI technologies in the field.